LGS Recap Week 5: Headhunters Tumbangkan Fortius

LGS Recap Week 5: Headhunters Tumbangkan Fortius
32190413353_332f6a71ad_k

DAY 1

LGS Spring 2017 kembali lagi! Di Week 5 Day 1 ini, ada 4 pertandingan yang sangat seru untuk disaksikan:

  • Match 1: Fortius vs Headhunters
  • Match 2: Platinum Gaming vs Kaliantusa
  • Match 3: PWN D1 vs Phoenix E-Sports
  • Match 4: Team NXL vs Eastern Rosters

Gak usah banyak omong lagi, langsung saja kita lihat recap pertandingannya!


Fortius vs Headhunters

Game 1

BIG MATCH di Week 5 ini. Dua tim teratas ini saling beradu untuk memenangkan pertandingan. Dan yang mengejutkan, Headhunters berhasil mengalahkan Fortius!

Headhunters sudah bermain sangat apik dari awal permainan. PorraBox yang menggunakan Shen sangat apik saat berduel dengan Square, dan tentunya ia memenangkan lane. Apalagi Spy, yang melawan mid laner nomor 1 di Indonesia, Beyond. Spy bahkan bisa mendominasi Beyond dan mendapatkan 4 kill di early game. Wow.

Bisa dibilang, Headhunters sangat mendominasi di semua lane, kecuali di bot lane yang memang sangatlah imbang di game ini. Kriss Kyle pun juga mendominasi Meocon. Lalu, mengapa bisa Spy mendapatkan 4 kill di early game? Karena Beyond menjadi incaran oleh Spy dan Kriss Kyle dari awal permainan. Meocon juga, dua pemain Vietnam ini sudah terbunuh 4 kali di early game. Ada apa gerangan?

Headhunters berhasil menyelesaikan game ini di menit ke-34, skor kill 8-23, dan perbedaan gold yang tidak sedikit, yaitu 8 ribu gold.

Game 2

Banyak orang yang mengira bahwa Fortius akan membantai Headhunters seperti pada pertemuan pertama, namun kenyataannya tidak.

Di game kedua ini, tidak jauh-jauh berbeda dari game pertama. Headhunters masih memimpin, dan bahkan memimpin sangat jauh dari awal pertandingan. Kriss Kyle berhasil mengcounter jungle si Meocon, dan mendapatkan First Blood pada awal pertandingan.

Dan di menit ke-30 pun, Headhunters berhasil memenangkan game melawan Fortius. Mengapa Fortius tilt di day pertama ini ya?


Platinum Gaming vs Kaliantusa

Game 1

Dari awal permainan sampai mid game, PG dan Kaliantusa sangat imbang dari segi kill, namun sangat beda di segi perbedaan gold. Memang imbang, dan di menit ke-12, Milly sudah mendapatkan 3 kill. Padahal ia support. Memang support Malzahar sedang kuat-kuat nya di patch ini.

Memasuki late game, di menit ke-30 an, Kaliantusa semakin mendominasi. Dan di menit ke-33, Kaliantusa berhasil mengakhiri game ini. KonekoChan menjadi pahlawan kemenangan dari Kaliantusa. Kontribusinya yang sangat tinggi di game menjadikannya MVP di game ini dengan hanya mati satu kali.

Game 2

Hampir sama dengan game pertama, di game kedua ini Kaliantusa mendominasi sejak awal.

Eits, tetapi pasti ada bedanya. Di game ini memang dari awal Kaliantusa sudah mendominasi, tetapi memasuki late game, Platinum Gaming mulai membunuh satu per satu pemain dari Kaliantusa, dan berbalik unggul dari kill. Tetapi, masih belum bisa memenangkan game ini.

Kaliantusa mengambil kemenangan game ini di menit ke-39. Permainan apik dari KamuiShirou patut diacungi jempol!


PWN D1 vs Phoenix E-Sports

32623802480_c3f997e7bd_k

Game 1

Pertempuran kecil di bot lane, membuat masing-masing tim mendapatkan 2 kill. Tetapi semenjak saat itu juga, skirmish-skirmish dari kedua tim ini selalu dimenangkan oleh Phoenix E-Sports. Benar-benar jauh dimenangkan oleh Phoenix.

