Meski Sedang Berduka, Doublelift Tetap Juarai NA LCS Musim Ini

Meski Sedang Berduka, Doublelift Tetap Juarai NA LCS Musim Ini
Doublelift

Ada satu cerita di balik kemenangan Team Liquid pada pertarungan final NA LCS Spring 2018 melawan 100 Thieves tadi malam. Cerita ini datang dari sosok Doublelift, sang ADC yang juga memimpin tim yang dibelanya untuk menjadi juara untuk pertama kalinya setelah keluar dari TSM.

Seperti yang mungkin telah kalian dengar beberapa waktu lalu, Doublelift telah kehilangan ibunya yang telah terbunuh di tangan kakaknya sendiri. Hal ini diakui sendiri oleh Doublelift membuat dirinya merasa terpukul. Terlebih lagi, dia sudah cukup lama tinggal terpisah dengan semua keluarganya. Ketika dirinya harus mendengar kenyataan bahwa ibunya sudah tiada, dirinya tentu merasakan kesedihan yang sangat tidak tertahankan.

Doublelift dan keluarga
Berita duka datang pada Doublelift sebelum pertarungan final

Apalagi, ketika berita tersebut pertama kali terdengar, Doublelift tengah disibukkan dengan persiapan untuk menjalani partai Final NA LCS yang baru saja selesai kemarin. Sebagai manusia biasa, mendengar keluarga terutama ibu sendiri meninggal sewajarnya bisa membuat mental serta keadaan emosi kita terganggu. Semua fokus yang sudah dipersiapkan oleh Doublelift selama ini mungkin bisa saja hancur oleh berita yang didengar olehnya tentang keluarganya.

Mungkin memang begitu. Dan mungkin saja tidak. Hebatnya, Doublelift berhasil melalui waktu-waktu yang sulit tersebut dengan berhasil tampil maksimal di pertandingan final kemarin, dan membuktikan sisi profesionalitas dirinya yang sangat konsisten meskipun ditempa oleh isu keluarga yang sangat besar.

Di pertandingan final yang dimenangkan oleh Team Liquid dengan skor 3-0 tersebut, Doublelift tampil sangat hebat dan lepas seolah tidak ada hal yang mengganggu dirinya. Pengalamannya yang sudah banyak mengacap asam manis kerasnya kompetisi NA LCS berhasil ditularkannya kepada tim yang mayoritas di bawahnya.

Doublelift berhasil mengantarkan Team Liquid jadi juara

Performa terjaga, trofi pun datang dengan sendirinya. Dari hal tersebut, satu hal yang patut kita garisbawahi adalah bagaimana Doublelift tetap bisa menjaga dirinya untuk tetap tenang dan fokus. Memang isu keluarga adalah hal yang sangat berat bebannya untuk dipikul, namun di sisi lain, Doublelift juga memiliki tanggung jawab. Dukungan dari teman-teman setim untuk selalu menyemangati Doublelift juga patut diacungi jempol.

Tidak ada gunanya untuk menyesali dan sedih atas suatu hal yang sudah terjadi karena takdir-Nya. Yang bisa kita lakukan hanya terus berusaha, dan mempersembahkan hal yang bisa kita berikan selagi bisa. Doublelift tentunya patut berbangga diri setelah mampu mempersembahkan trofi NA LCS Spring 2018 untuk ibunya yang sudah tenang di surga sana.

Sekali lagi, selamat Doublelift. Kami semua bersamamu.

Raka Marko

Leave a Reply