Meninjau Kembali Para Tim Peserta NA LCS 2017

Meninjau Kembali Para Tim Peserta NA LCS 2017

nalcs_1

Dengan NA LCS spring split 2017 yang akan segera dimulai pada 20 Januari, maka sekarang adalah waktu yang tepat untuk melihat semua tim lebih dalam, apa saja gerakan yang mereka buat, dan di mana mereka sekarang dibandingkan tim-tim lainnya.

Saya akan membagi tim-timnya menjadi tiga tier. Posisi sebuah tim dalam sebuah tier dibandingkan dengan tim lain di tier tersebut tidak terlalu penting. Satu-satunya sistem ranking yang ada hanya ketiga tier.


TIER TERATAS

Tim berikut ini adalah tim teratas yang akan bermain di season ini dan digadang-gadang akan memenangkan split ini.

Cloud9


1280px-cloud9_logo-svg

Perubahan:

  • Meteos > Contractz

Roster Sekarang:

  • Top – Jung “Impact” Eon-yeong
  • Jungle – Juan “Contractz” Arturo Garcia
  • Mid – Nicolaj “Jensen” Jensen
  • ADC – Zachary “Sneaky” Scuderi
  • Support – Andy “Smoothie” Te

Cloud9 memiliki penampilan yang sangat baik pada World Championship 2016, dan berhasil masuk ke dalam quarterfinals, tetapi kalah dari runner up Worlds yaitu Samsung Galaxy. Cloud9 memasuki season ini dengan perubahan pada junglernya. Mereka membawa Contractz dari tim Cloud9 Challenger (yang sekarang berubah menjadi FlyQuest) untuk menggantikan Meteos, yang sekarang menjadi cadangan.

Bersamaan dengan itu, Cloud9 memboyong mantan pemain top laner Apex, Ray sebagai cadangan dari Impact. Mungkin Ray tidak akan sering kita lihat, tetapi Contractz akan sering kita lihat karena ia masuk pada starting lineup.

Pemain kunci – Contractz: Spring split ini akan menjadi yang pertama bagi Contractz, setelah mendominasi Challenger Series dan membuktikan bahwa ia adalah jungler yang sangat baik. Split ini akan menjadi sebuah test untuk dirinya, karena ia harus melawan jungler veteran seperti Xmithie dan Reignover.

Team SoloMid


team_solomid_logo-svg

Perubahan:

  • Doublelift > Wildturtle

Roster Sekarang:

Setelah penampilan yang kurang apik di World Championship, dimana TSM lagi-lagi gagal dan tereliminasi di fase grup, Doublelift mengejutkan dunia dengan mengumumkan bahwa dirinya mengambil break dari permainan professional. Lalu Doublelift digantikan oleh AD Carry yang sempat digantikannya, yaitu Wildturtle. Wildturtle akan memberikan perubahan mekanik yang akan lebih baik daripada Doublelift.

Bjergsen mungkin akan kembali menjadi shotcaller menggantikan Doublelift, atau malah Svenskeren yang akan naik menjadi shotcaller. Hauntzer harus kembali fit seperti summer split tahun lalu agar TSM dapat menjadi lebih baik. Biofrost mungkin akan menjadi pemain krusial di tim, dan ia harus kehilangan bimbingan dari Doublelift dan digantikan oleh Wildturtle.

Pemain kunci – Biofrost: Meskipun Biofrost memiliki season rookie yang sangat baik, masih ada beberapa lubang yang harus di perbaiki di semua gamenya. Dengan AD Carry baru yang harus bekerja dengannya, perkembangan dari Biofrost sangat penting untuk kesuksesan TSM.

Dignitas/Apex


dig

Perubahan:

  • Ray > Ssumday
  • Shrimp > Chaser
  • Apollo > LOD

Roster Sekarang:

  • Top – Kim “Ssumday” Chan-ho
  • Jungle – Lee “Chaser” Sang-hyun
  • Mid – Jang “Keane” Lae-young
  • ADC – Benjamin “LOD” deMunck
  • Support – Alex “Xpecial” Chu

Setelah satu season tidak masuk di dalam LCS, Dignitas sekarang kembali dan tim mereka menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Diatas kertas, Dignitas memiliki duo top/jungle di LCS season ini dengan mantan top laner KT Rolster Ssumday dan mantan jungler Longzhu Gaming Chaser.

Dengan mid laner yang tidak perlu diragukan lagi, Keane dan duo bot yang sangat solid yaitu LOD dan Xpecial, mungkin Chaser akan lebih mudah untuk membantu Ssumday untuk snowballing. Mungkin salah satu masalah dari tim ini adalah shot calling, karena season sebelumnya Apex membutuhkan banyak waktu untuk menemukan shotcallernya.