Sampai di menit ke-27, Santana sebagai AD Carry yang menggunakan Sivir, mendapatkan frag 6 kill, 0 mati, dan 7 assist. Sampai di menit ke-28, game cepat ini berhasil dimenangkan oleh Phoenix E-Sports dengan skor kill 8-21 dan perbedaan gold mencapai 17 ribu.

Game 2

Kombo yang sangat baik dari Phoenix + Gov, membuat Phoenix E-Sports mensecure First Blood yang mungkin bisa dibilang agak lama, yaitu di menit ke-11. Yak, dan tidak jauh berbeda dari game pertama, Phoenix selalu bermain meledak setelah mendapatkan 1 kill.

Terbukti di menit ke-14, Binx berhasil mendapatkan Double kill. Permainan dari PWN D1 sangat terlalu dipaksakan, dan kesalahan sangat fatal dilakukan oleh PWN D1. Dan benar saja, game ini tidak berlangsung lama. 12-6 untuk kemenangan Phoenix E-Sports.


Team NXL> vs Eastern Rosters

Game 1

Saya pikir, dengan Eastern Rosters mendapatkan First Blood, mereka akan terus membunuh satu per-satu pemain dari NXL. Tetapi ternyata tidak. Sampai mid game, Eastern Rosters tertinggal oleh NXL.

apple bermain sangat apik menggunakan Ahri. Dan dengan hal inilah, Eastern Rosters mulai mengejar ketertinggalannya. Sampai di menit ke-32, kedudukan kill berbalik dengan skor 11-12 untuk Eastern Rosters. Tetapi, hanya selang beberapa menit kemudian, NXL kembali unggul lagi. Dan di menit ke-36, NXL berhasil menutup game ini dengan kemenangan.

NXL 1-0 Eastern Rosters.

Game 2

Lagi-lagi, Eastern Rosters berhasil mendapatkan First Blood. Dan lagi-lagi juga, mereka tertinggal sampai dengan mid-game.

Meskipun di kill kedua tim ini sangat imbang, tetapi di perbandingan gold, mereka terpaut sangatlah jauh. Pertempuran demi pertempuran selalu dimenangkan oleh Team NXL>. Oceans11 menjadi pahlawan kemenangan dari Team NXL> di game kedua ini.

Team NXL> menutup kemenangan di menit ke-29 dan berhasil memenangkan game melawan Eastern Rosters


DAY 2

LGS Week 5 hadir kembali! Kali ini, di hari kedua, dihiasi oleh pertandingan Big Match, antara Team NXL> melawan Phoenix E-Sports. Berikut adalah pertandingan hari ini:

  • Match 1 : Fortius vs Eastern Rosters
  • Match 2 : Team NXL vs Phoenix E-Sports
  • Match 3 : Headhunters vs Kaliantusa
  • Match 4 : Platinum Gaming vs PWN D1

Fortius vs Eastern Rosters

Game 1

Posisi pertama melawan posisi juru kunci, eh?

Mungkin banyak dari kalian yang mengira bahwa Fortius akan menang cepat saat melawan Eastern Rosters ini. Sayangnya, tidak. Lagi-lagi dari kemarin, Eastern Rosters berhasil mendapatkan First Blood terlebih dahulu. Bahkan 2 kill pertama. Sedikit pesan, jangan sekali-kali melakukan 1 vs 1 dengan Graves di junglenya sendiri. Atau nanti kena imbasnya sama seperti Meocon. Wakaka!

Tetapi dari Early sampai Late game, Fortius selalu memenangkan pertempuran yang ada di game. Sampai di menit ke-23, Fortius sudah berhasil memenangkan game ini dengan skor kill 24-11.

Game 2

Sangat tidak jauh berbeda dari game pertama. Meskipun begitu, masih ada bedanya meksipun sedikit. Kedua tim saling trading kill dari awal permainan sampai akhir permainan. Beda dengan game pertama yang memang sudah dimenangkan oleh Fortius.

Terbukti di menit ke-14, sudah 22 kill tercipta bagi kedua tim. Tetapi sayangnya, Fortius akhirnya menang jauh di late game. Mereka mengambil kemenangan di menit ke-24, dengan skor kill 17-41 dan Turret yang masih utuh. Wow jauh sekali. Eastern Rosters plz comeback!


