Ocelote Berikan Klarifikasi Soal Keluarnya Hjarnan dari G2 Esports

Ocelote Berikan Klarifikasi Soal Keluarnya Hjarnan dari G2 Esports
Ocelote

G2 Esports belakangan ini sedang dirudung berbagai isu dan rumor yang kurang sedap. Setelah kasus Poaching yang kabarnya dilakukan oleh Perkz, kini muncul lagi sebuah isu kurang sedap yang melibatkan G2 Esports dengan mantan pemainnya, Hjarnan.

Isu tersebut menyebutkan bahwa G2 Esports tidak memberikan Hjarnan kesempatan untuk mencari tim terlebih dulu sebelum keluar dari G2 Esports. G2 Esports dianggap tidak memedulikan nasib pemainnya dan menendang Hjarnan begitu saja keluar dari tim secara sepihak. Isu ini langsung membuat komunitas bereaksi dan komentar-komentar negatif menghujani G2 Esports.

G2 Esports tak tinggal diam membiarkan isu tersebut. Sang owner, Ocelote langsung memberikan klarifikasi di Reddit mengenai apa yang terjadi sebenarnya.

carlos hjarnan

Ocelote menuliskan, tak lama setelah merilis video mengenai rencana roster G2 Esports untuk LEC musim depan, pihak manajemen langsung menghubungi Hjarnan dan Wadid mengenai keputusan G2 Esports musim depan yang mana tidak akan melibatkan kedua pemain tersebut. Pada saat itu, G2 Esports masih belum membuat pengumuman mengenai masuknya Caps dan Mikyx serta bergesernya role Perkz.

Di saat yang sama, pihak manajemen juga bergerak mencarikan tim yang pantas bagi dua pemain tersebut. G2 Esports juga membantu Hjarnan dan Wadid dalam mengevaluasi setiap tawaran yang masuk. Baik Hjarnan maupun Wadid bahkan diberi waktu 1,5 hari lebih awal setelah masa Free Agent dimulai.

Meskipun berusaha keras dalam membantu mencarikan tim yang layak, G2 Esports gagal menemukan tim yang sesuai dengan keinginan Hjarnan. Ocelote juga menambahkan bahwa level permainan Hjarnan layak untuk dimasukkan ke dalam 5 tim terbaik NA dan EU saat ini, bahkan sebagai pemain starter sekalipun.

G2 Esports memberikan 3 pilihan kepada Hjarnan:

  1. Bermain di tim Akademi G2 Esports.
  2. Menetap sebagai Sub, jaga-jaga jika strategi roleswap berujung kegagalan.
  3. Hengkang dari tim dengan bebas, G2 Esports tidak akan menerima insentif apa pun, yang akan menambah kesempatan Hjarnan diterima tim besar karena tidak perlu membeli buyout dari G2 Esports.

Dari tiga opsi yang diberikan di atas, Hjarnan memilih opsi ketiga yang berarti Hjarnan akan meninggalkan tim dan G2 Esports tidak akan menerima insentif apa pun jika nanti Hjarnan menemukan tim baru. Mantan pemain SK Gaming ini juga menjelaskan bahwa G2 Esports berusaha memperlakukan pemain-pemainnya dengan baik.

Klarifikasi ini langsung membantah isu-isu yang ada dan komunitas mengapresiasi usaha Ocelote untuk turun langsung memberikan klarifikasi dan berusaha untuk transparan terhadap segala keputusan tim. Saat ini, Hjarnan masih belum menemukan tim. Semoga saja ia bisa segera menemukan tim baru supaya bisa tetap berkompetisi musim depan.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply