Ucapkan Selamat Tinggal untuk GPL dan LGS

Ucapkan Selamat Tinggal untuk GPL dan LGS
GPL_Spring_08

Selama ini Garena Premier League (GPL) hadir sebagai turnamen kualifikasi bagi tim-tim Asia Tenggara. Pemenang dalam turnamen tersebut akan mendapat kesempatan untuk jadi perwakilan Asia Tenggara di beberapa turnamen Internasional League of Legends, seperti Mid-Season Invitational, Rift Rivals, World Championship, dan All-Stars Event.

Umumnya GPL berlangsung selama tiga sampai empat bulan. Hal tersebut memperkecil kesempatan pemain profesional untuk berlaga di turnamen lain. Di saat yang sama, organizer turnamen pihak ketiga juga kesulitan untuk menjalin kerjasama dan seringkali berujung bentrok dengan broadcast dan liga yang berjalan. Tentu saja itu semua cukup menghambat  perkembangan Esports League of Legends di wilayah Asia Tenggara.

Berkaca dari hal tersebut, Garena memutuskan untuk mempensiunkan GPL. Mulai Summer 2018 mendatang, turnamen akan mengalami transformasi. Format liga nasional dihapus, digantikan dengan series cup tournament yang disebut SEA Tour Championship.

SEA-Tour1

SEA Tour Championship nantinya akan hadir sebagai pengganti GPL dan menyelenggarakan lebih banyak turnamen. Dari berbagai series yang bakal berlangsung, ada 2 turnamen utama yang berfungsi sebagai kualifikasi untuk berlaga di turnamen Internasional.

Turnamen yang pertama adalah SEA Tour Spring Championship. Pemenang dari turnamen ini bakal mendapatkan tiket untuk tampil di Mid-Season Invitational (MSI) dan Rift Rival (RR),

Sementara turnamen yang kedua bernama SEA Tour Summer Championship. Tim yang sukses menjadi juara dalam turnamen tersebut akan mendapatkan kesempatan untuk berlaga pada ajang World Championship. Turnamen yang nantinya tidak berpengaruh terhadap keikutseraan sebuah tim di ajang Internasional akan disebut Open Tournamen.

SEA Tour Championship nantinya akan memadatkan durasi turnamen dari tiga sampai empat bulan menjadi satu bulan saja. Pemain-pemain yang tergabung dalam Thailand Pro League (TPL), Singapore Legends Series (SLS), League of Legends Championship Malaysia (LCM), Pro Gaming Series (PGS) dan League of Legends Garuda Series (LGS) yang sebelumnya tidak diperbolehkan berlaga di liga lain, kini diperbolehkan untuk ikut berpartisipasi dalam Open Tournament dengan syarat dan ketentuan yang tertulis di SEA Tour 2018 ruleset.

Struktur turnamen SEA Tour Championship nantinya akan terdiri dari dua bagian, yaitu babak kualifikasi yang diadakan di negara masing-masing dan Playoffs yang diikuti oleh 8 tim di level regional. Sebanyak delapan slot babak Playoffs akan dibagi untuk lima negara. Masing-masing perwakilan negara akan mendapatkan satu tiket, sementara tiga sisanya akan diberikan kepada tiga region peringkat teratas GPL Spring 2018.

asc-juara

Berdasarkan peraturan di atas, maka Thailand, Filipina dan Malaysia akan memiliki masing-masing dua slot, sementara Singapura dan Indonesia mendapatkan satu slot di SEA Tour Summer Championship. Keterangan selengkapnya, termasuk SEA Tour 2018 ruleset, akan segera dirilis pada waktu yang akan datang.

Beralih ke Open Tournament. Turnamen tersebut akan digelar secara berkala sesuai dengan kalender kompetisi tahun ini. Event ini akan memberikan lebih banyak kesempatan bagi tim untuk bertanding dan mendapatkan hadiah. Informasi lebih lanjut mengenai Open Tournament akan diumumkan sepanjang 2018 ini.

Dengan munculnya pengumuman ini, maka otomatis kita harus mengucapkan selamat tinggal pada League of Legends Garuda Series (LGS) yang sudah menemani kita sejak tahun 2014. Tak hanya LGS saja, liga-liga sejenis yang berada di negara lain juga akan ikut berhenti

hyperplay

Selain kehadiran turnamen SEA Tour Championship, kompetisi di Asia Tenggara bakal makin semarak dengan kehadiran festival hiburan bernama Hyperplay. Hyperplay, yang akan berlangsung tahun ini, akan mengajak tim League of Legends dari 10 negara (Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, Laos, Kamboja, Brunei, Myanmar) untuk berkompetisi di Singapore Indoor Stadium. Selain turnamen League of Legends, acara tersebut juga akan dimeriahkan oleh empat konser musik.

Hyperplay adalah program resmi ASEAN 2018 yang dipersembahkan oleh Kementerian Budaya, Masyarakat dan Pemuda Singapura. Kompetisi ini menjadi turnamen pertama yang mengundang perwakilan dari tiap negara anggota ASEAN.

==

Melihat rencana baru untuk turnamen League of Legends di Asia Tenggara, sepertinya atmosfer kompetisi di wilayah Asia Tenggara bakal semakin menarik. Kehadiran festival semacam Hyperplay diharapkan mampu mengerek popularitas LoL di Asia Tenggara, sehingga ke depannya bakal banyak acara yang berhubungan dengan game buatan Riot tersebut.

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply


comments