Jiizuke: Aku Mengunci dan Memainkan Ekko karena Aku Menginginkannya!

Jiizuke: Aku Mengunci dan Memainkan Ekko karena Aku Menginginkannya!
Jiizuke

Pada debut internasional pertamanya, Vitality sukses meraih kemenangan gemilang saat melawan juara bertahan, Gen.G di hari pertama World Championship 2018. Berbekal permainan super agresif, Vitality membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan berkat Backdoor brilian dari Jiizuke dan Attila.

Tak hanya agresivitas yang dimaksimalkan, namun Midlaner Vitality, Jiizuke juga mendapatkan sorotan dari komunitas. Keputusannya untuk memainkan Ekko terbukti tepat dan menjadi tulang punggung dalam team fight sepanjang permainan. Jiizuke bahkan berhasil mencetak Solo Kill saat berhadapan 1-v-1 melawan Crown.

Pemain dengan julukan “Italian Stallion” ini pun angkat bicara mengapa ia memutuskan untuk memainkan Ekko saat melawan Gen.G. Bukan karena taktik yang sudah disiapkan oleh pelatih, dan bukan pula champion Meta, namun karena keinginan Jiizuke sendiri. Ia merasa percaya diri bahwa Ekko adalah pilihan yang tepat.

“Saat Crown mengunci Syndra dan melihat komposisi tim Gen.G, saat itulah aku tahu bahwa aku menginginkan Ekko. Aku langsung menguncinya tanpa pikir panjang. Pick tersebut terbayar dengan kemenangan. Secara matchup dan komposisi tim, Ekko adalah pick yang bagus melawan mereka. Timku sudah mengetahui kalau aku sangat suka untuk mengunci dan memainkan Ekko di beberapa situasi,” ungkap Jiizuke kepada InvenGlobal.

Ekko_SandstormSkin

Meskipun EU meraih dua kemenangan gemilang melawan LCK, Jiizuke masih tidak yakin bahwa gap antar region semakin dekat. Alasannya karena tim-tim dari region kuat seperti LCK, LPL, dan LMS tidak akan membiarkan lawan-lawannya menang dengan mudah.

“Aku masih tidak yakin dengan gap (jarak) yang semakin dekat. Scrim melawan tim LCK, LPL, dan LMS membuat kami sadar bahwa sulit untuk menang melawan mereka. Mereka tidak akan membiarkanmu menang dengan mudah seperti halnya menjentikkan jari. Kamu harus menunjukkan permainan yang impresif dan eksekusi macro yang sempurna,” tutup Jiizuke.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply