OPT PowerOfEvil: Pemain NA Lebih Terbuka Menerima Kritik

OPT PowerOfEvil: Pemain NA Lebih Terbuka Menerima Kritik
PowerOfEvil

Pemain yang melakukan perpindahan dari satu region ke region lain pasti akan perlu melakukan sedikit beradaptasi. Tidak sedikit juga pemain yang akan membanding-bandingkan region baru dengan region lamanya. Untuk mengejar karir, banyak pemain profesional dari berbagai region yang memilih untuk hijrah ke region yang lebih kompetitif.

Tak jarang dari mereka yang justru lebih sukses di region yang mereka bela sekarang. Sebut saja Huni yang pindah dari LCK ke NA LCS, Levi yang meninggalkan GAM untuk bermain di tim papan atas NA LCS, 100 Thieves, serta PowerOfEvil yang hijrah dari Eropa ke region rivalnya, Amerika.

PowerOfEvil memang belum genap setahun berkarir di NA bersama dengan OpTic Gaming, namun ia telah menjadi salah satu Midlaner yang paling diperhitungkan di region tersebut. Walaupun sempat mengawali Split dengan performa yang kurang baik, bersama timnya tersebut, kini ia telah berhasil mendapatkan 7 kemenangan dan 7 kekalahan sehingga membuat mereka berada di posisi keempat klasemen sementara.


Dilansir dari sebuah wawancara setelah mengalahkan Golden Guardians oleh tim InvenGlobal, Tristan “PowerOfEvil” Schrage mengungkapkan perasaannya selama bermain di NA. Ia juga membandingkan region tempatnya bermain dulu dan sekarang.

“Aku senang bisa bertanding melawan pemain-pemain baru. Sewaktu aku masih bermain di EU, aku selalu bertemu dengan pemain yang sama. Hal itu membuatku menjadi cepat bosan. Namun, sejak aku pindah ke NA, aku memasuki lingkungan yang baru. Aku tidak tahu banyak tentang pemain-pemain NA, begitu pun sebaliknya.”

“Menurutku, pemain-pemain NA lebih ramah. Ketika bermain, mereka lebih terbuka menerima kritik dan mengakui kesalahan. Di sisi lain, untuk urusan cara bermain, aku rasa pemain EU berkembang lebih cepat dibandingkan pemain NA.”

Optic

“Secara pribadi, aku sangat menyukai suasana di gaming house kami. Kami juga sangat akrab dengan tim akademi kami. Kami berlatih dengan atmosfer yang ramah. Kami berlatih, berkembang, dan menginstropeksi diri bersama. Aku yakin suatu saat nanti pemain akademi kami akan debut menjadi pemain hebat di LCS.”

Tak lupa, PowerOfEvil mengatakan bahwa ia sangat percaya diri OPT akan lolos ke babak Playoff. Pada minggu terakhir Split ini, OPT dijadwalkan akan bertanding melawan lawan berat, Team Liquid, yang kini sedang menduduki puncak klasemen sementara. Jangan lewatkan pertandingan yang akan mempertemukan dua Midlaner terbaik NA, PoE dan Pobelter, pada tanggal 11 Agustus nanti!


 

Raka Marko

Leave a Reply