Inspire: Soal Kasus Kemarin, Seharusnya Saya Bisa Lebih Bijaksana

Inspire: Soal Kasus Kemarin, Seharusnya Saya Bisa Lebih Bijaksana
Inspire

Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin peribahasa ini cocok untuk menggambarkan kondisi yang dialami oleh Phoenix Esports sejauh ini di LGS Spring 2018. Musim ini, mereka mengalami beberapa kekalahan yang tidak seharusnya mereka dapatkan. Mereka seperti tidak mampu memberikan penampilan paling maksimal dimana sekarang posisi mereka tidak terlalu bagus di klasemen sementara.

Tidak sampai di situ saja, sebuah bencana kembali datang menghantui Phoenix Esports. Toplaner mereka, Inspire, harus mendapatkan sanksi dari Garena Indonesia karena perilaku tidak sportif yang diperlihatkannya di Summoner’s Rift. Deretan kekalahan dan sekarang ditambah kasus Inspire, seolah menguji kesabaran sang burung api.

Seperti yang Hasagi laporkan kemarin, Inspire dihukum karena terlibat perkelahian dengan salah satu pemain sewaktu dia bermain ranked game. Bahkan Inspire diketahui membawa masalah tersebut ke dunia nyata dan berusaha mencari alamat pemain yang berselisih dengannya itu. Garena Indonesia menilai bahwa apa yang dilakukan oleh Inspire sudah di luar batas dan mereka pun memberikan hukuman kepadanya. Akibatnya, Phoenix Esports harus terkena denda sebesar 2,5 juta rupiah.

Sewaktu mengetahui dirinya terkena sanksi, Inspire mengatakan dia sangat menyesal atas apa yang dia lakukan. Dia beberapa kali menyebutkan hal tersebut di akun Facebook pribadi miliknya. Dia juga mengatakan hal yang sama sewaktu Hasagi mewawancarainya.

“Sedih gue.” Kata Inspire. “Gak akan toxic lagi, nanti kalau ketemu pemain seperti itu lagi bakal gue blokir saja.” Tambahnya lagi.

Dia juga menyampaikan sedikit pesan yang bertujuan untuk meminta maaf kepada para pendukung Phoenix Esports.

“Saya tidak tahu mengapa saya melakukan hal ini. Mungkin saat itu pikiran saya sedang di luar kendali saya. Maaf karena sudah mengewakan kalian semua, para pendukung Phoenix Esports. Saya seharusnya bisa lebih bijaksana dan tetap fokus meskipun saat itu ada setan jahat yang menghantui pikiran saya. Saya akan terus berlatih, tolong dukung saya sampai akhir dan tetap cintai saya. Saya berjanji kejadian seperti ini tidak akan terjadi kembali di waktu mendatang.”

Inspire menjelaskan bahwa saat itu dia tidak dapat menahan emosinya karena pemain bersangkutan terus-menerus memprovokasinya. Dia juga mengatakan bahwa dia sebenarnya bukan takut kepada pemain itu, melainkan kepada hukuman yang ia terima. Dia merasa sangat bersalah karena sudah membuat nama Phoenix Esports menjadi tercemar akibat perbuatannya.

Well, nasi sudah bubur dan kita tidak dapat menghindari apa yang sudah terjadi. Untuk Inspire, semoga ke depannya bisa lebih sabar dalam menghadapi pemain toxic yang berkeliaran di League of Legends Indonesia. Inspire dikenal sebagai pemain berbakat oleh komunitas, tentu akan sangat konyol apabila reputasinya harus menjadi jelek dikarenakan oleh dirinya sendiri. Dan untuk kalian para penggemar, tetap dukung Phoenix Esports dan Inspire. Biarkan tim jagoan kalian ini memberikan penampilan terbaiknya di LGS Spring 2018!

Hi, I'm Edel, Founder and Editor of HASAGI. Nice to meet you!

Facebook Twitter 

Leave a Reply