Infografik Kualifikasi Regional NA LCS 2018

Infografik Kualifikasi Regional NA LCS 2018
Cloud9

Demi menyusul Team Liquid dan 100 Thieves yang sudah memastikan satu tempat di ajang Worlds 2018, Clutch Gaming, Echo Fox, TSM dan Cloud9 bertarung pada akhir minggu lalu. Cluod9 sukses menjadi tim ketiga dari NA yang mendapat hak tampil di Worlds usai mengalahkan TSM di babak Final kualifikasi regional NA LCS.

Tentu saja selama tiga hari pertandingan Kualifikasi Regional NA LCS 2018 ada beberapa statistik menarik yang muncul dan pastinya tidak boleh dilewatkan. Ini dia infografik Kualifikasi Regional NA LCS 2018.

DnVvnCUU8AAqGBR

Pertandingan terlama selama Kualifikasi Regional terjadi saat Cloud9 dan TSM melakoni game keduanya. Permainan yang sempat dihebohkan dengan pick Hecarim dari kubu Cloud9 ini memang berjalan cukup keras. Meskipun Cloud9 terus melancarkan serangannya tanpa henti, TSM menunjukkan kegigihannya dalam bertahan. Cloud9 baru bisa menutup game kedua pada menit ke-41.

Pertandingan ini juga menjadi pertandingan paling berdarah dengan total kill kedua tim mencapai 38 kill.

Tak hanya melakoni pertandingan terlama, TSM juga melakoni pertandingan tercepat saat melakoni game kedua melawan Echo Fox. TSM yang tampil sangat dominan sejak awal sama sekali  tidak mengendurkan serangannya dan terus memperpanjang keunggulan yang didapat tanpa memberikan celah kepada Echo Fox. Pick Vel’Koz milik Bjergsen memiliki andil yang sangat besar pada pertandingan ini.

DnVvn4wVsAA7TOz

Berbeda dengan babak Final lalu, pada Kualifikasi Regional ini muncul beberapa champion yang belum pernah terlihat selama musim ini seperti Urgot dan Syndra. Pick-pick lama yang dulunya sempat populer seperti Galio, Ornn dan Alistar juga tampaknya sudah menemukan jalan kembali ke meta.

Cloud9 yang tampil gemilang berhasil mencetak catatan yang menarik. Jensen tercatat memiliki KDA dan KP tertinggi sementara sang Rookie, Zeyzal mencetak Vision Score tertinggi.

DnVvovmV4AAoU25

Sedangkan untuk catatan akhir selama Summer, Rakan, Aatrox, Braum, Kindred, Varus dan Nocturne menjadi champion yang paling sering muncul, baik mendapatkan Pick terbanyak maupun Ban terbanyak. Sedangkan dari sisi Win Rate ada Olaf dengan catatan 10-1, Talon 4-1, Jayce 3-1, Viktor 3-1, Sion 7-3 dan Darius 6-3.

Sedangkan untuk catatan akhir pemain, dua pemain TSM yakni Bjergsen dan Mithy berhasil mencatatkan Kill dan Assist terbanyak. Selebihnya diraih oleh pemain dari tim lain seperti Deftly (KDA tertinggi), Hakuho (Vision Score tertinggi), dan PowerofEvil (KP tertinggi).

DnVvpRLUAAISIHw

Ada beberaepa fakta menarik dari pertandingan Kualifikasi Regional NA LCS 2018. Untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetitif League of Legends, TSM gagal lolos ke World Championship setelah kalah dari Cloud9. Sejak terjun ke dunia kompetitif League of Legends pada Season 1, TSM selalu maju sebagai perwakilan NA LCS di ajang World Championship selama tujuh tahun berturut-turut.

Lolosnya Cloud9 ke World Championship juga turut memperpanjang partisipasi Cloud9 di ajang World Championship sebanyak 6 kali. Namun angka tersebut masih berada dibawah TSM yang memiliki catatan tujuh kali penampilan di World Championship. Kemenangan 3-0 yang diraih Cloud9 juga menjadi kemenangan pertama Cloud9 atas TSM sejak Spring Finals 2014.

Cloud9 yang sejak tahun 2015 silam sering berpartisipasi di Kualifikasi Regional membuat mereka menjadi tim yang memainkan pertandingan Kualifikasi Regional terbanyak dengan catatan 28 game. Angka ini sangaat jauh jika dibandingkan dengan tim kedua yakni Counter Logic Gaming yang memainkan 8 permainan saja.

World Championship 2018 dijadwalkan akan dimulai Oktober mendatang, dimulai dari babak Play-In pada tanggal 1 Oktober 2018 kemudian dilanjutkan dengan event utama World Championship 2018 pada 10 Oktober 2018 sampai 3 November 2018

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply