MarkZ Dan Kobe Ungkapkan Alasan Sebenarnya di Balik Pencadangan Cody Sun

MarkZ Dan Kobe Ungkapkan Alasan Sebenarnya di Balik Pencadangan Cody Sun
MarkZ-and-Kobe(1)

Keputusan 100 Thieves membangkucadangkan Cody Sun dan memutuskan untuk memainkan AD Carry 100 Academy Rikara pada babak Semifinal NA LCS Summer Playoffs 2018 masih menjadi perbincangan sampai saat ini. Banyak yang merasa heran dengan keputusan tim pelatih 100 Thieves untuk membangkucadangkan pemain intinya di laga penting tersebut.

Ditambah lagi klarifikasi yang dikeluarkan oleh Cody Sun juga juga tidak membuat keadaan semakin membaik. Keputusan 100 Thieves yang meminta Cody Sun untuk menetap di Gaming House saat laga Semifinal dan alasan Cody Sun dibangkucadangkan karena “keputusan tim pelatih yang tidak bisa diganggu gugat” semakin membuat orang bertanya-tanya mengenai kapasitas tim pelatih 100 Thieves.

“Drama” ini semakin bertambah keruh saat MarkZ dan Kobe mengungkapkan alasan sebenarnya dibalik pencadangan Cody Sun. Lewat acara rutin milik Travis Gafford yang berjudul Hotline League, kedua komentator ini menyatakan bahwa masalah ego menjadi alasan utama Cody Sun dibangkucadangkan.

“Karena Cody Sun memiliki ego yang besar, Aphromoo tidak mau bermain dengannya. Begitulah yang kudengar dari beberapa sumber dan interview. Aphromoo sering menyatakan bahwa Cody Sun memiliki suara yang kuat didalam tim,” ucap MarkZ.

Kemudian Kobe juga menambahkan beberapa hal yang semakin memperkuat pernyataan MarkZ. “Saya juga mendengar dari beberapa pemain lain, yang namanya belum disebut, bahwa Cody Sun mempunyai opini yang sangat kuat mengenai seperti apa permainan harus berjalan meskipun orang lain mempunyai pendapat yang berbeda dengannya.”

Berdasarkan pernyataan kedua komentator tersebut, jika melihat mengenai ego yang dimiliki oleh Cody Sun mungkin alasan 100 Thieves membangkucadangkan dirinya bisa terdengar masuk akal. Namun yang menjadi masalah adalah pembangkucadangan ini dilakukan menjelang laga yang penting bagi 100 Thieves dan berpengaruh terhadap perjalanan mereka menuju NA LCS Summer Finals 2018 dan Worlds 2018.

Aphromoo dan Cody Sun

Masalah ini juga semakin membuat komunitas mempertanyakan keputusan 100 Thieves dalam menangani masalah pemain. Sebelumnya ada masalah mengenai Meteos pada beberapa waktu lalu yang secara tiba-tiba pindah ke FlyQuest Academy. Kalian bisa membaca dramanya di sini.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply