LGS Week 3: Fortius Menggila, Eastern Roster Mendapatkan Draw Pertama!

LGS Week 3: Fortius Menggila, Eastern Roster Mendapatkan Draw Pertama!
week3

Kembali lagi di League of Legends Garuda Series!

Kali ini di week ketiga, banyak pertandingan seru yang bisa kalian saksikan:

DAY 1

  • Match 1 : Headhunters vs Kaliantusa
  • Match 2 : Platinum Gaming vs PWN D1
  • Match 3 : Fortius vs Eastern Rosters
  • Match 4 : Team NXL vs Phoenix E-Sports

DAY 2

  • Match 1 : Eastern Rosters vs Platinum Gaming
  • Match 2 : Fortius vs Phoenix E-Sports
  • Match 3 : PWN D1 vs Kaliantusa
  • Match 4 : Team NXL vs Headhunters

Eastern Rosters masih berada di bawah klasemen LGS Spring 2017 ini dengan 0W, 0D, dan 5L. Kekalahan berturut-turut sampai 5 kali untuk Eastern Rosters mungkin sangat merugikan tim ini dan para fans-nya. Dapatkan Eastern Rosters mendapatkan kemenangan di week ketiga ini?

Untuk hari kedua, terdapat dua pertandingan big match antara tim dengan nama-nama besar. Yakni Fortius vs Phoenix E-Sports dan Team NXL vs Headhunters.

Salah satu dari pertandingan big match tersebut masuk dalam match of the week kali ini, yaitu Team NXL melawan Headhunters:


DAY 1

Headhunters vs Kaliantusa


Game 1

Efek burn dari Rengar yang dimainkan oleh Kriss Kyle belum bisa membunuh seorang KonekoChan dengan Poppy-nya di top lane pada menit ke-4. Malahan, Kriss Kyle terkena first blood oleh KamuiShirou. Tetapi apadaya, Headhunters sangatlah mendominasi di game pertama ini.

Segelintir kesalahan dilakukan oleh para pemain dari Kaliantusa. Duo bot lane mereka, Anxiety dan Qoui tidak berkutik melawan Sunny dan Cruzher. Sesaat setelah Headhunters menggempur bot-lane, Kaliantusa sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Dan di menit ke-23, Headhunters sudah mengunci kemenangan. 1-0 untuk Headhunters.

Game 2

Lagi-lagi, Headhunters mendominasi Kaliantusa.

Tetapi, di awal-awal pertandingan pada menit 1-5, banyak kesalahan yang dilakukan oleh Headhunters. Tepatnya saat pertarungan di top lane. Tapi, karena saking kuatnya PorraBox + Kriss Kyle, Headhunters dapat mengimbangi keunggulan dari Kaliantusa sampai mengunggulinya.

Sangat banyak pertempuran yang terjadi di game ini. Buktinya, sampai menit ke-20, sudah ada 28 kill dari kedua tim. Sunny dari Headhunters mendapatkan Quadra Kill di game ini, dan berhasil membuat Headhunters menang di menit ke-30 dengan skor kill 18-38.

Platinum Gaming vs PWN D1


Game 1

Failed Flash + Q dari Milly yang menggunakan Braum sangatlah fatal. Tetapi seolah menutupi kesalahan dari Milly, Nishimiya yang menggunakan Jarvan IV melakukan gank terhadap bot lane dan akhirnya ia dan Rim Audience masing-masing mendapatkan 1 kill terhadap Dream dan Kaixa. Tetapi kesalahan dilakukan lagi oleh Platinum Gaming. Mereka akan menaklukkan Infernal Drake, tetapi dengan health yang sangat sedikit. Jadinya, PWN D1 pun bisa dengan mudah mengambil Infernal Drake + Double Kill oleh Hachiman.

Platinum Gaming sangat mendominasi di awal-awal permainan. Tetapi di menit ke-34, permainan apik dari Hachiman membawa PWN D1 hampir mendapatkan Ace, dan hanya menyisakan Nishimiya. Tetapi seorang Nishimiya tidak dapat berbuat apa-apa. PWN D1 mengambil game pertama ini dengan kemenangan.

Game 2

Setelah menerima kekalahan dari PWN D1, Platinum Gaming berusaha untuk bangkit di game kedua ini. Mengejutkannya, PWN D1 melakukan pick untuk Camille, dan ditempatkan sebagai Support. Wow.

First Blood didapatkan oleh Lumba. Kendati demikian, permainan agresif dari duo bot lane PWN D1 malah membahayakan mereka, dan alhasil satu kill pun didapatkan oleh Support dari PG, Kaixa.

