Kerap Dikritik, Huni Mendapatkan Dukungan Moral dari Mantan Pelatihnya

Kerap Dikritik, Huni Mendapatkan Dukungan Moral dari Mantan Pelatihnya
Huni SKT T1

Final World Championship 2017 berakhir dengan penuh drama. SK Telecom T1 gagal mempertahankan gelar juara mereka dan membawa pulang trofi setelah dikalahkan Samsung Galaxy dengan skor 0-3. Banyak orang yang merasakan kesedihan yang dirasakan Faker dan kawan-kawan karena tak mampu memperlihatkan permainan terbaiknya.

Mantan pelatih Fnatic, Luis Deilor yang sempat bekerja sama dengan Huni pun mengungkapkan kesedihannya . Ia merasa mantan anak didiknya menjalani musim-musim yang sangat sulit, terutama ketika ia dibangkucadangkan ataupun mengubah posisinya menjadi seorang Toplaner.

Huni & Deilor

Tak sedikit yang mengkritik Huni karena performanya yang tak begitu mentereng di final kemarin. Namun Deilor tetap memujinya dan berharap para fans tetap mendukungnya.

“Banyak sekali video, tweet, atau post di Reddit yang berisi tentang kesedihan Faker akibat kekalahan yang diterimanya. Itu merupakan momen yang paling menyakitkan bagi para fans, namun aku lebih merasa kasihan kepada Huni,” ujar Deilor.

“Ia menjalani tahun yang sangat keras karena mengubah total champion pool menjadi seorang Tanker. Ia harus menghadapi Toplaner terbaik yang ada, dan sering mendapatkan kritik. Huni bermain cukup baik di final, aku berharap ia tetap bersemangat untuk ke depannya,” tambahnya lagi. (Selengkapnya: cek di sini)

Lalu dengan lahirnya juara baru di tahun 2017 ini akankah SKT mempersiapkan hal yang lebih matang atau perombakan dalam roster mereka? kita tunggu saja tindakan selanjutnya.

Stars Can't Shine Without Darkness

Facebook Google+ 

Leave a Reply