Mengenal Dyrus, Legenda Hidup Team SoloMid

Mengenal Dyrus, Legenda Hidup Team SoloMid

dyrus

Marcus “Dyrus” Hill merupakan mantan pemain profesional League of Legends yang pernah bermain bagi Team SoloMid. Sekarang, Dyrus menjadi seorang streamer bagi Team SoloMid.

Dyrus adalah pria berkebangsaan Amerika Serikat yang berasal dari Honolulu, Hawaii. Dyrus dikenal dengan kemampuannya memainkan champions, seperti Singed, Jax dan Irelia.

Dyrus telah bermain League of Legends sejak season 1. Dyrus baru bergabung bersama Team SoloMid dimulai dari season 2. Di season 2, ia bergabung setelah TheRainMan memutuskan keluar dari TSM di Maret 2012. Bersama TSM, di season 2, Dyrus memperoleh gelar IPL 4 (IGN Pro League Season 4 di Las Vegas), MLG Anaheim (Major League Gaming), IPL Face Off: San Francisco (IPL di San Francisco), dan GIGABYTE Esports LAN (GESL di California). TSM berhak lolos ke Worlds berkat poin yang telah mereka kumpulkan dan menjadi unggulan pertama dari NA. Di Worlds, TSM lolos ke quarterfinal sebelum kalah dari tim Azubu Frost.

Season 3 bersama TSM, Dyrus kembali melanjutkan kiprahnya dengan membawa TSM menjadi urutan pertama dengan winrate 75%. TSM lolos hingga ke babak final. TSM menghadapi Cloud9 di partai final dan harus puas menerima kekalahan di partai final. Di Worlds, TSM gagal melaju ke babak selanjutnya setelah harus puas di posisi 3 pada grup stage.

Season 4, Dyrus berhasil membawa TSM ke partai final NA LCS. Di spring split, TSM harus tumbang dengan skor telak 3-0 dari Cloud9 namun hal ini dapat dibalas dengan baik oleh TSM dengan memenangkan NA LCS di summer split dengan skor 3-2 melawan Cloud9. Di Worlds, TSM harus bersaing dengan Star Horn Royal Club, SK Gaming dan Taipei Assassins. Dyrus membawa TSM lolos dari grup maut ini namun harus kalah di babak quarter final oleh Samsung White.

dyrus

Season 5 merupakan musim terakhir bagi Dyrus. TSM memulai spring split dengan baik. Mereka memenangkan 8 pertandingan dari total 10 pertandingan yang mereka jalani. TSM berhasil memperoleh gelar juara NA LCS Spring Split 2015, dengan mengalahkan rival abadi mereka, yaitu Cloud9. Keberhasilan ini membuat TSM diundang ke IEM Season IX World Championship. Mereka menjadi juara setelah mengalahkan tim-tim ternama, seperti Team WE, CJ Entus dan yoe Flash Wolves. TSM membuat sejarah baru dengan menjadi satu-satunya tim NA yang berhasil menjadi juara di kejuaraan yang dihadiri tim-tim Korea.

Summer Split 2015, TSM berhasil melaju hingga ke babak final. Namun, langkah mereka harus terhenti setelah mereka dikalahkan Counter Logic Gaming dengan skor 3-0.  TSM masih berhak lolos ke Worlds karena mereka berhasil menjadi juara di Spring Split sebelumnya. Di Worlds, TSM tergabung ke grup maut bersama LGD Gaming, KT Rolster dan Origen.  TSM tidak dapat berbuat banyak di grup ini, Origen yang sedang perform dengan baik maka Origen dan KT Rolster berhasil melaju ke babak selanjutnya. Di pertandingan terakhirnya, TSM harus kalah dari LGD Gaming. Setelah pertandingan tersebut, Dyrus menerima tepuk tangan yang sangat meriah dari para penonton serta interview sebagai penghargaan bagi dirinya.

Saat ini, Dyrus mengaku menikmati perjalanan karirnya. Dyrus masih aktif bermain namun hanya sebagai streamer Team SoloMid dan tidak bermain untuk pertandingan kompetitif lagi.

Aris "nierr" Nugraha S

Leave a Reply


comments