Legion LGS Summer Recap Day 5: Headhunters Puncaki Klasemen, GnF Dapatkan Kemenangan Pertama

Legion LGS Summer Recap Day 5: Headhunters Puncaki Klasemen, GnF Dapatkan Kemenangan Pertama
dgrfgfg

Balik lagi di Legion LGS Summer 2017! Kali ini, ada pertandingan antara Superamos melawan GnF Esports, dan Headhunters melawan U8 Esports.

Dua tim pendatang baru, pada akhirnya bertemu. Ini adalah pertemuan tim pendatang baru pertama kali di Legion LGS Summer 2017. Meskipun untuk Superamos dan GnF ada beberapa pemain yang pernah merasakan atmosfer di LGS. Kemarin, saat tim pendatang baru melawan tim-tim yang sudah lama di LGS, mereka semua kalah. Tidak ada satupun tim pendatang baru yang menang, dan menangnya pun dengan skor 2-0. Well, kali ini 2 dari tim pendatang baru pun bertemu, dan membuktikan tim manakah yang lebih kuat.

Berbeda dengan Headhunters dan U8 Esports, yang memang pertemuan terakhirnya adalah musim lalu. Well, musim lalu sih U8 Esports masih bernama PWN D1. Tetapi, dengan pernahnya kedua tim ini bertemu, pastinya kedua tim ini akan bertanding dengan cukup ketat sih. Karena masing-masing sudah tahu bagaimana karakter para pemainnya. Meskipun ada perubahan roster, pastinya strategi mereka kurang lebih sama seperti musim lalu.

Well, karena ini adalah hari Sabtu, maka akan ada dua pertandingan tepatnya. Superamos vs. GnF Esports pada pukul 13.00, dan Headhunters vs. U8 Esports pada pukul 16.00 nantinya. Diantara kedua pertandingan ini, ada yang berformat best-of-3, karena dalam dua game, skor-nya adalah 1-1. Jika kalian tertinggal, kami sudah menyiapkan recap untuk kalian:


Superamos vs. GnF Esports


Game 1

Pada game ini, Superamos dan GnF Esports saling bertukar keunggulan, pada early game. Memasuki mid-late game, GnF Esports sangat mendominasi. Skirmish di bot lane pada awal pertandingan membuat Superamos unggul sedikit daripada GnF. Tetapi, setelah pertempuran di dekat Dragon saat LastThree mendapatkan triple kill, GnF berbalik unggul sampai akhir pertandingan.

Permainan yang sangat konsisten dari Raphael, membuat GnF bisa memenangkan game ini. Berkali-kali Raphael dan LastThree melakukan instant delete kepada para member dari Superamos. Apalagi Raphael, ia sering sekali membunuh Senarius dengan hanya 2 skill dan satu auto attack. E, Q dan auto attack. Well, game ini sangat mengejutkan juga sih.

Dan lagi-lagi, LastThree kecolongan Baron. Kemarin setelah kecolongan dari Hachiman the smite god sama, sekarang kecolongan dari Senarius, yang dijuluki oleh penonton Hachiman junior. Hahaha.

Permainan dari Orianna yang dimainkan oleh Karaz sering menjadi pertanyaan. Shockwave yang kadang-kadang tidak terkena musuh sama sekali. Well, begitu pula dengan Jinx yang dimainkan oleh Xaber. Itemisasi-nya dipertanyakan. Mengapa ia tidak membeli Infinity Edge? Tidak ada yang tahu.

Anyway, Raphael menjadi MVP pada game ini. Ia pemberi damage terbesar di dalam game, sehingga menjadi MVP pada game ini. Dan pada akhirnya juga, setelah game berjalan sekitar 40 menitan, GnF berhasil menutup kemenangan di game ini. GNF 1-0 SAM.

Game 2

Mungkin kalian semua berpikir bahwa game ini akan berakhir dengan skor 2-0, tetapi nyatanya tidak!

Superamos berhasil mendapatkan kemenangan pada game ini, dan bukan hanya kemenangan yang sangat lama didapatkan seperti game pertama tadi. Tapi lebih mudah dan lebih cepat daripada kemenangan GnF di game pertama tadi.

Well, para pemain dari GnF nampak sedang “ngetilt” dan permainan mereka sangatlah buruk. Apalagi permainan Zac dari LastThree yang patut dipertanyakan. Padahal LastThree pada game pertama bermain sangat bagus. Ini semua juga berkat permainan dari para member Superamos yang sangat konsisten, mereka bisa memenangkan game ini.

