Mengenal YiJin, Jungler 17 Tahun yang Pimpin EVOS di MSI 2018

Mengenal YiJin, Jungler 17 Tahun yang Pimpin EVOS di MSI 2018
yijin

Tim itu sudah bukan GAM lagi, dan orangnya sudah bukan Levi lagi. YiJin pasti sekarang tengah menjadi topik pembicaraan terlaris di Vietnam. Untuk kalian yang mengikuti perkembangan esports dari tahun ke tahun pasti kenal dengan GAM (Gigabyte Marines), tim perwakilan dari Asia Tenggara yang tampil hebat dalam beberapa terakhir.

Namun sayangnya, sekarang sudah tidak ada kedua nama di atas. Yang ada adalah Evos, dan YiJin. Setelah pertandingan antara Evos melawan Suppermassive pada babak final kualifikasi Play-In 1 ke MSI 2018, pemain yang berposisi sebagai Jungler ini berhasil memimpin rekan-rekannya maju untuk pertama kalinya ke turnamen League of Legends terbesar di pertengahan tahun 2018 ini.

EVOS Esports
Evos adalah pahlawan baru Vietnam

Berposisi sama seperti Levi, YiJin mulai dibanding-bandingkan dengan Jungler yang kini sudah bermain di North America tersebut. Dari segi skill, mungkin persamaan yang paling terlihat adalah sisi agresifitas yang diperagakan oleh keduanya. Namun selain itu, ternyata mereka juga memiliki beberapa perbedaan yang cukup mencolok. Salah satunya adalah YiJin yang masih berusia 17 tahun, atau 3 tahun lebih muda dari Levi!

Yijin memulai karirnya sebagai pemain League of Legends sejak usia 13 tahun, dan sudah masuk tim sekelas Saigon Joker di usia 15 tahun. Di sana, performanya mungkin belum terlalu terlihat, mengingat performa Saigon Joker sendiri yang belum terlalu kuat seperti tim-tim Vietnam sekarang. Setelah Saigon Joker ditinggalkan oleh para pemainnya, nasib pemain yang bernama lengkap Nguyễn Lê Hải Đăng ini sempat mengambang, dan harus bermain dengan tim kecil bernama BinhThanh Gaming.

Skuad lama EVOS

Pada waktu itu, Evos baru membentuk dinasti mereka di League of Legends di divisi dua Vietnam, dan nama YiJin masuk ke dalam pemain incarannya. Untuk skuad awal, YiJin juga sempat bermain bersama the Chupper, ADC asal Indonesia, dan juga Beyond, yang keduanya berasal dari tim Fortius. Meskipun tampil di turnamen kelas dua, YiJin sudah bisa menunjukkan performa briliannya meskipun berusia relatif muda dibandingkan pemain-pemainnya.

Setelah berhasil menjuarai VCSB tersebut, Evos promosi ke VCSA, dengan materi tim yang sudah sangat solid berkat kedatangan Warzone, Stark, Slay, dan juga RonOP. Alhasil, mereka pun berhasil mematahkan dominasi GAM, dan pergi sebagai perwakilan Asia Tenggara (meskipun sekarang sudah memiliki Slot tersendiri), di MSI 2018.

YiJin akan berkesempatan beradu taktik Jungle dengan Xmithie
YiJin akan berkesempatan beradu taktik Jungle dengan Xmithie

Kompetisi MSI 2018 ini adalah kompetisi tertinggi yang pernah diikuti oleh YiJin, dan mungkin sebagian besar dari pemain Evos kecuali Stark dan Slay yang pernah melakukannya bersama GAM. Namun begitu, terlihat bahwa YiJin sama sekali tidak gugup dan tidak kalah hebat jika dibandingkan dengan tim-tim kuat perwakilan dari Region lain.

Dengan petualangan Evos yang akan dipertemukan dengan tim-tim papan atas seperti Team Liquid, Flash Wolves, serta Kingzone DragonX, entah apapun hasilnya bagi YiJin, hal itu sudah merupakan peningkatan yang dialami oleh YiJin dan Evos secara keseluruhan. Publik Vietnam tentunya akan sangat bangga dengan tim yang satu ini. Supermassive Gaming baru saja permulaan, dan masih akan ada tim kuat lainnya yang harus mereka taklukkan.


Selamat kepada Evos yang telah berhasil mencapai babak utama MSI 2018, dan selamat juga untuk YiJin untuk MSI pertamamu!

Raka Marko

Leave a Reply


comments