Pertandingan menjadi semakin intense di late game, dan game ini berakhir dengan skor kill 21-26. Memang dari awal, PG memimpin dan mendominasi PWN D1. Kecuali di top dan jungle, PG kalah. Tetapi permainan apik dari Rim Audience dengan Jinx membawa PG menuju ke kemenangan. Match ini berakhir dengan draw.

Fortius vs Eastern Rosters


Game 1

Singkat saja, Fortius sangat mendominasi. Meskipun awalnya Eastern Roster mendapatkan first blood terhadap Meocon, tetapi Fortius berhasil membalikkan first blood tersebut dengan kemenangan.

Square menjadi MVP di game ini. Ia menyelesaikan game dengan frag 5/0/8. Diimbangi dengan dua pemain impor dari Vietnam yang masing-masing mendapatkan frag 6/2/8 dan 5/1/5. Dan yang paling pentingnya, Fortius berhasil menyelesaikan game ini di menit ke-18, dan termasuk game yang sangat cepat di League of Legends Garuda Series.

Game 2

Lagi dan lagi, Fortius sangat mendominasi dari awal game dimulai. Mereka mendapatkan skor kill 4-0 sebelum Meocon terbunuh oleh Smiley di bot lane. Tetapi, Eastern Roster tidak menyerah begitu saja.

Pertandingan menginjak menit ke-14, pause terjadi. Mungkin karena ada masalah koneksi.

Tetapi pause tersebut tidak membuat Eastern Roster bisa membalikkan keadaan. Fortius masih tetap mendominasi. Bukan main, Zed yang dimainkan oleh apple pun sangat jatuh dengan frag 2/12/2. Game ini selesai dengan skor kill 18-39 dan dimenangkan oleh Fortius. Bahkan perbedaan gold dari kedua tim ini hampir mencapai 20 ribu gold. Wowwww.

Team NXL> vs Phoenix Esports


Game 1

Inspire dari Phoenix E-Sports mendapatkan first blood terhadap rubeN di top lane. Inilah yang mengawali dominasi dari Phoenix E-Sports.

Bukan hanya dominasi saja, tetapi sangat-sangat mendominasi. Bahkan di menit ke-31, skor kill dari pertandingan ini sudah mencapai 8-29. Untuk Phoenix E-Sports tentunya. Perbedaan gold pun sudah mencapai 18 ribu gold. Wow. Dengan ini, Phoenix E-Sports memenangkan game pertama melawan sang juara bertahan LGS ini.

Game 2

Tidak jauh berbeda dari game pertama, Phoenix E-Sports masih saja mendominasi di game kedua ini.

Permainan apik dari duo bot lane Phoenix E-Sports sangat menentukan kemenangan dari Phoenix E-Sports. Mereka membantai duo bot lane dari NXL. Binx juga bermain sangat apik, dan menyelesaikan game dengan frag 9/1/10. Performa Phoenix yang sangat menggebu-gebu dari week pertama juga menentukan kemenangan dari Phoenix E-Sports.

Overall, Phoenix E-Sports bermain sangat baik di minggu ketiga hari pertama ini. Tetapi untuk NXL, entah mengapa di game ini mereka bermain sangat buruk. Samux dan Andre menyelesaikan game ini dengan sangat buruk, dengan frag masing-masing 0/7/3 dan 0/8/5.


DAY 2

Eastern Rosters vs Platinum Gaming


Dua tim pendatang baru di LGS saling beradu!

Game 1

Smiley membunuh Lv 1 yang menggunakan Varus dengan sangat apik di awal-awal pertandingan dan menjadikan first blood bagi Eastern Rosters. Bukan hanya itu saja, Khazix dari Owns pun mampu melakukan solo kill terhadap Nishimiya.

Mungkin jarang dari kalian penikmat LGS melihat hal ini, tetapi Eastern Rosters benar-benar mendominasi dari awal pertandingan sampai dengan akhir pertandingan. Meskipun ada sedikit pause. Eastern Rosters menyelesaikan game ini dengan skor kill 17-7, dan permainan apik dari Owns patut kita puji.

Game 2

Sayang sekali, di game kedua ini pertandingan berbanding terbalik dari game pertama.

Lv 1 yang menggantikan Rim Audience bermain sangat-sangat-sangatlah bagus dengan Ashe. 10 kill dan 1 mati. Early game dari pertandingan ini sangat didominasi oleh Platinum Gaming. Banyak kesalahan yang dilakukan oleh Eastern Rosters, berbeda dengan game pertama.

