Legion LGS Summer Week 2 Day 4 Recap: Phoenix Menang Susah Payah Atas U8 Esports

Legion LGS Summer Week 2 Day 4 Recap: Phoenix Menang Susah Payah Atas U8 Esports
U8_PHX_0

Yo, kembali lagi di Legion LGS Summer 2017! Pertandingan ini seharusnya tidak kalian lewatkan, karena memang terlalu seru untuk ditinggalkan!

Well, malam ini kita ditemani oleh pertandingan dari dua tim senior di LGS, U8 Esports melawan Phoenix All-Stars! Keduanya memiliki start yang sangat baik. U8 Esports sudah mengantongi 2 kemenangan, dan hanya 1 kekalahan yang didapat. Sedangkan bagi Phoenix All-Stars, hanya ada 1 kemenangan saja karena memang mereka baru melakukan 1 pertandingan saja.

Dari segi komposisi pemain, Phoenix All-Stars menang dalam pengalaman. Banyak pemain-pemain ‘tua’ yang kembali bermain lagi ke LGS. Sebut saja superNayr. Ia kembali lagi ke LGS setelah 1 musim ‘pensiun’. Well, memang isi pemain dari Phoenix All-Stars ini bertabur bintang. Sama seperti namanya.

U8 Esports juga tidak kalah hebatnya dari Phoenix All-Stars yang bertabur bintang. Mereka sudah mendapatkan 2 kemenangan lho sejauh LGS berjalan ini. 2 kemenangan dan 1 kekalahan bukanlah hasil yang buruk juga. Oh iya, jangan lupa juga U8 Esports punya ‘The Smite God Sama’ ya! Hachiman, starting jungler untuk U8 Esports yang kerap kali mencuri objektif dari tangan musuh.

Lalu bagaimana jalannya pertandingan antara kedua tim senior ini? Apakah Hachiman akan steal Baron lagi? Simak recap berikut:

Game 1 (U8 1-0 PHX)


U8_PHX_1

Komposisi Tim U8 Esports:

  • Top: Jarvan IV (PotatoDragon)
  • Jungle: Kha’Zix (Hachiman)
  • Mid: Viktor (Radians)
  • ADC: Tristana (ZhenL)
  • Support: Lulu (Kaixa)

Ban: Zyra, Lucian, Thresh, Fiora, Elise

Komposisi Tim Phoenix All-Stars:

  • Top: Rumble (Luffy)
  • Jungle: Graves (Phoenix)
  • Mid: Orianna (apple)
  • ADC: Varus (Santana)
  • Support: Rakan (Gov)

Ban: Zac, Gragas, Galio, Ashe, Karma

MVP: Viktor (Radians)

U8_PHX_2

Permainan yang konsisten dari Hachiman pada early game, bisa mengangkatnya dan kawan-kawannya menuju ke kemenangan. Ia berhasil membuat play yang sangat bagus pada early game. Sebuah first blood juga ia dapatkan saat melakukan gank ke top lane dan membunuh seorang Luffy. Bahkan, lagi-lagi ia melakukan steal. Tetapi, kali ini ia melakukan steal untuk Dragon.

Tetapi, memasuki mid game, sebenarnya Phoenix All-Stars yang unggul. Ini karena skirmish yang dilakukan oleh kedua tim, tetapi berujung kemenangan dari Phoenix All-Stars. apple sangat bagus permainannya pada mid game. Oleh karena itu, U8 Esports terlihat seperti tertinggal ‘sedikit’.

Radians dengan Viktor-nya juga sangat mendominasi. Ia bisa mendapatkan 9 kill saat unggul di late game. Dan saat game berakhir, ia berhasil mendapatkan total 11 kill, terbanyak di dalam game dan predikat MVP pun bisa ia dapatkan.

3 Drake sudah dikuasai oleh U8 Esports, dan sekarang U8 Esports berbalik unggul di late game. Pada menit ke-33, U8 Esports berhasil menghancurkan 3 turret tier 3 dari Phoenix All-Stars dan 1 Inhibitor bot lane. Dan setelah itu, U8 Esports memukul mundur para member dari Phoenix All-Stars sampai base, dan akhirnya mereka menghancurkan Nexus pada menit ke-34. Skor kill 23-10.

Game 2 (U8 1-1 PHX)


U8_PHX_3

Komposisi Tim Phoenix All-Stars:

  • Top: Rumble (Luffy)
  • Jungle: Ivern (Phoenix)
  • Mid: Kassadin (apple)
  • ADC: Caitlyn (Santana)
  • Support: Alistar (Gov)

Ban: Syndra, Karma, Viktor, Jarvan IV, Zac

Komposisi Tim U8 Esports:

  • Top: Galio (PotatoDragon)
  • Jungle: Gragas (Hachiman)
  • Mid: Ahri (Radians)
  • ADC: Tristana (ZhenL)
  • Support: Braum (Kaixa)

Ban: Fiora, Thresh, Elise, Orianna, Lulu

MVP: Ivern (Phoenix) 

U8_PHX_4

Tadi Hachiman, sekarang Phoenix. Phoenix berhasil mendapatkan first blood saat sedang melakukan counter jungle terhadap Hachiman.