Hal baiknya, seteah meninggalkan LCS dengan poin yang sangatlah rendah, sekarang mereka kembali ke LCS dengan salah satu tim yang kuat di liganya. Welcome back, Dignitas.

Pemain kunci – LOD: LOD memiliki season yang sangat baik dan sudah membuktikan bahwa dirinya adalah talent up-and-coming AD Carry di Amerika Utara, dan seharusnya season ini dia harus membuktikan lagi statusnya sebagai salah satu AD Carry terbaik di Amerika Utara. Memasuki musim ini, LOD mempunyai Xpecial sebagai support, sebuah upgrade yang cukup besar dari Hakuho. Dia harus menunjukkan potensialnya yang sebenarnya, karena di atas kertas, LOD adalah bagian terlemah di tim ini. Jika LOD bisa bermain bagus, Dignitas seharusnya tidak punya masalah mencapai ke final.


TIER MENENGAH

Tim-tim dibawah ini mungkin akan mencapai playoffs dengan mudah, tetapi mereka pasti memiliki beberapa masalah untuk menaklukkan title LCS.

Counter Logic Gaming


45820-clg_logo_wallpaper

Perubahan: N/A

Roster Sekarang:

  • Top – Darshan “Darshan” Upadhyaya
  • Jungle – Jake “Xmithie” Puchero
  • Mid – Choi “Huhi” Jae-hyun
  • ADC – Trevor “Stixxay” Hayes
  • Support – Zaqueri “Aphromoo” Black

Counter Logic Gaming memasuki season ini setelah satu season yang baik dalam sejarah dari organisasi ini. Meskipun mereka masih menggunakan roster yang sama, tim ini memiliki kesempatan yang sangat tinggi apabila mereka masih ingin mencapai kesuksesan yang lebih tinggi daripada season kemarin. Tetapi ada masalah bagi tim tersebut. Seperti sistem 10 ban yang akan diimplementasikan pada spring split ini, mungkin akan menjadi masalah bagi Huhi. Champion pool yang sangat sedikit mungkin akan menjadi masalah bagi Huhi dengan diimplementasikannya 10 ban ini.

Darshan pun begitu, skill nya masih dipertanyakan karena pada akhir season performanya sempat turun drastis. Tetapi meskipun begitu, macro play mereka masih tetap baik dan mereka pasti akan masuk ke dalam playoffs.

Pemain kunci – Darshan: Dengan datangnya pemain top laner yang sangatlah baik dalam sejarah ke dalam LCS season ini, apalagi tentang pentingnya top lane di dalam game, Darshan harus menjadi carry yang sangat baik dari sebelumnya. Jika Darshan kembali ke awal permainannya yang sangat bagus, maka bisa-bisa CLG dapat mencapai babak final.

Immortals


immortals_desktop_1_by_drchiefchicken-d9pa4s5

Perubahan:

  • Huni > Flame
  • Reignover > Dardoch
  • Wildturtle > Cody Sun
  • Adrian > Olleh

Roster Sekarang:

  • Top – Lee “Flame” Ho-jong
  • Jungle – Joshua “Dardoch” Hartnett
  • Mid – Eugene “Pobelter” Park
  • ADC – Cody “Cody Sun” Sun
  • Support – Kim “Olleh” Joo-sung

Setelah season yang bisa dibilang sangat sukses, kekecewaan yang sangat mendalam dilakukan oleh Immortals karena tidak bisa lolos ke Worlds.

Immortals hampir mengganti seluruh rosternya pada off season. Top laner yang legendaris, Flame menggantikan Huni, sedangkan talent dari Amerika Utara Dardoch dan Cody Sun menggantikan Reignover dan Wildturtle. Di bagian support, Olleh menggantikan Adrian. Ini merupakan roster yang sangatlah bagus, dan Immortals harus bersinergi sedemikian mungkin diantara rosternya pada awal-awal ini, agar tidak jatuh di bawah kemudian.

Meskipun Immortals memiliki mid laner yang konsisten, Pobelter, duo lane mereka masih harus membuktikan diri mereka melawan duo lane lain di daerah mereka. Lalu, sinergi antara Flame dan Dardoch harus bertambah bagus secepat mungkin, karena kedua pemain tersebut adalah dua pemain yang paling mungkin untuk menjadi carry bagi tim ini. Jika sinergi di tim ini bisa bertambah bagus dengan cepat, Immortals kemungkinan besar akan bisa masuk playoffs dengan mudah.

