Infografik World Championship 2017 Group Stage Week 2

Infografik World Championship 2017 Group Stage Week 2
Worlds_2017

Babak Group Stage Worlds 2017 sudah berakhir dan besok babak perempatfinal akan segera dimulai. Tentu saja ada banyak statistik dan fakta baru selama Group Stage minggu kedua berlangsung. Untuk detial selengkapnya, kalian bisa baca-baca statistik di bawah ini.

DMU8TUqVAAAn9nq

Ada 8 tim yang berhasil lolos ke babak perempatfinal: SK Telecom T1, Cloud9, Longzhu Gaming, Fnatic, Royal Never Give Up, Samsung Galaxy, World Elite, dan Misfits. Region LCK sendiri masih memimpin (15W-3L) kemudian diikuti oleh LPL (12W-6L), EU LCS (11W-10L), NA LCS (8W-12L), GPL (2W-5L), LMS (3W-9L), dan TCL (0W-6L).

Game terlama terjadi saat 1907 Fenerbahce bentrok dengan G2 Esports.

Game tersingkat menjadi milik Cloud9 vs ahq Esports Club.

Dan pertumpahan darah terjadi saat Longzhu Gaming melawan Gigabyte Marines.

DMU8TUoU8AARWfL

Seperti yang sudah diperkirakan, meta Ardent Censer membuat pick rate Lulu dan Janna menjadi yang teratas, diikuti oleh Sejuani. Sementara itu Kalista sepertinya dianggap menakutkan oleh tim-tim peserta Worlds 2017 karena sampai minggu kedua Ban ratenya mencapai 100 persen alias menjadi ban wajib. Di bawah Kalista ada Galio dan Jarvan IV.

Caitlyn yang baru di-pick pada minggu kedua mencatatkan winrate yang impresif (100%). Cho’Gath berada di urutan kedua (73%), diikuti oleh Galio (66%), Janna (63%), Sejuani, dan Twitch (60%).

Ada beberapa fakta menarik pada minggu kedua. Longzhu Gaming menjadi satu-satunya tim seed #1 yang berhasil lolos ke babak perempatfinal. Tim seed #1 lainnya seperti Team SoloMid (NA LCS), G2 Esports (EU LCS), EDward Gaming (LPL), Gigabyte Marines (GPL), Flash Wolves (LMS), dan 1907 Fenerbahce (TCL) gagal lolos ke perempatfinal. EDward Gaming juga untuk pertama kalinya gagal maju ke Knockout Stage.

Sepertinya juga region NA LCS masih terkena kutukan “NA 2nd Week”. Tim unggulan NA LCS seperti Immortals dan Team SoloMid kalah di pertandingan Tiebreaker dan gagal lolos ke perempatfinal. Tak hanya itu, rekor kemenangan region NA juga terbilang buruk yakni 2 menang dan 9 kalah. Untung saja ada Cloud9 yang berhasil menyelamatkan NA dengan lolos ke perempatfinal.

PraY menjadi satu-satunya pemain yang berhasil maju ke Knockout Stage sebanyak 5 kali. PraY berhasil lolos ke Knockout Stage pada Worlds 2012 (NaJin Sword), Worlds 2013 (NaJin Black Sword), Worlds 2015 (KOO Tigers), Worlds 2016 (ROX Tigers), dan yang terbaru Worlds 2017 (Longzhu Gaming). Selain PraY, ada 5pemain lain yang berhasil mencapai Knockout Stage sebanyak 4 kali: Gorilla, Faker, sOAZ, Sneaky, dan Uzi.

Meskipun meta Ardent Censer merajalela di botlane, tampaknya Misfits tidak tertarik dengan meta Ardent Censer. Sepanjang pertandingan yang dijalani, Misfits tidak terlihat membeli item Ardent Censer dan menjadikan Misfits satu-satunya tim yang tidak membeli Ardent Censer di Worlds 2017.

==

Group Stage sudah selesai dan sekarang kita akan memasuki Knockout Stage yang akan dimulai dengan perempatfinal.

DMK_XRRX4AEQdKA

Babak perempatfinal akan dimulai besok, Kamis 19 Oktober 2017 dengan laga pembukaan antara Longzhu Gaming vs Samsung Galaxy.

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist (Red Archfiend User). My articles does not reflect my personal opinion. Want an advice? dump ur shitcrap Razer, Corsair, and other gaming mech boards, start using high quality-made for enthusias boards like Ducky, Varmilo, KBParadise, Leopold, or even custom boards.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply