“Perang Saudara” Headhunters vs Resilience Akan Dimulai

"Perang Saudara" Headhunters vs Resilience Akan Dimulai
600x400px_LCUID_LGS_Spring2018_W4D31

Pertarungan di LGS Spring 2018 hari ini mempertemukan dua tim yang sedang berada di papan atas klasemen, yaitu Headhunters dan Resilience Esports.

Sebelum kita menyaksikannya malam ini pukul 7 malam WIB di channel Youtube Garena League of Legends Indonesia, berikut ini adalah beberapa poin penting yang akan menjadi highlight pada pertandingan ini.

 

Perang saudara


Tidak hanya memperebutkan posisi di klasemen LGS, kedua tim ini juga akan bertarung secara sehat sebagai “saudara”. Perlu diingat, Resilience Esports sebenarnya adalah tim akademi dari Headhunters yang dibentuk sebagai ajang pembinaan bakat pemain-pemain muda. Tidak heran, isinya pun merupakan talenta-talenta berbakat yang telah menorehkan nama di liga universitas seperti Wolfy, Prey, Gw123 dan Babylife.

Tentunya karena berhasil bersanding dengan “kakak”nya, “Serigala Muda” akan menghadapi partai ini sebagai sebuah ujian untuk membuktikan seberapa berhasil Headhunters membina para juniornya. Jika mereka setidaknya mengambil satu poin dari Headhunters, atau bahkan menang, tentunya itu akan membuktikan ketangguhan skuad Resilience ini.


Headhunters tanpa Ruben dan Petland


Seperti yang diumumkan melalui fanpage resmi mereka, Headhunters telah resmi melepas rubeN dan Petland di LGS Spring 2018 ini. Tampaknya hal ini sudah disinyalir sejak pertemuan mereka melawan Superamos, dimana kedua pemain tersebut absen dan digantikan oleh Tom dan BioB.

Meskipun berhasil menang dari Superamos hari Minggu lalu, tampaknya Headhunters harus bisa beradaptasi dengan cepat mengingat kedua pemain pengganti yaitu Tom dan BioB akan memiliki gaya permainan yang berbeda dengan rubeN dan Petland. Saat melawan Superamos kemarin, PorraBox akhirnya bermain di top lagi, sementara Cruzher mengisi posisi support.

Kemungkinan besar, mereka tetap akan kembali dengan formasi ini untuk menghadapi Resilience.


Kembalinya toplaner legendaris “Salamander”


Resilience juga kemungkinan besar akan menurunkan toplaner legendaris Salamander malam ini untuk menghadapi Headhunters. Jika kamu belum tahu, Salamander adalah mantan pemain All Hail, Jakarta Juggernauts dan Fortius di LGS musim-musim sebelumnya. Ia vakum dari kompetitif di tahun 2017 sebelum akhirnya muncul kembali ke permukaan bersama RES.

Apakah Salamander masih cukup kompeten menghadapi PorraBox nantinya? Kita lihat saja nanti.


Bakal sulit sih memprediksi pertandingan antara HNT vs RES ini. Apa kamu sudah percaya diri? Coba prediksikan di situs EZ IP (http://lolesports.garena.co.id/ezip) deh. Semoga sukses ya. Dan jangan lupa dukung tim favorit kamu!

fusion jazz - vaporwave - instrumental hiphop

Facebook Twitter 

Leave a Reply