KZ Rascal Ditangguhkan oleh Tim Karena Diduga Menghina Mantan Presiden Korea Selatan

KZ Rascal Ditangguhkan oleh Tim Karena Diduga Menghina Mantan Presiden Korea Selatan
Rascal Kingzone Dragonx

Sebuah kejadian yang kontroversial hadir di tengah-tengah kesibukan para pemain profesional League of Legends di LCK Spring Split 2018. Toplaner dari Kingzone DragonX, Kim “Rascal” Kwang-hee dikabarkan tengah menjalani hukuman berat karena sebuah komentar yang ia lontarkan.

Dilansir dari InvenGlobal, Rascal diduga membuat komentar buruk terhadap mantan Presiden Korea Selatan, yaitu mendiang Roh Moo-hyun. Komentar buruk yang dilontarkan oleh Rascal tersebut didapat dari in-chat game pada salah satu akun League of Legends miliknya. Selama 3 hari terakhir (terhitung dari tanggal 9 Maret kemarin) pihak Kingzone DragonX melakukan pembicaraan serius dengan pemain untuk meminta klarifikasi.

Setelah mendapatkan cukup bukti, Kingzone DragonX menangguhkan status Rascal di dalam tim dan memintanya untuk menjalani hukuman pelayanan masyarakat. Ia juga dilarang untuk melakukan perjalanan ke luar negeri apa pun alasannya.

Pihak tim juga meminta maaf kepada publik atas apa yang dilakukan oleh salah satu pemainnya.

Melalui pernyataan tersebut, Kingzone DragonX juga kabarnya tengah mencari pemain Toplaner pengganti ke depannya. Pemain pengganti itu sangat dibutuhkan Kingzone, karena salah satu pemain mereka, Khan juga mengalami sedikit masalah terhadap kesehatannya (Hiperventilasi).

Kasus seperti ini sebelumnya sempat terjadi ketika pelatih Golden Guardians, Locodoco yang dipecat setelah melontarkan kata-kata tak pantas di NA LCS Spring 2018. Meskipun kesalahannya tak bisa disamakan, namun kita bisa mengambil hikmah dari kejadian tersebut. Kalian harus benar-benar menjaga dan memikirkan setiap perkataan yang akan kalian lontarkan di publik. Karena masalah itu bisa menjadi sangat besar dan merugikan diri sendiri.

Rafki R. Kurnia

Just a little biographical information to fill my profile.

Facebook 

Leave a Reply