Team NXL> vs Phoenix E-Sports

Game 1

Bertajuk Big Match, mungkin bisa dibilang kurang sepadan di game pertama ini.

Mengapa demikian? Karena NXL memenangkan game ini dengan sangat cepat. Hanya dengan 23 menit, NXL sudah berhasil menghancurkan Nexus dari Phoenix E-Sports. Whynuts bermain sangat apik dengan menggunakan Zed.

Mereka menyelesaikan game ini dengan skor kill 27-9, dan perbedaan gold 17 ribu. Phoenix E-Sports bahkan tidak menghancurkan 1 turret dari NXL pun.

Game 2

Comeback is real. Kembalinya Samux ke tim belum cukup kuat untuk membawa NXL menuju kemenangan saat melawan Phoenix E-Sports. Hanya mentok di draw.

Pasalnya, game kedua ini berbalik dari game pertama. Phoenix E-Sports sudah unggul jauuh diatas NXL semenjak awal-awal permainan. Dan yang patut dipertanyakan adalah permainan dari duo bot NXL. Samux dan Andre. Performa Andre tidak lebih baik saat ia menjadi AD Carry. Samux yang baru saja kembali bermain pun tidak bermain apik seperti yang diharapkan.

Phoenix E-Sports mengambil kemenangan di menit ke-30.


Headhunters vs Kaliantusa

Game 1

Pertukaran lane antara mid dan bot membuat hasil yang sangat buruk. Heidingdong yang menggunakan Karma harus mati 2 kali di awal, dan keduanya sangat sia-sia. Dan untuk farm pun, Heidingdong sangat susah melakukannya. Bisa dibilang hal ini merupakan hal buruk.

Dengan ini, Headhunters pun bisa unggul di lane manapun. Literally manapun. Mulai dari Top sampai Bot. Tetapi di menit ke-20, KamuiShirou berhasil mencuri Baron dari tangan Headhunters.

Tetapi di menit ke-30, Headhunters berhasil mengambil kemenangan. Jauh menurut saya, skor kill-nya 19-6 dan perbedaan goldnya mencapai 18 ribu gold.

Game 2

Dengan modal 1 kemenangan di game pertama, Headhunters bermain sangat agresif di game kedua ini. Tetapi keagresifan tersebut sangat diimbangi oleh Kaliantusa. Jadi kedua tim ini bermain cukup imbang di game kedua ini.

Tetapi sayangnya, memasuki mid game, pertempuran semakin sering terjadi. Dan alhasil, Headhunters selalu memenangkan pertempuran. Sampai-sampai di late game, Headhunters sangat mendominasi. Kriss Kyle bermain sangat apik menggunakan Kha’Zix. Dan dengan tidak susah, di menit ke-37, Headhunters menutup kemenangan dengan skor kill 27-37. Tidak sedikit juga ya jumlahnya.


Platinum Gaming vs PWN D1

Game 1

Sampai akhir early game, Platinum Gaming dan PWN D1 ini bermain sangat imbang. Tetapi semenjak memasuki Mid game, Platinum Gaming mulai mendominasi.

Dari kemarin, Malzahar dari Milly sangat bagus permainannya. Benar, memang sangat bagus. Meskipun di mid game Platinum Gaming mendominasi, bukan berarti PWN D1 kalah dengan begitu saja. PWN D1 melawan, dan akhirnya di late game keadaan pun berbalik. PWN D1 unggul.

Tetapi kalau hanya unggul di skor kill saja, masih belum bisa menang. Objektif dari Platinum Gaming lebih banyak. Dan akhirnya, Platinum Gaming memenangkan game ini dengan ketertinggalan skor kill 20-26 di menit ke-40. Lama juga ya.

Game 2

PWN D1 mendapatkan First Blood. Dan dari sinilah, PWN D1 mulai mengkontrol game ini. Mereka sangat mendominasi, dan di menit ke-14, sudah 3 Turret yang dihancurkan oleh para member dari PWN D1.

Dan benar, PWN D1 menang sangat mudah di menit ke-21. Dengan skor kill 21-5 dan perbedaan gold sebesar 16 ribu gold. Wow.


Demikian Recap dari LGS Week 5, kami akan kembali lagi di Week 6! Stay tune!

Aldilla Adam

Rap and League of Legends seems to be a nice combination, right?

Facebook Twitter 

Leave a Reply


comments