Permainan yang solid dari Phoenix All-Stars setelah kalah tadi di game pertama membuat mereka bangkit dan bisa memenangkan early game, jauh diatas U8 Esports. Mereka juga bisa mengambil 1 Drake, terhitung sampai di menit ke-20.

Split push dan pemilihan item yang sangat baik dari Luffy membuat Phoenix All-Stars bisa menang turret di top lane, dan saat itu juga mereka bisa menang dalam setiap teamfight. apple lagi-lagi bermain sangat bagus, dan support dari Phoenix juga sangat berarti baginya.

By the way, Phoenix memiliki 100% partisipasi dalam kill saat game berakhir.  Total nya ada 13 kill di dalam tim, dan semuanya pasti tertera nama Phoenix. Antara kill atau assist-nya. Inilah yang membuat ia bisa mengambil gelar MVP pada game kedua ini.

Pada menit ke-30, Phoenix All-Stars berhasil menghancurkan turret + inhibitor di top lane yang sejak tadi sudah terkena push oleh Luffy, dan langsung saja mengakhiri game dengan menghancurkan Nexus. Skor kill 13-4 dan perbedaan gold mencapai 11 ribu. Game pun berlanjut ke game ke-3.

Game 3 (U8 1-2 PHX)


U8_PHX_5

Komposisi Tim Phoenix All-Stars:

  • Top: Rumble (Luffy)
  • Jungle: Ivern (Phoenix)
  • Mid: Jayce (apple)
  • ADC: Lucian (Santana)
  • Support: Zyra (Gov)

Ban: Syndra, Viktor, Gragas, Jarvan IV, Zac

Komposisi Tim U8 Esports:

  • Top: Galio (PotatoDragon)
  • Jungle: Kha’Zix (Hachiman)
  • Mid: Taliyah (Lumba)
  • ADC: Caitlyn (ZhenL)
  • Support: Lulu (Kaixa)

Ban: Elise, Thresh, Alistar, Orianna, Ahri

MVP: Zyra (Gov) 

U8_PHX_6

Lagi-lagi, Rumble dipick oleh Luffy. Well, sepintas terlihat draft pick dari Phoenix All-Stars sama seperti game pertama, dimana mereka harus kalah dari U8 Esports. Tetapi, pada akhirnya mereka tidak kalah kok.

First blood berhasil didapatkan oleh Hachiman. Tetapi, di bot lane pada saat itu juga Santana berhasil mendapatkan 2 kill. Karena 2 kill oleh Santana inilah, ia bisa scaling dari early game sampai late game yang memang benar-benar bagus.

Sebenarnya pada game ini banyak kesalahan yang sering dilakukan oleh U8 Esports. Seperti face-check yang terlalu jauh, dan alasan-alasan klasik yang bisa membuat seseorang terbunuh. Gov, dengan Zyra-nya berhasil memberi support yang sangat baik bagi seluruh tim-nya. Ia adalah support dengan damage yang sangat besar, dan kontribusi untuk kill yang sangat besar juga. Sebanyak 83%.

Banyak teamfight juga yang terjadi pada game ini. Dan hampir seluruhnya dimenangkan oleh Phoenix All-Stars. Santana lagi-lagi berhasil mendapatkan banyak kill, dan terhitung sampai menit ke-20, ia berhasil mendapatkan 6 kill.

Phoenix All-Stars pun melakukan Baron pada menit ke-26. Dan U8 Esports yang pemainnya terlalu berpencar jauh pada saat ingin mencuri Baron, malah mereka semuanya mati dan terkena Ace. Dan setelah Ace ini, Phoenix All-Stars semakin mendominasi dan di setiap teamfight mereka selalu menang. Kekonsistenan mereka dalam menghadapi game kedua dan ketiga ini patut kita acungi jempol. Mereka berhasil menang pada menit ke-36 dengan skor kill 28-12 dan perbedaan gold sebanyak 20 ribu gold. Oh ya, Gov adalah MVP pada game ini.

 


Untuk melihat seluruh pertandingannya, kalian bisa melihat rekaman videonya di sini:

Itulah recap hari ke empat Legion LGS Summer 2017 pada minggu kedua! Untuk pertandingan selanjutnya, ada pertandingan dari GnF Esports melawan Headhunters pada pukul 13.00, dan Kamikaze melawan Phoenix All-Stars pada pukul 16.00, hanya di channel YouTube Garena League of Legends Indonesia! Stay tune!

Aldilla Adam

Rap and League of Legends seems to be a nice combination, right?

Facebook Twitter 

Leave a Reply