Permainan Lee Sin yang Keren dari Soapking Antarkan Phoenix Esports Raih Satu Tambahan Kemenangan

Permainan Lee Sin yang Keren dari Soapking Antarkan Phoenix Esports Raih Satu Tambahan Kemenangan
Soapking

Terlepas dari semua kelakuan absurb yang selama ini dilakukannya, Ericko Lim alias Soapking juga dikenal sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah eksis di League of Legends Indonesia. Masuk ke peringkat 100 besar Challenger server lokal dan beberapa kali berpartisipasi dalam LGS, membuat kita harus mengakui bahwa Soapking memanglah mempunyai kemampuan bermain yang baik.

Setelah vakum lumayan lama, akhirnya di tahun ini Soapking pun kembali menginjakkan kakinya ke panggung kompetitif. Sang YouTuber tampaknya memang sudah sangat merindukan panasnya bertanding di LGS melawan tim-tim papan atas lokal. Musim ini, Soapking bergabung ke Phoenix Esports. Dia memikul satu misi berat di pundaknya, yaitu menjadi juara pertama di LGS Spring 2018.

Kembalinya Soapking ke ajang kompetitif mendapatkan banyak komentar pro-kontra dari komunitas, termasuk itu beberapa pemain profesional. Banyak orang terlihat sangat antusias, sementara di sisi lain juga ada tidak sedikit yang merasa pesimis.

Beberapa orang beranggapan bahwa Soapking tidak akan mampu memberikan kontribusi yang berarti kepada Phoenix Esports. Boleh saja dulu dia sangat hebat, tapi sekarang mungkin dia sudah tidak sehebat dulu. Setuju saja, karena Soapking sendiri memang sudah lama tidak bergelut di bidang ini sebagai seorang pemain. Selama ini dia hanyalah menjadi shoutcaster yang membawakan pertandingan LGS saja.

Tapi apakah hal itu benar? Soapking tidak sehebat dulu? Jawabannya, well, Soapking masih sehebat dulu. Dia masih mampu memainkan beberapa champion andalannya dengan sangat baik. Salah satu buktinya bisa kita lihat pada pertandingan antara U8 Esports melawan Phoenix Esports yang berlangsung Kamis pekan lalu.

Soapking yang waktu itu bermain Lee Sin berhasil melakukan satu combo keren yang mengenai dua pemain U8 Esports sekaligus. Aksi luar biasanya itu membuat Phoenix Esports mendapatkan kesempatan untuk membubarkan pertahanan lawan dan sekaligus memenangkan pertandingan tersebut. Lebih jelasnya, tonton video di bawah ini.

Kejadian bermula saat Phoenix Esports berhasil mendapatkan turret yang ada di dalam markas U8 Esports. Dari sana, Soapking dan kawan-kawan pun mencoba untuk sekalian menghancurkan inhibitor. Kaixa (Brand) dan Control (Kha’Zix) berusaha untuk mengganggu sembari menunggu teman-temannya hidup kembali. Akan tetapi, usahanya itu gagal setelah Soapking tiba-tiba meloncat dan menendang mereka berdua ke dinding.

Kemenangan atas U8 Esports membuat kedudukan Phoenix Esports di klasemen sementara LGS Spring 2018 menjadi semakin mantap. Mereka sekarang ada di peringkat ke 4 dengan rekor 2 menang 2 kalah. Dan untuk Soapking sendiri, berkat permainannya yang keren tersebut, dia sukses mendapatkan gelar MVP untuk dirinya sendiri di hari itu.

Soapking_1

Ggwp untuk Soapking dan para pemain Phoenix Esports!

Hi, I'm Edel, Founder and Editor of HASAGI. Nice to meet you!

Facebook Twitter 

Leave a Reply