Likkrit: Albus Nox Telah Menipu Kami!

Likkrit: Albus Nox Telah Menipu Kami!
likkrit5

Masih ingat dengan satu-satunya tim Wildcard yang pernah lolos ke Quarterfinal 2016 World Championship, Albus Nox Luna? Akan tetapi, setelah Worlds, Albus Nox akhirnya dibeli oleh label organisasi baru, M19. Baru saja, Melalui streaming Twitchnya, Likkrit mengeluarkan statement bahwa organisasi lama mereka, Albus Nox Luna telah mengiming-imingi pemain dengan uang dan menipu pemain mereka.

Kita mungkin merasa tidak ada permasalahan lama diantara Albus Nox Luna dan pemain mereka. Akan tetapi, semua itu salah. Likkrit yang menjadi salah satu icon Albus Nox dengan brand supportnya telah membuat statement baru. Pembeberan ini dikarenakan Likkrit sedang dalam mood yang sangat buruk dan membahas tentang Albus Nox Luna.

Likkrit menyebutkan bahwa Albus Nox adalah tim yang menipu semuanya, baik pemain, staf maupun semua orang. Likkrit juga tidak terlalu mengenal orang dibalik tim ini dan dia terlihat menipu. Mereka menjanjikan para pemain sekian gaji, ini dan itu. Tetapi dia tetap tidak menerima gajinya selama 3 bulan selama Likkrit bermain dengan tim ini. Padahal, para pemain menunjukkan hasil yang tidak disangka-sangka orang, tetapi Mr. Byrduko (yang sepertinya adalah pemilik dari Albus Nox Luna) memutuskan untuk menipu pemain dan staf.

Tak hanya itu, ia juga ikut mengkritik League of Legends di region CIS. Masih ingat dengan keluarnya Vitrus.pro dan beberapa tim lain dari region ini? Hal itu adalah salah satunya. Ia juga turut mengkritik tim Vitrus.pro yang menuntut terlalu banyak meminta. Karena Vitrus.pro telah terbiasa dengan pemain DotA2 tetapi tidak biasa dengan Rookie League of Legends.

Likkrit memang tidak terlalu merasakan ini. Karena ia merupakan pemain bintang. Tetapi ia merasa tidak enak dengan pemain lain yang dimana rata-rata gaji pemain di region CIS sangat kecil.

Beberapa kasus yang dikatakan Likkrit ini membuktikan bahwa region CIS memang harus diperhatikan lebih oleh Riot Games. Region CIS hampir menjadi region mati karena hal tersebut. Mulai dari manajemen yang buruk, sponsor yang tidak terlalu memperhatikan mereka, hingga banyaknya tuntutan dari tim dan sponsor membuat pemain CIS kesulitan bertahan hidup.


Well, Riot Games, terutama yang bertugas di region CIS, ini tugas kalian.

Sumber

Rafki R. Kurnia

Just a little biographical information to fill my profile.

Facebook 

Leave a Reply