MVP dari game ini adalah Senarius, dengan Rengar-nya. Game ini berjalan hanya selama 28 menit, dan Superamos berhasil memenangkan game ini dengan skor kill 18-4, dengan perbedaan gold 14 ribu. Ini adalah pertama kali adanya game ketiga di Legion LGS Summer 2017. GNF 1-1 SAM.

Game 3


Benar-benar kebalikan dari game kedua. Pada game kedua, GnF bermain sangat buruk sehingga Superamos bisa mendominasi dari awal sampai terakhir. Dan di game ketiga ini, malah Superamos yang bermain sangat buruk.

Xaber, mati sangat banyak di game ini. Ia bermain cukup buruk dan bahkan sangatlah buruk. Memang benar, Gdannsk bisa mendapatkan 2 kill pada awal-awal permainan. Tapi, pada akhirnya, ia hanya bisa menjadi tank dengan itemisasi yang sangat buruk. Jadinya, ia gampang untuk dikill.

Sebenarnya Karaz yang menggunakan Viktor juga sangat baik permainannya. Tetapi, tidak ada dukungan dari tim juga sangat susah. Madamatsu menjadi MVP di game ini dengan paling banyak kill, dan partisipasi kill sebanyak 75%.

Skirmish-skirmish kecil tidak penting yang berujung pertempuran besar sering terjadi pada game ini, dan mungkin itulah yang membuat Superamos kalah. GnF berhasil menutup kemenangan pada menit ke-33, dengan skor kill 17-5 dan perbedaan gold 16ribu. Pertandingan best-of-3 pertama ini dimenangkan oleh GnF Esports. GNF 2-1 SAM.

Headhunters vs. U8 Esports


Game 1

Predict 2-0 untuk Headhunters memang benar. Headhunters memenangkan game ini dengan susah-susah mudah.

Meskipun Kriss Kyle sempat salah mengambil keputusan pada awal pertandingan dan menyebabkan ia terkena First Blood, bukan berarti Kriss Kyle sepanjang pertandingan akan mati terus menerus. Malahan, ia bermain sangat apik dan membunuh sekian banyak pemain dari U8 Esports. Kalau tidak salah KDA nya adalah 11 kill, 4 mati, dan 7 assist.

Pemain Vietnam lain yang ada di Headhunters pun juga menggila, bahkan yang ini tidak mati sama sekali. Yup, Petland. Ia mengakhiri game dengan KDA 11 kill, 0 mati, dan 10 assist. Permainan dan koordinasi yang buruk dari U8 Esports membuat Petland bisa mendominasi.

Tetapi, MVP jatuh pada Kriss Kyle yang memang partisipasi play-nya sangat banyak di game ini. Headhunters menang di menit ke-27, dengan skor dan perolehan gold yang cukup jauh. 26-9, dan beda 18 ribu gold. H2 1-0 U8

Game 2

U8 Esports nampak sangat “ngetilt” di game ini. Mereka kalah sangat telak.

Tidak banyak yang bisa dirangkum, karena memang di game kedua ini, pada menit ke-16 bahkan 2 tower di bot lane U8 sudah hancur, dan masing masing tier 1 di top dan mid juga hancur. Well, inilah titik kehancuran bagi U8 Esports.

Sebagai sorotan, item pertama Jhin dari rubeN adalah Guardian Angel. Mengapa? Karena Guardian Angel sekarang bukan sebuah item defensive. Item tersebut hanya menambah armor, dan attack damage yang lumayan besar. Itulah mengapa rubeN membeli Guardian Angel.

Anyway, Cruzher berulang tahun hari ini. Dan sebagai hadiah, ia mendapatkan MVP dengan menjadi pemain yang berpengaruh di dalam game. Ia memberi damage terbesar di dalam game, dengan 22 ribu damage dan 15 assist. Well, ia menggunakan Brand Support. Jarang-jarang seorang Support menjadi MVP karena memberikan damage yang sangat besar.

Game ini ditutup oleh Headhunters pada menit ke-24, dengan perbedaan gold 15 ribu. Skor kill-nya adalah 17-32. H2 2-0 U8.


Untuk melihat seluruh pertandingannya, kalian bisa melihat rekaman videonya di sini:

Itulah recap hari terakhir Legion LGS Summer 2017 di minggu pertama! Untuk pertandingan selanjutnya, ada pertandingan dari Kamikaze melawan GnF Esports, di hari selasa pukul 20.00 hanya di YouTube Garena League of Legends Indonesia!

Aldilla Adam

Rap and League of Legends seems to be a nice combination, right?

Facebook Twitter 

Leave a Reply


comments