Peanut: Intensitas Persaingan Summer Split Kali Ini Membunuhku

Peanut: Intensitas Persaingan Summer Split Kali Ini Membunuhku
KZPeanutPeaceHandSign

Summer Split tahun ini disebut-sebut sebagai Split paling kompetitif dalam sejarah LCK. Pasalnya, persaingan tim-tim LCK pada tahun ini cukup ketat. Tidak ada tim yang benar-benar dominan dan sampai saat ini belum ada satupun tim yang memastikan diri akan berlaga di babak Playoffs.

Hal ini jelas berbeda dengan split-split sebelumnya, ketika ada beberapa tim yang dominan. Sebagai contoh, Kingzone DragonX benar-benar mendominasi pada LCK Spring 2018 dan berhasil mengamankan satu tempat di babak Playoffs meskipun split masih menyisakan beberapa minggu lagi.

Persaingan yang ketat ini tentu saja menjadi tontonan menarik. Ada tim yang sebelumnya mendominasi kini harus bekerja ekstra keras demi mengamankan spot yang lebih baik di babak Playoffs. Tak jarang juga keadaan ini bisa memunculkan kemenangan tak terduga, seperti apa yang dialami Jin Air Green Wings saat menghadapi Griffin pada pekan ke-7 lalu.

Ketatnya persaingan yang terjadi pada Summer Split di LCK tahun ini tentu saja membuat pemain merasa kelelahan. Hal tersebut bisa kita lihat dari apa yang diucapkan oleh Jungler dari Kingzone DragonX, Peanut.

“Meski pertandingan terasa makin menyenangkan karena tingginya tingkat persaingan antar tim, intensitas Summer Split kali ini membunuhku,” ujar pemuda bernama Han Wang-ho tersebut dikutip dari InvenGlobal.

“Saya yakin bahwa hal tersebut juga dirasakan oleh seluruh peserta Summer Split. Meski begitu, menurut saya hal ini membuat para penonton dan penggemar mendapat hiburan lebih,” lanjutnya.

Kingzone DragonX akan menjalani pertandingan terakhirnya minggu depan saat melawan SK Telecom T1. Kemenangan sudah pasti akan diperjuangkan oleh Kingzone DragonX, sementara SK Telecom T1 akan mencoba untuk menghalangi ambisi mereka.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply