Ini Dia 10 Tim Peserta NA LCS Untuk Musim Depan!

Ini Dia 10 Tim Peserta NA LCS Untuk Musim Depan!
NA_LCS_2018

Pada awal tahun ini, NA LCS memutuskan untuk mengambil langkah baru untuk musim depan dengan menggunakan sistem franchising. Pengumuman ini tentu saja disambut hangat oleh seluruh peserta NA LCS karena apa yang mereka gaungkan selama setahun terakhir ini didengarkan oleh NA LCS. Tak hanya peserta NA LCS, tapi juga para investor yang berniat menginvestasikan uangnya di NA LCS.

Setelah melalui proses seleksi yang cukup panjang dan menguras tenaga, akhirnya Riot mengumumkan secara resmi 10 tim peserta NA LCS untuk musim depan!

Team Solomid (TSM)


TSM

Tim legendaris satu ini sudah dipastikan akan tetap berpartisipasi musim depan. Tim yang sudah menjuarai gelar NA LCS sebanyak 6 kali berturut-turut ini memang cukup fenomenal dan dikenal oleh publik tak hanya di wilayah NA saja tapi juga seluruh dunia. Fanbase yang besar ditambah dengan pencapaian baik tim maupun pemain ini menjadikan tim ini adalah pesaing terkuat untuk juara musim depan.


Golden Guardians (GGS)


GGS

Golden State Warriors adalah satu dari brand terbesar dalam sejarah olahraga tradisional dan mereka tak akan beristirahat sampai menjadi brand terbesar dalam kancah Esports bersama Golden Guardians. Sejarah sukses mereka sangat fenomenal; mulai dari NBA, memecahkan rekor rating TV Internasional, rumah dari 3 pemain 2016 All-Star NBA, dan terus memecahkan rekor secara online melalui penjualan tiket, merchandise, dan jersey. Melihat pencapaian Warriors yang cukup fenonemal, pastinya membuat tim ini juga ingin mencapai hal yang sama di NA LCS.


Cloud9 (C9)


C9

Masuk NA LCS pada tahun 2013 dan terus menciptakan kemenangan tanpa menunjukkan keinginan untuk berhenti. Itulah Cloud9. Tim ini berhasil menjadi pesaing kuat TSM dalam urusan perebutan gelar juara, dan mereka akan terus melakukannnya pada musim depan sampai mereka meraih gelar juara.


FlyQuest (FLY)


FLY

Tim yang satu ini dijuluki sebagai “Cloud9 White” karena sebagian besar pemain pendirinya merupakan mantan pemain Cloud9 yang tergabung dalam Cloud9 Challenger. Figur besar yang pernah menghiasi wajah Cloud9 seperti Balls, Hai, dan LemonNation berada di tim ini. FlyQuest akan kembali dengan brand yang lebih besar, manajemen tim yang baru dibawah naungan owner baru Wes Edens yang juga merupakan owner tim olahraga besar lainnya NBA Milwaukee Bucks.


Echo Fox (FOX)


FOX

Sejak bergabung pada tahun 2016, Echo Fox berhasil menciptakan reputasi sebagai tim yang berinvestasi seluruhnya terhadap perkembangan pemain. Mereka merekrut staff Esports terbaik ,menyediakan resource kepada pemain-pemainnya yang belum pernah terlihat sebelumnya di tim Esports lainnya, dan menekankan pelatihan fisik dan mental yang seimbang.


Clutch Gaming (CG)


CG

Tim ini adalah tim Esports bentukan Houston Rockets yang juga merupakan salah satu tim NBA. Pemilik Rockets yang baru Tilman Fertitta membawa pengalamannya yang unik kepada tim, baik sebagai pemilik properti yang sukses dan kesuksesan membangun tim olahraga besar seperti Rockets. Pengalamannya diharapkan bisa membangun Clutch Gaming menjadi organisasi Esports besar seperti halnya Rockets.


100 Thieves (100)


100

100 Thieves masuk ke kancah Esports dengan kombinasi antara pengalaman karir NadeShot dengan pengalaman juara Cleveland Cavaliers. NadeShot berhasil menjuarai 7 gelar juara Call of Duty, sukses di bisnis clothing, dan berhasil mendapatkan lebih dari 3 juta subscriber di channel YouTube-nya. Cleveland Cavaliers berhasil menjuarai 3 kali berturut-turut Eastern Conference Champion dan juara 2016 NBA, dan memiliki jajaran staf dan manajemen yang haus akan kemenangan. Kombinasi menarik ini diharapkan bisa membawa kompetisi NA LCS ke tingkat yang lebih tinggi.


Team Liquid (TL)


TL

Sebagai salah satu brand Esports terbesar di dunia, Team Liquid tahu bagaimana cara membangun tim Esports yang besar dan sukses dalam jangka panjang. Perencanaan pertnership komersial jangka panjang, investasi pada resource seperti pusat pelatihan, dan membuat konten inovatif untuk fansnya menjadi kunci kesuksesan Team Liquid. Team Liquid siap untuk menghadapi kompetisi di NA LCS yang berevolusi.


OpTic Gaming (OPT)


OPT

Salah satu organisasi legendaris yang masuk ke NA LCS. OpTic dikenal sebagai tim yang sudah memenangi berbagai titel bergengsi di cabang Esports lain seperti CS:GO, Call of Duty, Halo, dan Gears of War 4. Memasuki kancah kompetitif League of Legends, OpTic mengusung misi yang sama dengan cabang Esports lainnya: keinginan untuk menang dan mendominasi.


Counter-Logic Gaming (CLG)


CLG

Sebagai salah satu tim yang sudah lama berkompetisi di NA LCS, Counter-Logic Gaming sudah melalui pahit manisnya kompetisi untuk menjadi salah satu tim yang paling dicintai di NA LCS. Dari ancaman relegasi pada tahun 2014 sampai berhasil meraih gelar juara NA LCS sebanya 2 kali berturut-turut dan menjadi finalis MSI 2016. Dengan dukungan dari Madison Square Garden Company, Counter-Logic Gaming siap untuk berkompetisi dan kembali ke jalur kemenangan.


Kesepuluh tim diatas secara resmi akan berkompetisi pada NA LCS 2018 yang akan dimulai pada tahun depan. Siapakah kira-kira yang akan keluar sebagai pemenang?

 

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist (Red Archfiend User). My articles do not reflect my personal opinion.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply