Meteos Juga Ikut Angkat Bicara Mengenai Masalah Transfernya Ke FlyQuest

Meteos Juga Ikut Angkat Bicara Mengenai Masalah Transfernya Ke FlyQuest
meteos (1)

Kemarin, akhirnya 100 Thieves mengeluarkan pernyataan resmi mengenai masalah transfer yang menimpa Meteos setelah memilih untuk bungkam selama beberapa jam. Lewat pernyataan tersebut, pihak 100 Thieves mengungkapkan bahwa justru Meteos-lah yang meminta untuk pindah ke tim lain. Pihak 100 Thieves baru mengatakan kepada Meteos mengenai transfernya ke FlyQuest setelah pihak 100 Thieves dan FlyQuest setuju.

Buat kalian yang ketinggalan, pada hari Senin lalu Meteos sempat mengeluarkan tweet yang kontroversial (sekarang sudah dihapus). Isi tweet tersebut adalah kebingungan yang Ia hadapi karena tanpa sepengetahuannya tim yang sedang dibelanya, 100 Thieves, ingin memindahkannya ke FlyQuest Academy. Pada tweet yang sama, ia menolak bermain untuk tim Akademi. Usut punya usut, Meteos justru yang meminta kepada 100 Thieves untuk memindahkannya ke tim lain dan sepertinya Meteos lupa dengan permintaannya sendiri sehingga terjadi kesalahpahaman.

Tak lama setelah 100 Thieves mengeluarkan pernyataan resminya, Meteos juga mengungkapkan keinginannya untuk mengeluarkan pernyataan berdasarkan sudut pandangnya lewat sebuah video di channel YouTube miliknya.


Meteos pun membuka dengan meminta maaf kepada 100 Thieves dan FlyQuest karena tweetnya yang sempat menimbulkan kesalahpahaman. “Pertama-tama saya ingin meminta maaf kepada 100 Thieves dan FlyQuest karena tweet yang kubuat pada hari Minggu lalu. Saat membuat tweet itu, saya tidak berpikir dengan jernih dan saya bertingkah tidak profesional.”

Hal pertama yang Meteos bicarakan adalah mengenai awal mula masalah ini. Semua berawal pada hari Selasa minggu lalu, tepat setelah minggu kedua NA LCS Summer Split 2018 selesai. Pada jam 11 malam, tepat setelah scrim selesai, Pr0lly selaku pelatih 100 Thieves memanggilnya dan mengatakan bahwa Levi dan Brandini akan maju sebagai starter di Rift Rivals.

Pr0lly mengatakan bahwa perubahan ini adalah perubahan yang ia inginkan dan Rift Rivals dipandang sebagai momen yang tidak terlalu mengganggu untuk melakukan pergantian. Setelah mendengarnya, Meteos merasa sedikit bingung namun karena ini adalah keputusan pelatih maka ia memilih untuk menurut saja.

Meteos

Meteos merasakan hal yang aneh saat mendengarkan ucapan beberapa staff yang berbeda dengan apa yang diucapkan oleh Prolly. Ada yang mengatakan tujuan pergantian ini adalah sebagai tes dan ada yang mengatakan untuk mengganti pemain secara permanen. Hal ini membuat Meteos semakin bingung dan ia memutuskan untuk bertanya kepada pihak manajemen.

Meteos meminta izin kepada manajemen supaya ia diperbolehkan untuk melakukan pembicaraan dengan tim lain untuk melihat apakah ada ketertarikan dari tim lain untuk memboyongnya jika sesuatu yang buruk terjadi di 100 Thieves tanpa ada niat untuk pindah. Hal tersebut dilakukan Meteos karena aturan transfer pemain di LCS cukup ketat dan hal tersebut termasuk dalam prosedur transfer.

Pihak manajemen pun meminta maaf kepada Meteos jika ada yang kurang atau apa yang diimpikan saat bergabung dengan tim tidak berjalan dengan baik. Mereka juga berbaik hati mau membantu mencarikan tim yang cocok sebagai pelabuhan Meteos berikutnya. Satu hal yang diminta oleh manajemen kepada Meteos adalah terus berlatih dan tetap berusaha untuk menampilkan yang terbaik.

Meteos-620x400

Meteos pun bertanya apakan ini adalah sebuah tawaran di mana Ia bisa menerima atau menolaknya, atau kedua tim sudah menyetujui. Sang CEO pun mengungkapkan bahwa kesepakatan sudah terlaksana dan Meteos harus segera berkemas untuk pindah ke FlyQuest pada besok pagi.

Meteos yang merasa kebingungan pun memutuskan untuk mengonfirmasi kepada agennya untuk menanyakan apa yang terjadi. Agennya memberikan kontak manajer FlyQuest dan Meteos bertanya kepada manajer FlyQuest. Manajer FlyQuest justru berkata bahwa starting spot di posisi Jungle tidak tersedia dan mereka sejauh ini merasa senang dengan Santorin. Sang manajer juga mengungkapkan bahwa pertukaran sudah dilakukan sebelum minggu ketiga dimulai.

Ucapan dari manajer FlyQuest tersebut membuatnya terkejut. Dari sinilah tweet yang sudah dihapus tersebut berasal. Buat kalian yang penasaran dengan isi tweet tersebut, berikut isi tweetnya.

1bf59fb6-5e79-4ba2-a434-2b2eacf74093

Maksud dari tidak ingin bermain di Akademi bukan karena Meteos menolak, namun karena bermain di Akademi bukanlah hal utama yang ingin ia lakukan. Tujuan utama ia berkarir adalah bermain sebagai starter tim LCS, bukan sebagi pemain tim Akademi. Jika tidak ada kesempatan, maka ia akan fokus untuk streaming dan membuat konten lainnya. Alasan ini sudah ia ungkapkan kepada 100 Thieves, FlyQuest, dan agennya.

Meteos merasa baik dirinya maupun FlyQuest sama sekali tidak mengantisipasi hal ini. Namun, karena ia juga tidak ingin terjadi kekacauan di pihak FlyQuest, Meteos memutuskan untuk bermain di Akademi dan membantu tim Akademi sebisanya.

Kedepannya, Meteos bakal berpartisipasi di FlyQuest Academy. Ia akan berlatih dan membantu tim Akademi. Dari situ ia juga akan melihat, jika FlyQuest Academy mendapatkan Jungler baru maka dengan senang hati Meteos akan kembali streaming dan membuat konten YouTube. Ia juga menantikan kesempatan untuk kembali berkarir di tim LCS jika ada kesempatan.

Meteos juga berpesan untuk tidak memberikan hujatan ataupun komentar negatif kepada 100 Thieves. Menurutnya, 100 Thieves sebagai sebuah organisasi hanya mencoba melakukan apa yang terbaik dan melakukan apa yang harus mereka lakukan.

 

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist (Red Archfiend User). My articles does not reflect my personal opinion.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply