Kingzone DragonX Dinobatkan sebagai Juara LCK Spring Split 2018!

Kingzone DragonX Dinobatkan sebagai Juara LCK Spring Split 2018!
Kingzone DragonX LCK Spring 2018 Winner

Bertempat di Sajik Arena, Busan, Korea Selatan, Kingzone DragonX dinobatkan sebagai juara LCK Spring Split 2018 setelah mengalahkan Afreeca Freecs di partai puncak. Pada pertandingan tersebut, Peanut dan kawan-kawan berhasil menang dengan skor 3-1.

Meskipun memenangkan pertarungan dengan skor yang meyakinkan, Kingzone DragonX tampak telat panas dan membiarkan Afreeca Freecs mengambil 1 kemenangan di awal. Namun, permainan yang solid dan juga luar biasa dari PraY, Kingzone DragonX berhasil mendapatkan kemenangan demi kemenangan.

Berikut ini merupakan rekap dari pertandingan antara Kingzone DragonX vs Afreeca Freecs.

Game 1: Afreeca Freecs Win


Di game pertama, Afreeca Freecs tampak bermain sangat solid. Mereka berhasil mendapatkan First Blood di menit ke-9 setelah melihat Peanut bermain terlalu agresif. Peanut (Skarner) yang mencoba melakukan invade justru menjadi bulan-bulanan TusiN, Kramer, dan juga Spirit.

Tak lama setelahnya, Kiin melakukan Solo Kill kepada Khan yang bermain kurang maksimal. Kombinasi skill dari Sion yang dimainkan oleh Kiin tak mampu diantisipasi Khan yang menggunakan Gnar.

Meskipun Afreeca Freecs mendominasi pengambilan objektif, Kuro dan kawan-kawan masih kesulitan untuk menaklukkan Kingzone DragonX. Pertahanan yang kuat di setiap team fight membuat Afreeca Freecs baru bisa menghancurkan Nexus lawan di menit ke-47. Skor 1-0 untuk Afreeca Freecs.

Game 2: Kingzone DragonX Win


Terdapat pemandangan yang cukup menarik pada Game kedua ini. Pick Tank yang digunakan oleh Kingzone DragonX dibalas dengan champion Tank juga oleh Afreeca Freecs. Kuro dan kawan-kawan memiliki Trundle, Maokai, Galio, dan Alistar, sedangkan kubu lawan memilih Cho’Gath, Sejuani, dan Sion.

Pada pertandingan final ini, sepertinya PraY juga ingin melakukan spamming Kai’Sa setelah permainannya di game pertama kurang berhasil.

Kingzone DragonX langsung bergerak cepat di menit 10 untuk mendapatkan First Blood. Peanut mendapatkan First Blood setelah Kramer berada terlalu jauh dari Turret. Pertandingan di Early Game menjadi milik Kingzone karena tim lawan kesulitan untuk memenangkan team fight akibat kurangnya damage dealer.

Saat melakoni team fight terakhir, PraY tampil sangat agresif dengan Kai’Sa-nya. Ia berhasil mendapatkan 3 kill dan Peanut mendapatkan 2 kill. Kingzone mendapatkan Ace dan langsung menghabisi Nexus lawan di menit ke-29. Kingzone DragonX mengakhiri pertandingan dengan skor 14-3 atas Afreeca Freecs.

Game 3: Kingzone DragonX Win


Memasuki Game 3, PraY kembali menggunakan Kai’Sa dan berduet dengan Morgana di Botlane. Permainan apik yang diperlihatkan pada game sebelumnya tampaknya membuat PraY percaya diri untuk terus memainkan Daughter of the Void.

Afreeca Freecs juga mencoba untuk mengubah jalannya permainan dengan menggunakan Mowgli sebagai Jungler. Pergantian pemain ini cukup membuat dampak positif, di mana Mowgli yang menggunakan Skarner membantu Kiin mendapatkan First Blood di menit ke-2.

Pertandingan berjalan cukup panas, melihat banyaknya team fight yang terjadi di setiap lane. Akan tetapi, Afreeca Freecs berhasil lebih unggul dengan mendapatkan objektif dibandingkan musuhnya.

Malapetaka datang ketika Afreeca Freecs berusaha memaksakan team fight dan juga mengambil Baron Nashor. Weaver’s Wall yang digunakan oleh Bdd untuk menutup jalan keluar pemain Afreeca berbuah manis, di mana 3 pemain lawan mati setelah membunuh Baron.

Kingzone DragonX pun menyudahi laga setelah mengambil Buff Baron di menit ke-37. Mereka langsung membombardir Base lawan tanpa ampun. PraY kembali menjadi pemain yang paling berpengaruh dan mengakhiri laga dengan skor KDA 10/2/8.

Game 4: Kingzone DragonX Win


Khan yang sebelumnya bermain cukup pasif dengan menggunakan champion Tank, kini bermain dengan champion Carry menggunakan Jayce. Pertumpahan darah pun tak terelakkan sejak awal di Game keempat ini. Pertarungan antara Kiin-Mowgli dan Khan-Peanut membuat pertandingan semakin seru. Di sisi lain, PraY kembali mengunci Kai’Sa dan berpasangan dengan Morgana di Botlane.

Setelah mendapatkan Buff Baron, Kingzone DragonX langsung mencoba menembus pertahanan Afreeca Freecs. Khan berhasil membunuh Kramer dan membuat tim lawan kesulitan untuk melakukan defense. Alhasil, Kuro dan kawan-kawan memaksakan team fight yang tak bisa mereka menangkan.

Pada menit ke-34, Kingzone DragonX berhasil menghabisi tim lawan dan mendapatkan Ace. Mereka pun tak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini untuk menghancurkan Nexus musuh. Kingzone DragonX dinobatkan sebagai juara setelah menang dengan skor 3-1 atas Afreeca Freecs.

==

Dengan hasil ini, Kingzone DragonX berhasil menjuarai LCK Spring Split sebanyak 2 kali secara beruntun. Peanut dan kawan-kawan pun berhak menjadi perwakilan LCK di Mid-Season Invitational (MSI) 2018.

Kingzone DragonX MSI

Toxix Player

Ez GG!

Leave a Reply


comments