Perkz: Solo Queue NA Dipenuhi One Trick dan Streamer yang ingin Bersenang-Senang

Perkz: Solo Queue NA Dipenuhi One Trick dan Streamer yang ingin Bersenang-Senang
Perkz

Karena Rift Rivals 2018 NA vs EU diselenggarakan di Amerika Serikat, maka tim-tim EU LCS harus melakoni perjalanan ke Amerika Serikat untuk menghadiri turnamen ini. Disamping mengikuti turnamen, para pemain juga berkesempatan untuk jalan-jalan di Los Angeles dan bermain Solo Queue di server NA untuk berlatih.

Salah satu pemain yang menikmati waktunya selama di Los Angeles adalah Perkz. Lewat sesi interview bersama Travis Gafford, Perkz mengungkapkan bahwa Ia merasa bahagia selama berada di LA.

“Selama disini, Aku bersenang-senang. Aku sempat pergi ke pantai Venice dan kemarin Aku sempat bertemu dengan pemain-pemain TSM. Aku bisa bertemu dengan Mithy dan berkesempatan untuk mencoba beberapa makanan di beberapa restoran. Aku merencanakan untuk pergi jalan-jalan pada hari Minggu setelah Rift Rivals selesai. Tempat yang ingin kudatangi adalah Griffith Observatory dan beberapa museum. Aku suka cuaca disini,” ungkap Perkz.

Dari segala hal bagus tentang NA, ada satu hal yang cukup mengganggu bagi Perkz yakni Solo Queue. Memang sudah bukan rahasia lagi kalau kualitas Solo Queue di NA sangat buruk dan Perkz juga mengamini hal tersebut.

“Menurutku kualitas Solo Queue sangat buruk karena banyaknya pemain One Trick dan pemain yang bermain hanya untuk bersenang-senang saja seperti para streamer. Ping yang tinggi di server NA semakin memperparah kualitas Solo Queue disini sehingga membuat pemain profesional kehilangan motivasi dan tidak menanggapi setiap permainan Solo Queue dengan serius,” ucap Perkz.

Perkz bahkan menyatakan dengan tegas bahwa untuk saat ini Ia TIDAK mau bermain di NA LCS meskipun ada banyak koleganya yang bermain untuk tim NA LCS seperti Zven dan Mithy serta kondisi LA yang membuatnya merasa nyaman.

“Meskipun LA cukup membuatku tergoda dan Aku merasa nyaman, untuk saat ini Aku tidak ingin hijrah ke NA. Hal-hal yang membuatku nyaman disini seperti makanan bisa membuatku merasa malas dan ditambah Solo Queue disini membuatku mengurungkan niatku untuk bermain di NA karena selama beberapa hari ini Aku sempat dibuat tilting oleh Solo Queue disini,” tegas Perkz.

“Saat ini Aku menyukai kehidupanku di EU. Aku sering berlatih di Gym, mengikuti gaya hidup yang sehat, Aku punya banyak teman di EU dan rumahku jauh lebih dekat. Aku tak melihat diriku bakal bermain di NA dalam beberapa tahun kedepan,” pungkasnya.

Untuk interview selengkapnya bisa kalian tonton di video dibawah ini.

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist (Red Archfiend User). My articles does not reflect my personal opinion.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply