Misfits Puncaki Klasemen Sementara Setelah Taklukkan G2 Esports

Misfits Puncaki Klasemen Sementara Setelah Taklukkan G2 Esports
Misfits

Buat kalian yang mengikuti pertandingan FIFA World Cup 2018, babak Final nanti bakal mempertemukan negara Perancis melawan Kroasia. Perancis sukses melangkah ke babak Final setelah menaklukkan Belgia lewat adu penalti sedangkan Kroasia melaju ke babak Final setelah mengalahkan Inggris.

Rupanya pertandingan antara Perancis melawan Kroasia tak hanya berlangsung di sepakbola saja, melainkan juga di kancah kompetitif League of Legends. Match minggu ini yang mempertemukan dua tim yang sejauh ini belum merasakan satu kekalahan yakni Misftis dan G2 Esports bisa dibilang merupakan “Final Mini FIFA World Cup 2018”

Mengapa disebut “final mini”? Pemain andalan masing-masing tim berasal dari negara yang bertanding di Final World Cup 2018. Di pihak Misfits ada sosok Hans Sama yang berasal dari Perancis sedangkan dari kubu G2 Esports ada seorang Perkz yang berasal dari Kroasia.

Memang kedua tim tersebut tidak bertanding memperebutkan gelar juara seperti halnya tim sepakbolanya, namun mereka bertanding untuk memperebutkan takhta posisi puncak klasemen EU LCS Summer Split 2018 yang sampai minggu ini masih kosong. Misfits dan G2 Esports sama-sama berada di puncak klasemen dengan perolehan 6 kemenangan tanpa merasakan kekalahan satupun.

Melawan draft tradisional yang diusung Misfits, G2 Esports tidak menggunakan strategi Funnel yang biasa mereka gunakan melainkan komposisi Mage Carry dengan mengandalkan Zoe dan Ziggs sebagai damage dealer utama tim.

Sayangnya keputusan G2 Esport untuk menggunakan draft tersebut menjadi bencana. Mereka terlihat kesulitan menangani early pressure dari Maxlore dan Mikyx yang terus melakukan ganking. Hal tersebut juga diperparah dengan permainan buruk yang ditunjukkan oleh G2 Esports. Untungnya G2 Esports bisa mengejar saat memasuki mid game dan kendali permainan berhasil mereka rebut.

G2 Esports terlihat bakal menang setelah berhasil menekan base Misfits, namun lewat teamfight yang baik dari Alphari dan Hans Sama, Misfits berhasil membalikkan keadaan dan hampir saja mendapatkan Ace.

Setelah memenangkan teamfight tersebut, posisi Misfits jauh lebih nyaman dan mereka berbalik menekan G2 Esports. Tak banyak yang bisa dilakukan oleh G2 Esports untuk menghadang Misfits. G2 Esports pun terpaksa merelakan posisi pertama direbut oleh Misfits setelah Nexusnya dihancurkan pada menit ke-28.

Kini Misfits adalah pemuncak klasemen sementara EU LCS Summer Split 2018. Sejauh ini, mereka tampak kuat dengan perolehan 7 kemenangan tanpa satu kekalahan. Mereka benar-benar terlihat sangat kuat pada Split ini dan menjadi tim yang dijagokan untuk menjuarai EU LCS Summer 2018. Misfits akan melanjutkan perjalanannya untuk menjuarai EU LCS Summer 2018 saat melawan tim kuat Vitality pada pertandingan besok.

Hmm, apa lewat kemenangan ini Perancis juga bakal menang melawan Kroasia pada Final FIFA World Cup 2018 nanti?

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist (Red Archfiend User). My articles does not reflect my personal opinion. Want an advice? dump ur shitcrap Razer, Corsair, and other gaming mech boards, start using high quality-made for enthusias boards like Ducky, Varmilo, KBParadise, Leopold, or even custom boards.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply