Armored Project Juarai Kualifikasi Hyperplay 2018 dan Siap Wakilkan Indonesia

Armored Project Juarai Kualifikasi Hyperplay 2018 dan Siap Wakilkan Indonesia
36062973_1802586466494821_7731931105581858816_o

Di awal bulan Juni kemarin, Hasagi sudah memberikan informasi mengenai 4 tim yang lolos ke Semifinal Kualifikasi Nasional Hyperplay 2018. Dari banyaknya tim yang ikut berpartisipasi di kualifikasi Hyperplay ini, Armored Project, Headhunters, The Falling Coffee, dan Team Vi mampu menyingkirkan tim-tim besar nan tangguh di Indonesia, seperti Bigetron eSports dan Team NXL>.

Pada tanggal 23 Juni kemarin, babak semifinal pun telah dimulai. Di mana dengan sangat tidak terduga-duga, tim besutan Florian “Wolfy” George yang baru saja dibentuk yaitu Armored Project—berhasil menumbangkan salah-satu tim raksasa Tanah Air, Headhunters; dengan kemenangan 2-0 tanpa balas.

Berkat kemenangan tersebut, Armored Project pun berhasil lolos menuju partai final untuk berhadapan dengan The Falling Coffee, yang sebelumnya telah mengalahkan Team Vi di hari yang sama.

35972906_2162826850618925_860616969722789888_o

Kemudian, di partai final yang diadakan pada hari Minggu 24 Juni kemarin, lagi-lagi para skuad tempur Armored mampu menunjukkan taringnya di depan semua orang lewat sebuah team play mengagumkan. Di game pertama, AP Wanderlust dengan permainan agresif dari Irelia-nya di Midlane, berhasil memberi tekanan yang begitu besar dan memaksa TFC untuk mengakui kekalahan mereka pada menit ke-24.

Untitled
Untitled

Berlanjut di game kedua, menyadari bahwa Irelia dari Wanderlust berhasil memberikan dampak cukup besar, akihrnya TFC Kevv langsung melakukan first pick terhadap Irelia, yang kemudian di lanjut oleh pemain AP yang melakukan pick terhadap Nunu dan Kai’Sa.

Astolfo dan DewaFabian dari The Falling Coffee, sempat memberikan ancaman pada menit-menit awal. Sayang hal tersebut tidak bertahan lama, sebab Wanderlust lagi-lagi telah memberi kejutan di sini. Pemain yang memiliki 3 akun Challenger Indonesia tersebut, mampu menciptakan play yang luar biasa gila dengan Kai’Sa-nya di Midlane.

Untitled

Dengan semua keunggulan yang sudah tidak bisa dikejar lagi, akhirnya Nexus dari tim The Falling Coffee pun dipaksa untuk hancur kedua kalinya dan menjadikan Armored Project sebagai juara Hyperplay kualifikasi Indonesia. Dengan kata lain, kemenangan tersebut membawa Armored Project terbang ke Singapura mewakili nama Indonesia untuk berlaga di Main Event Hyperplay 2018 pada akhir Juli sampai awal Agustus nanti.

Kami ucapkan selamat untuk Armored Project. Semoga nanti mereka bisa menampilkan permainan terbaiknya di turnamen League of Legends ASEAN pertama yang mempertemukan perwakilan dari 10 Negara Asia Tenggara dalam sebuah perpaduan acara game dan konser musik tersebut.

Goodluck Armored Project!

Pecinta dunia figure yang hanya sebatas menikmati tanpa bisa membeli.

 

Leave a Reply