Pemain kunci – Cody Sun: memasuki musim ini, Cody Sun mungkin merupakan tanda tanya terbesar di tim ini, meskipun kita telah melihat pemain lain di tim ini bermain di tingkat permainan tertinggi dan kita telah melihat kemampuan mereka, Cody sampai sekarang merupakan mistery di luar Challanger Series. Jika dia dapat bermain dengan tingkat yang diharapkan para fans, Immortals akan sekali lagi menjadi ancaman yang besar di LCS.

Team Liquid


teamliquid_banner

Perubahan:

  • Dardoch > Reignover
  • FeniX > GoldenGlue & Link
  • Fabbbyyy/Jynthe > Piglet

Roster Sekarang:

  • Top – Samson “Lourlo” Jackson
  • Jungle – Kim “Reignover” Yeu-jin
  • Mid – Greyson “Goldenglue” Gilmer and Austin “Link” Shin
  • ADC – Chae “Piglet” Gwang-jin
  • Support – Matthew “Matt” Elento

Setelah summer split yang dramatis telah dilalui, Team Liquid memasuki musim ini dengan tim yang cukup bagus. Yang kembali dari split terakhir yaitu, Piglet, Matt, dan Lourlo. Reignover bergabung sebagai salah satu jungler terbaik di barat, sementara GoldenGlue dan Link akan berbagi mid lane.

Tim ini memiliki carry yang bagus, Piglet, dan secondary carry yang lumayan, GoldenGlue serta Link. Selain itu, tim ini juga akan bisa bermain lebih baik karena tekanan yang diberikan oleh keberadaan Reignover. Reignover mengatur alur game dan membuat keputusan untuk timnya. Membebaskan Piglet untuk fokus ke permainannya. Selama tim ini tetap berada di halaman yang sama, mereka pasti akan mendapatkan perkembangan di liganya.

Pemain kunci – GoldenGlue & Link: Ini akan menjadi cerita yang sangat menarik untuk melihat mereka bersama selama season ini. Meskipun sudah dikonfirmasi bahwa mereka berdua akan memulai season dengan membagi game, ini akan menjadi sangat mengasyikkan untuk melihat mana yang akan mendapatkan starting spot yang konsisten. Bagaimanapun, Team Liquid akan menduduki posisi yang sangatlah baik bagaimanapun caranya.

Phoenix1


lol-20160524-phoenix1

Perubahan:

  • Pirean > Ryu
  • Mash > Arrow
  • Gate > Adrian

Roster Sekarang:

  • Top – Derek “zig” Shao
  • Jungle – Rami “Inori” Charagh
  • Mid – Yoo “Ryu” Sang-ook
  • ADC – Noh “Arrow” Dong-hyeon
  • Support – Adrian “Adrian” Ma

Tim favorit para penggemar, Phoenix1, datang ke musim ini dengan perbaikan besar di mid dan bot lane. Dan mereka masih memiliki top laner dan jungler yang sedang naik daun. Dengan perbaikan ini, Phoenix1 memiliki salah satu roster paling baik di LCS. Selama zig dan Inori terus bertambah baik sebagai duo top/jungle dan secara individual, maka tim ini akan dengan mudah lolos playoffs.

Ryu dan Arrow merupakan pemain impor dari Korea yang bagus dan tidak pernah tampil dibawah ekspektasi, dan fleksibilitas Adrian dalam pemilihan champion bakal membuat tim ini bermain dengan gaya apapun yang mereka butuhkan. Secara keseluruhan, perbaikan yang dilakukan oleh Phoenix1 ke roster mereka akan membuat mereka bisa berkompetisi dengan sisa liga dan bahkan lolos banyak babak di playoffs.

Pemain kunci – Inori: Meskipun hanya bisa bermain di beberapa seri terakhir di musim lalu, Inori selalu ada di percakapan tentang rookie terbaik. Imori akan memainkan peran besar dalam menentukan sukses tim ini. Jika dia bisa melanjutkan untuk menjadi ancaman konstan dan memberi tekanan di semua map, Phoenix1 akan menjadi penantang yang besar, tapi, jika split yang lalu hanyalah sebuah keberuntungan, Phoenix1 akan harus berjuang keras untuk bisa memasuki babak-babak selanjutnya.


TIER TERENDAH

Tim-tim dibawah ini akan mengalami kesulitan saat melawan tim-tim lain. Selain mengincar playoffs, goals utama mereka adalah untuk menghindari di relegasi dari turnamen.

