Ini Dia Enam Tim yang Lolos Ke Babak Playoffs EU LCS Summer 2018

Ini Dia Enam Tim yang Lolos Ke Babak Playoffs EU LCS Summer 2018
Fnatic

Setelah menjalani sembilan minggu pertandingan Summer Split dan melakoni pertandingan Tiebreaker, akhirnya enam tim berhasil memastikan diri untuk berlaga di EU LCS Summer Playoffs 2018.

Pada Summer Split kali ini kita mulai melihat adanya tim yang mendominasi dan tim yang meraih kegagalan. Namun dominasi tersebut tidak bisa bertahan lama dan harus tergeser oleh tim lain yang tampil lebih konsisten. Memang persaingan pada Summer kali ini tidak sesengit Spring lalu, namun pada Summer kali ini ada wajah baru yang akan bermain di babak Playoffs.

Tanpa basa-basi lagi, ini dia keenam tim yang akan bermain di babak Playoffs EU LCS Summer 2018!

Fnatic


Fnatic

Sekali lagi Fnatic berhasil mengulangi kesuksesannya pada Spring lalu dengan kembali menempati peringkat pertama Regular Season. Awal split ini Fnatic tampil terseok-seok karena perubahan meta yang kurang menguntungkan. Permainan Fnatic baru berubah saat Bwipo masuk menggantikan Rekkles yang mencadangkan dirinya sendiri. Selain itu, Caps juga tampil sangat impresif dan menjadi kandidat utama MVP of the Split.

Meskipun menunjukkan permainan yang kuat, Fnatic masih mengalami satu dua kekalahan karena terlalu ceroboh dan meremehkan lawan, seperti yang mereka tunjukkan saat melawan Unicorns of Love pada laga terakhir Regular Season pekan lalu. Masih ada beberapa PR yang harus diselesaikan oleh Fnatic jika ingin mempertahankan gelar juara.

Team Vitality


Vitality

Serupa dengan Fnatic, Vitality juga terseok-seok di awal split. Performa inkonsisten yang ditunjukkan oleh Vitality membuat mereka tidak jauh-jauh dari papan tengah klasemen. Keadaan baru berubah saat Vitality mendatangkan Kikis. Mantan pemain G2 Esports dan Fnatic tersebut berhasil menaikkan performa Vitality dan membawa tim tersebut ke laga Tiebreaker untuk memperebutkan posisi kedua.

Saat Tiebreaker, Vitality sama sekali tidak mengendurkan permainannya dengan keberhasilan mengalahkan G2 Esports dan FC Schalke 04 untuk merebut posisi kedua. Meskipun gaya permainan Vitality sangat mudah ditebak, namun para pemain bisa menutupinya dengan baik. Selama Kikis masih on-fire, kita masih berpeluang untuk melihat Vitality melangkah ke babak Final.\

FC Schalke 04


FC Schalke 04

Berkaca dari kegagalan Spring lalu, FC Schalke 04 berusaha bangkit pada Summer Split. Performa yang konsisten berhasil mengantarkan tim milik klub sepakbola bernama sama ini ke papan atas klasemen. Nukeduck dan Upset juga mulai menunjukkan form sebenarnya pada Summer ini dengan keberhasilan meraih gelar MVP pada beberapa pertandingan yang dilakoni oleh FC Schalke 04.

Setelah melakoni laga Tiebreaker kemarin, FC Schalke 04 menempati urutan ketiga akibat kalah dari Team Vitality dan menang dari G2 Esports. Playoffs kali ini akan menjadi kali pertama dalam sejarah keikutsertaan FC Schalke 04 di EU LCS.

G2 Esports


G2 Esports

Sepak terjang G2 Esports pada awal split ini terbilang cukup bagus. Mereka berhasil memaksimalkan strategi Gold Funneling dengan menempatkan Perkz sebagai carry dan Jankos, Hjarnan serta Wadid di posisi Support. Strategi ini tak hanya berhasil di EU LCS saja, namun juga meraih kesuksesan besar di ajang Rift Rivals 2018.

Sayangnya, semenjak Jungle menerima Nerf untuk mematikan strategi Gold Funneling, performa Runner Up Spring Split lalu itu mengalami penurunan dan seringkali bermain inkonsisten. Penurunan tersebut juga berlanjut sampai akhir split dan Tiebreaker, hingga membuat G2 Esports hanya sanggup finis di urutan keempat.

Misfits Gaming


Misfits

Mungkin sebutan “Raja yang tergeser” pantas disematkan kepada Misfits. Bagaimana tidak, setelah menghabiskan awal dan pertengahan split menjadi pemuncak klasemen, Misfits justru terjerembab dan tergeser saat Summer Split memasuki babak akhir.

Keadaan meta yang terbilang kacau pada awal split tidak menghentikan Misfits untuk menggunakan draft tradisional. Hebatnya, hal itu membuat mereka sukses mendominasi Summer Split dalam waktu yang cukup lama. Kesuksesan tersebut mengantarkan Misfits menjadi pemuncak klasemen untuk beberapa minggu sebelum menderita kekalahan dari Splyce di minggu keenam. Semenjak kalah dari Splyce, Misfits menunjukkan inkonsistensi dan mengakhiri Regular Season di urutan kelima.

Splyce


Splyce

Berbeda dengan tim-tim lainnya yang bisa menyelesaikan masalah inkonsistensi, Splyce justru belum menemukan solusi dari hal tersebut sampai akhir split. Sempat mengawali split dengan hasil buruk, tim asal Jerman itu berhasil menemukan performa terbaiknya dan perlahan kembali ke jalur kemenangan.

Apes, mereka gagal mempertahankan performa menawan dan kerap mengalami berbagai kekalahan. Kekalahan yang diterima dari FC Schalke 04 pada hari pertama minggu terakhir Summer Split membuat Splyce hanya bisa finish di urutan keenam.

==

Keenam tim di atas adalah enam tim yang nantinya akan berlaga di EU LCS Summer Playoffs 2018. Keenam tim di atas akan bertarung memperebutkan gelar juara EU LCS Summer 2018 dan mendapatkan tiket seed pertama di ajang Worlds 2018 mendatang. Berikut adalah bracket untuk babak Playoffs nanti.

Babak perempatfinal akan mempertandingkan tim yang menempati peringkat ketiga sampai peringkat keenam menggunakan format Best of Five (Bo5). FC Schalke 04 akan menghadapi Splyce sementara G2 Esports akan melawan Misfits. Masing-masing pemenang akan maju ke babak Semifinal, di mana tim peringkat pertama, Fnatic, dan kedua, Team Vitality, sudah menanti.

Tak hanya berhak menantang Fnatic dan Vitality, tim yang lolos ke babak Semifinal juga akan menemani tim peringkat pertama dan kedua untuk tampil di venue Palacio Vistalegre, Madrid, Spanyol pada pertandingan Grand Final dan perebutan juara ketiga.

Babak Perempatfinal EU LCS Summer Playoffs 2018 dijadwalkan akan dimulai pada 24 Agustus 2018 mendatang, Semifinal pada tanggal 31 Agustus 2018 dan babak Final akan diselenggarakan pada 8 September 2018 mendatang. Kira-kira tim manakah yang akan keluar sebagai juara dan mengangkat trofi EU LCS Summer 2018 di Madrid nanti?

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply