Olleh: Lebih Baik Mendapat Hinaan Sebelum Bertanding

Olleh: Lebih Baik Mendapat Hinaan Sebelum Bertanding
Olleh

Pemilik, rekan atau pelatih tim dapat memberikan pengaruh besar kepada perkembangan seorang pemain, baik perubahan kelihaian bermain ataupun etika berperilaku.

Contoh dari hal tersebut bisa kita lihat pada Dardoch,  Jungler tim Echo Fox. Pemuda yang baru saja berulang tahun pada 10 April lalu tersebut awalnya merupakan pemain yang memiliki perilaku buruk, akibatnya ia sering berpindah-pindah tim. Tapi itu dulu, sekarang Dardoch telah berubah menjadi sosok yang rendah hati dan tidak mudah tersulut emosinya.

Ada satu lagi contoh pemain yang berubah ke arah lebih baik berkat pengaruh rekan setimnya, yaitu Support Team Liquid, Olleh. Lewat sesi interview bersama Blitz Esports, Pemuda bernama asli Kim Joo Sung itu mengaku belajar banyak hal dari partner laningnya, Doublelift, khususnya dari segi perilaku. Tidak tanggung-tanggung, Olleh bahkan menyebut Doublelift sebagai panutannya.

 

Doublelift Olleh

“Awalnya aku termasuk pemain yang sombong sebelum mengenal Peter (Doublelift). Sekarang aku bermain bersama Peter yang merupakan pemain besar dan terkenal. Karena hal tersebut, aku tidak bisa terlihat sombong di depannya. Saat Ia berada di dekatku, aku tidak bisa terlihat sombong dan menurutku itu bagus,” ungkap Olleh.

“Aku melihat bahwa Peter tahu cara berbicara dan merespon di depan publik. Jadi, aku mencoba belajar untuk menjadi seperti dirinya karena Aaku tidak boleh takut menghadapi publik. aku tidak berpikir bahwa aku sekarang terkenal, meskipun banyak yang mengatakannya. Mungkin jika aku terkenal nanti, aku akan menjadi seperti Peter,” tambahnya.

Olleh juga mengungkapkan bahwa Doublelift selalu bisa memberikan jawaban dan tips yang bagus saat Ia bertanya. Salah satu tips yang diberikan oleh Doublelift kepada Olleh adalah supaya tidak takut untuk mengatakan apapun di depan publik.

Doublelift dan Olleh Team Liquid NA LCS

“Saat Aku bertanya kepadanya, Peter selalu memberikan jawaban yang bagus jadi Aku bisa belajar banyak. Ia mengatakan padaku untuk tidak takut untuk mengatakan apapun di depan publik dan jika Aku percaya bahwa hal yang kukatakan adalah benar, katakan saja dan jadilah laki-laki.”

Dalam wawancara tersebut Olleh juga bercerita bagaimana gaya bicara Doublelift membuatnya lebih baik dalam bermain. Hal itu dia ungkapkan saat bercerita tentang pengalamannya berlatih bersama.

“Pada awalnya, tidak ada yang berbicara seperti Peter. Jadi saat dia berkata, ‘Kamu memainkan Braum dengan jelek, benar-benar buruk’, meskipun aku tahu itu benar, tetap saja terasa menyakitkan,” ucap pemuda berusia 23 tahun tersebut.

“Setelah aku paham bagaimana cara dia berkomunikasi, aku berpikir mungkin itu caranya menunjukkan rasa cinta kepada rekan setimnya. Karena perilakunya tersebut, aku bisa tampil lebih baik. Lagipula lebih baik mendapat hinaan sebelum bertanding,” tutupnya.

Untuk wawancara selengkapnya, bisa kalian lihat di video dibawah ini.

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply


comments