Banyak multi kill yang terjadi di game ini, Ripped Jeans yang menggunakan Viktor pun tidak buruk. Di menit ke-28, PG mengakhiri pertandingan ini dengan skor kill 30-11 dan memberikan draw untuk keduanya.

Fortius vs Phoenix E-Sports


BIG MATCH!

Game 1

Game selama 32 menit ini berhasil memberikan penonton sedikit heart attack. Termasuk saya sendiri.

Mengapa? Karena di early game kedua tim ini sangatlah imbang. Double kill dari Inspire dengan Kled di top lane pada awal-awal permainan sangat membuat kepercayaan diri dari Phoenix E-Sports menjadi tinggi. Bahkan sampai menit ke-10, Phoenix E-Sports masih memimpin skor kill.

TETAPI, sudah beda cerita di mid-late game. Fortius berbalik unggul. Dibuktikan di menit ke-26 mereka sudah unggul 9 ribu gold, dan itu angka yang lumayan banyak. Akhirnya, Ace di menit ke-31 membuahkan kemenangan bagi Fortius.

Game 2

Chupper x Rofens = OP. Mereka sangat mendominasi di game kedua ini.

Meskipun lagi-lagi Fortius tertinggal kill di early game, mereka juga lagi-lagi menggila di mid-late game. Sama seperti game pertama. Banyak clash yang terjadi di game ini.

Tapi pada akhirnya, di menit ke-28, Fortius berhasil men-secure kemenangan dengan surplus gold 18 ribu + 16-30 skor kill. Selamat untuk Fortius!

PWN D1 vs Kaliantusa


Game 1

Kaliantusa. Dominate. The. Early. Game.

Benar, Kaliantusa sangat mendominasi di early game. ANXIETY/ENSAYETI bermain sangat apik di game ini. Mengambil beberapa kill-kill penting di early-mid game yang membuatnya sangat kuat.

Meskipun PWN D1 hampir mengimbangi permainan dari Kaliantusa, tetapi Kaliantusa tetap mengambil kemenangan di game pertama ini di menit ke-30.

Game 2

Lagi-lagi ENSAYETI bermain dengan sangat bagus. Kali ini menggunakan Jhin. Di awal-awal game, KamuiShirou di solo kill oleh Hachiman, di jungle-nya sendiri. Banyak yang mengira Kaliantusa akan kalah, tetapi tidak demikian.

Triple Kill dari ENSAYETI pun serontak mengejutkan semua orang. Dari sini, Kaliantusa mulai mengejar ketertinggalan-nya. Dan di menit ke-30, Kaliantusa berhasil memenangkan pertandingan ini.

Team NXL vs Headhunters


Spoiler; Match of the Week!

Game 1

Bertajuk match of the week, terdapat NXL melawan H2. Dan pertandingan sangatlah intense.

Kedua tim saling bertukar kill dari awal permainan sampai akhir dari game ini. Clash 5v5 pertama membuahkan hasil 3 kill bagi NXL, dan 1 kill bagi H2. Andre yang biasanya menjadi support, kali ini posisi-nya digantikan oleh Vinsanity dan Andre bermain sebagai AD Carry. Tidak buruk juga, karena ia menyelesaikan game dengan frag 7/3/12. Semua member dari NXL bermain sangatlah apik.

Gold difference di game pertama ini sangat tidak stabil, karena sering berpindah-pindah. Awalnya ke tangan NXL, lalu pindah ke H2, dan begitu terus sampai late game. Di late game pun mereka juga sangat imbang. Dengan 3 Drake dan 1 Baron, NXL berhasil memenangkan game pertama di menit ke-46.

Game 2

Comeback is real?

Headhunters yang tertinggal di awal, benar-benar membalikkan keadaan di late game.

Lagi-lagi, game antara kedua tim ini berjalan sangat intense. Mulai dari early game sampai late game. Wow. Bahkan di late game, Whynuts mendapatkan Quadra Kill.

Tetapi Quadra Kill tersebut belum membuat NXL memenangkan game. Headhunters mengambil Baron + Elder Drake, dan mereka memenangkan pertandingan ini. Di menit ke-43 dan total kill sebanyak 50, game ini sangatlah intense dan dimenangkan oleh Headhunters. Draw is real di big match.


Begitulah recap dari Week 3 LGS Spring 2017 ini, saksikan terus LGS setiap Sabtu dan Minggu!

Aldilla Adam

Rap and League of Legends seems to be a nice combination, right?

Facebook Twitter 

Leave a Reply


comments