Mengapa Barter Jungler CLG dan Immortals Berhasil?

Mengapa Barter Jungler CLG dan Immortals Berhasil?

 

dardoch and xmithie

Ketika Counter Logic Gaming dan Immortals mengumumkan mereka akan menukar jungler mereka masing-masing antara Jake “Xmithie” Puchero dengan Joshua “Dardoch” Hartnett, fans NA LCS langsung memberikan reaksi negatif.

Kenyataanya ternyata tidak seperti yang fans takutkan. Ketakutan tentang pertukaran ini dari awal sudah dipatahkan oleh masing-masing jungler. Mereka benar-benar bertalenta meskipun dulu keadaan mereka masing-masing sangat buruk.

Disamping itu, keuntungan untuk Counter Logic Gaming sangat terlihat. Pertukaran itu bagi mereka adalah mempertahankan konsistensi mereka, mereka mendapatkan satu dari sekian jungler terbaik di NA, sekarang mereka berada di puncak, dan baru saja mendapatkan atmosfer mereka.

Dardoch langsung memperlihatkan tipe jungler terbaru untuk CLG. Di mana mereka telah lama bergantung kepada dua tipe jungler yang berbeda selama lima tahun belakangan. Dunia kompetitif mulai berubah ke Carry style jungler mengikuti kesuksesan jungler korea In-seok “Insec” Choi saat spring dan Winter Splits pada tahun 2013 lalu. Akhirnya, CLG berhasil melakukan hal yg sama dengan Dardoch memberikan kesempatan kepada sang jungler yang mampu mengambil bagian besar dari jumlah Kill dan Damage tim.

standing
Kedua tim kini ada di papan atas klasemen

Jika tim khawatir tentang damagenya, itu membuka kemungkinan lane lain untuk menjadi carry. Sebagai kasus, bukan kebetulan setelah minggu pertama AD Carry Counter Logic Gaming, Trevor “Stixxay” Hayes menjadi AD Carry dengan rata-rata kill per game tertinggi di NA LCS.

Dardoch memberikan CLG kebebasan yang beum pernah mereka rasakans sebelumnya. Mereka sangat yakin bahwa apapun yang terjadi didalam game, mereka akan mempunyai seorang player yang mampu menjadi Carry. Dimana tepatnya itulah yang dibutuhkan tim seperti CLG yang tidak mempunyai Carry sendiri.

Tapi itu bukanlah pukulan untuk Xmithie. Faktanya, ketika minggu pertama di Immortal, Xmithie sudah memperlihatkan apakah dia pantas untuk tim tersebut. Pada split terakhir  dia sudah memperlihatkan bakatnya yang terbaik kepada tim agar dapat mencari strategi terbaik mereka.

Dengan keputusan Immortal yang memindahkan Dardoch,  membuka potensi toplaner Ho-Jong ”Flame” Lee dan midlaner Eugene “Pobelter” Park pada Role masing-masing mereka untuk meng-Carry tim. Faktanya, pada minggu pertama dan kedua NA LCS, total KDA mereka masing-masing +11 dan +10.

Dalam dua seri yang mereka mainkan sejauh ini, kedua pemain tampak sangat berubah. Setelah beberapa tahun bermain secara pasif. Keduanya tampak percaya diri, agresif dan siap melangkah lebih jauh. Tapi masih terlalu dini untuk melihat seberapa besar kepercayaan diri mereka kembali.

Sepertinya pertukaran jungle antara CLG dan Immortal memiliki dampak yang bagus bagi CLG tapi masih belum bekerja pada Immortal. Apapun itu, kedua player masih harus melakukan penyesuaian di masing-masing tim.

Rafki R. Kurnia

Just a little biographical information to fill my profile.

Facebook 

Leave a Reply