FlyQuest


300px-flyquest_logo

Perubahan:

  • Contractz > Moon

Roster Sekarang:

  • Top – An “BalIs” Van Le
  • Jungle – Galen “Moon” Holgate
  • Mid – Hai “Hai” Du Lam
  • ADC – Johnny “Altec” Ru
  • Support – Daerek “LemonNation” Hart

FlyQuest, mantan tim Cloud9 Challenger, memasuki LCS lebih lemah daripada saat mereka di Challenger Seires. Jungler dari tim ini, Contractz, dipromosikan di tim utama Cloud9 sebelum tim ini terjual. Tim ini kemungkinan besar akan  mengalami kesulitan saat melawan sebagian besar tim, murni dari segi skill.

Performa Balls sebagai top laner sempat menurun sebelum ia dipindahkan ke tim Challenger, Moon bermain secara tidak impresif selama ia berada di Team Liquid, sedangkan Hai tidak pernah dikenal karena mekaniknya yang baik, tetapi strateginya sangatlah bagus.

Dan juga bot lane mereka akan kesulitan melawan bot lane dari tim-tim di top tier dan juga mid-tier. Akan tetapi, tim ini memiliki faktor Hai di sisi mereka. Dengan kemampuan shot calling hebat yang datang dari salah satu pemikir strategis terbaik di barat, tim ini masih bisa mengejutkan tim lain dan mungkin bisa memberi dampak di playoffs.

Pemain kunci – Altec: Di atas kertas, sudah jelas bahwa Altec harus menjadi carry utama di tim ini. Akan tetapi, di penampilannya di LCS akhir-akhir ini, Altec terlihat seperti AD Carry yang berada di tengah-tengah tier, padahal seharusnya ia harus menjadi carry utama di tim ini. FlyQuest mungkin memiliki kekurangan carry pada tim ini. Hal ini mungkin akan bisa menentukan apakah FlyQuest dapat melaju ke playoffs atau hanya akan di relegasi.

Echo Fox


cropped_echofox

Perubahan:

  • kfo > Looper
  • Hard > Akaadian
  • Big > Gate

Roster Sekarang:

  • Top – Jang “Looper” Hyeong-seok
  • Jungle – Matthew “Akaadian” Higginbotham
  • Mid – Henrik “Froggen” Hansen
  • ADC – Yuri “KEITH” Jew
  • Support – Austin “Gate” Yu

Setelah game yang sangat seru agar dapat bertahan di LCS, Echo Fox membuat perubahan di tim mereka. Jungle dan support dua-duanya diganti, serta mantan juara dunia dibawa ke top lane dari Echo Fox. Bagaimanapun, dibandingkan dengan tim-tim lain di liga ini, Echo Fox akan mengalami jalan yang sangatlah berat jika ingin tetap berada di LCS dan tidak di relegasi. Jika tim ini dapat bekerja sama dan bermain dengan style yang sangatlah bagus seperti tahun kemarin, maka mereka pasti bisa menghindari relegasi.

Pemain kunci – Akaadian: Jika Echo Fox akan mengubah style permainannya menjadi proactive, maka itu akan menjadi tanggung jawab Akaadian pada saat early game. Masalah yang sangat besar dari tahun lalu adalah junglernya, Hard yang kurang menunjukkan kehadirannya di seluruh map. Jika Akaadian dapat membuat permainan menjadi bagus, maka Echo Fox akan menjadi tim yang lebih baik.

Team EnVyUs


300px-envyus_logo

Perubahan:

  • Procxin > LirA
  • LOD > Apollo

Roster Sekarang:

  • Top – Shin “Seraph” Woo-yeong
  • Jungle – Nam “LirA” Tae-yoo
  • Mid – Noh “Ninja” Geon-woo
  • ADC – Apollo “Apollo” Price
  • Support – Nickolas “Hakuho” Surgent

Team EnVyUs memasuki split ini setelah menduduki posisi ke enam pada saat summer split. Bagaimana pula, season ini, para pemain harus memberikan performa yang lebih baik daripada sebelumnya agar dapat mengembangkan performanya. Dengan mengambil LirA untuk jungle, mungkin akan menjadi sebuah perkembangan. Tetapi dengan adanya Apollo menggantikan LOD yang merupakan sebuah degradasi skill, dan performa yang sangat kurang dari Ninja, akan menyebabkan susahnya Team EnVyUs untuk mencapai playoffs.

Pemain kunci – Seraph: Dengan kembalinya meta carry di top lane, season ini akan menjadi kesempatan dari Seraph untuk menunjukkan bahwa dirinya adalah top laner yang sangat baik karena awalnya di kontrak oleh Counter Logic Gaming. Jika EnVyUs ingin memenangkan game, maka Seraph karus memberikan performa terbaik untuk tim nya.

Aldilla Adam

League of Legends. Riven and Quinn main.

Facebook Twitter 

Leave a Reply


comments