Highlight Hyperplay 2018: Malaysia Juara, Indonesia Tidak Lagi Menjadi Juru Kunci

Highlight Hyperplay 2018: Malaysia Juara, Indonesia Tidak Lagi Menjadi Juru Kunci
800x533_HyperPlay

Halo Summoners!

Kita telah menyaksikan Hyperplay 2018, perpaduan musik dan ajang esports yang diadakan untuk pertama kalinya di Singapore Indoor Stadium pada tanggal 4-5 Agustus 2018. Ajang tersebut telah mempertemukan sepuluh tim dari sepuluh negara di kawasan Asia Tenggara. Apakah kalian telah menyaksikannya? Hal apa yang paling menarik bagi kalian?

Untuk kalian yang belum sempat menyaksikannya, Hasagi akan menyorot beberapa hal paling menarik yang terjadi selama Hyperplay.


Semifinal 1: Tim Filipina harus merelakan tiket Grand Final ke tangan Malaysia


my1


Tertinggal 1-0 dari tim Filipina tidak membuat Qaspiel dkk. menyerah. Kombinasi Champion dan jam terbang yang lebih lama membuat tim Kuala Lumpur Hunters (KLH) dapat tampil dengan solid. Berhasil memenangkan game kedua, tidak butuh waktu lama bagi Malaysia untuk memenangkan game ketiga dan mengamankan satu tiket ke Grand Final Hyperplay 2018.


Semifinal 2: Dominasi tim Vietnam atas Singapura


my2

Berhasil mendominasi tim Vietnam di Game kedua, tidak cukup untuk membuat Arykelic dkk. memenangkan game tersebut. Performa gemilang dari Artemis yang menggunakan Kai’sa pada teamfight terakhir berhasil membalikkan keadaan. Akhirnya, tim asuhan Trần “Optimus” Văn Cường tersebut berhasil menyudahi perlawanan Singapura dengan skor telak 2-0.


Final: Kemenangan Mutlak tim Malaysia atas Vietnam


my3

Gelar MVP layak diberikan kepada Midlaner tim Malaysia, Chan “ArrHedge” Roong Han. Kemenangan Arrhedge dkk. berhasil membuktikan analisa para panelis Hyperplay 2018  yang mengunggulkan tim Malaysia atas Vietnam. Penampilan fenomenal Arrhedge ketika menggunakan Jayce dan Zoe berhasil membawa tim Malaysia menjuarai  Hypeprlay 2018.

my4
Tim Malaysia, juara Hyperplay 2018

Selain kemeriahan pertandingan League of Legends, para penonton juga turut dihibur dengan penampilan dari para musisi, selebritas, dan cosplayer.


afgan
Afgan
cl
CL
my5
Slot Machine
cowsep
Kobe dan Cowsep
lil1
Scarra dan Lilypichu
38478681_10214962642231775_4664696141177159680_n
Deretan cosplayer yang ikut memeriahkan Hyperplay
yota
Tim Armored Project dan Yota (Garena Indonesia)

Walau tim Indonesia tidak berhasil menjuarai event ini, kita harus mengapresiasi kerja keras dari Madamatsu dkk. Tim AP berhasil menempati posisi ke 5-6 dari 10 negara yang berpartisipasi di Hyperplay 2018. Ini menjadi prestasi tertinggi yang pernah dicapai Indonesia pada ajang internasional hingga saat ini.

Semoga pencapaian positif tim Armored Project ini akan memotivasi tim Bigetron eSports yang akan berpartisipasi di GCM 2018 dan tim Headhunters yang akan berlaga di Asian Games 2018.

Martin Pin

Sejenis tumbuhan yang gak punya otak, tapi hobi mikir

Leave a Reply