Kegilaan ARURF Warnai Pembukaan Rift Rivals 2018 NA vs EU

Kegilaan ARURF Warnai Pembukaan Rift Rivals 2018 NA vs EU
Rift Rivals 2018

Hari ini pertandingan Rift Rivals 2018 antara EU melawan NA sudah resmi dimulai. Berkaca dari Rift Rivals tahun lalu yang terlihat serius dan terasa kaku, Riot Games mencoba mengadakan pertandingan “for-fun” agar Rift Rivals tahun ini menjadi lebih menyenangkan, baik bagi pemain maupun penonton.

RGM ARURF dipilih sebagai laga pembukaan Rift Rivals 2018. Kedua region akan memilih 5 pemain dari 3 tim yang berpartisipasi untuk maju bertanding dalam mode ARURF. Pihak NA LCS memilih Huni, Levi, Pobelter, Doublelift, dan Aphromoo sedangkan EU LCS memilih Odoamne, Jankos, Perkz, Rekkles, dan Wadid.

Mengingat gaya bermain kedua region yang sama-sama terbilang “chaos” dan sulit diprediksi serta didukung oleh Pick Random dari mode ARURF, sudah pasti pertandingan pembuka ini akan berjalan gila sehingga menarik untuk ditonton. Clownfiesta is real.

Saat Champion Select saja, kita sudah melihat Pick-pick aneh yang diberikan oleh Random Number Generator (RNG). Komposisi tim NA memang terlihat normal, namun komposisi tim EU justru terlihat seperti Troll Pick.

rng pick

Permainan belum berjalan 2 menit, Perkz sudah berhasil mendapatkan First Blood berkat Solo Killnya kepada Pobelter. Setelah itu, kedua tim saling menghajar satu sama lain dan berebutan kill. Pertandingan berjalan sengit dengan jumlah Kill kedua tim yang saling salip menyalip. Fitur URF sendiri bisa membuat proses perebutan kill semakin menarik karena para pemain bebas mengeluarkan semua Skill Championnya masing-masing tanpa henti.


Setiap menit selalu diwarnai oleh aksi gila dari setiap pemain yang ingin mengambil kill. Jayce yang dimainkan Huni tak henti-hentinya memberondong EU menggunakan kombo Shock Blast – Acceleration Gate, Alistar milik Levi menjadi Tanker garis depan yang tangguh dengan segudang CC miliknya, Caitlyn milik KaSing terus menerus memberikan damage yang besar, dan Akali milik Jankos menyembunyikan serangan dan kombonya yang mematikan lewat Twilight Shroud-nya.

Setelah “menggila” selama 18 menit, akhirnya NA LCS sukses menutup permainan.


Kehadiran mode ARURF ini sukses membuat Rift Rivals yang sebelumnya tampak membosankan dan serius berubah menjadi lebih santai dan menyenangkan. Kesenangan Rift Rivals masih belum selesai dan kita akan melihat lagi keseruan Rift Rivals besok saat hari kedua dimulai.

 

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply