Prediksi Singkat Babak Play-In Worlds 2018

Prediksi Singkat Babak Play-In Worlds 2018
LoL-Worlds-2018-South-KoreaHeader

League of Legends Worlds Championship 2018 sudah berlangsung sejak kemarin. Diawali dengan babak Play-In, akan ada 12 tim dari berbagai Region yang akan memperebutkan empat kursi untuk melaju ke babak Group Stage. Sesuai hasil Drawing yang telah dilakukan sebelumnya, 12 tim ini telah dibagi menjadi empat grup, yaitu grup A, B, C, dan D.

Dua tim dari setiap grup yang menduduki peringkat pertama dan kedua berhak melaju ke babak Knockout. Nantinya, peringkat pertama setiap grup akan diundi dan bertemu dengan peringkat kedua grup lain. Pemenang babak Knockout ini akan mendapatkan satu spot di Grup Stage utama.

Memang, pasti ada beberapa dari kalian yang menganggap adanya ketimpangan pada sejumlah grup, sebut saja grup A dan grup C yang terdapat EDG dan C9 di dalamnya. Namun, tentunya kita tidak boleh meremehkan region Wildcard yang sering memunculkan kuda hitam.

Oleh karena itu, sebelum berakhirnya babak Play-In, mari kita bahas sedikit peluang masing-masing tim untuk lolos ke babak Knockout.

Group A (EDward Gaming, Infinity eSports CR, Dire Wolves)


playin1

Tim EDward Gaming (EDG) merupakan tim yang diunggulkan sebagai pemuncak grup A. Clearlove dan kawan -kawan tentu ingin menunjukkan ke mata dunia bahwa mereka pantas untuk lolos ke Grup Stage utama.

Berdasarkan pengalaman tanding di kancah internasional, harusnya tim Dire Wolves (DW) memiliki peluang besar untuk lolos bersama tim EDG. Namun, permasalahan “Toxic” yang menimpa Jungler andalannya, Shernfire, otomatis memperkecil peluang tim asal region Oceania ini untuk lolos.

Di sisi lain, Hasagi memprediksi tim Infinity eSports CR (INF) akan lolos sebagai peringkat kedua Grup A. Pasalnya, tim ini berhasil mematahkan dominasi tim Rainbow7 yang sering menjadi langganan Play-In Worlds tahun-tahun sebelumnya. Belum lagi performa mereka saat berhasil mengalahkan tim Kaos Latin Gamers (KLG) di Piala CopaAmericano dengan skor telak 3-0.

Prediksi Hasagi untuk lolos : EDward Gaming, Infinity eSports CR

Group B (G2 Esports, Bahçeşehir SuperMassive, Ascension Gaming)


playin2


Salah satu wakil terkuat di region EU, yaitu tim G2 Esports (G2), harus berjuang dari babak Play-In karena sempat gagal di EU LCS. Sangat berpengalaman di EU LCS maupun turnamen internasional, harusnya Perkz dan kawan-kawan akan mudah lolos ke Babak Knockout.

Tim G2 sendiri memiliki performa yang tidak stabil. Hanya meraih peringkat keempat di kompetisi LCS Summer EU, mereka berhasil  meraih slot terakhir ke Worlds 2018 setelah lolos dari babak Gauntlet. Para penggemar EU sangat menaruh harapan tinggi pada tim yang masih diperkuat oleh midlaner kawakan, Luka “Perkz” Perkovic.

Kalian tentu ingat dengan tim Supermassive, salah satu langganan Worlds 2018 dari Region Turki (TCL). Tim yang masih diperkuat oleh duo Korea, GBM dan Snowflower ini diyakini oleh para analis Worlds 2018 untuk lolos ke babak Knockout. Meraih posisi kedelapan pada Mid Invitational Season (MSI) 2018 membuktikan bahwa tim ini layak diperhitungkan.

Wakil dari region Asia Tenggara/Garena (GPL), Ascension Gaming (ASC), memang tidak memiliki performa yang baik saat MSI 2018. Namun, berhasil mendapatkan kemenangan sempurna pada ajang Sea Tour 2018 (Globe Conquerors Manila), tim ini jelas tidak bisa dianggap sebelah mata. Masuknya Botlaner handal asal Rusia, Valentin “Niksar” Zimakov, tentu akan membawa gameplay yang berbeda bagi tim asal Thailand ini.

Prediksi Hasagi untuk lolos: G2, Supermassive

Group C (Cloud9, KaBuM! e-Sports, DetonatioN FocusMe)


playin3


Berbicara mengenai tim Cloud9 (C9), kalian tentu ingat bagaimana tim asal region North America (NA) ini terseok-seok di awal kompetisi LCS NA Summer 2018. Sempat berada di posisi bawah dan membangkucadangkan Sneaky (Botlaner) dan Jensen (Midlaner), akhirnya C9 membuktikan bahwa mereka masih layak diperhitungkan.

Kemenangan “beruntung” Sneaky dan kawan-kawan membawa tim ini lolos ke babak Final LCS NA walaupun harus kandas di tangan tim Liquid dengan skor 0-3. Hasagi sendiri sangat menanti aksi perdana Robert “Blaber” Huang, Jungler andalan tim C9 di Worlds nanti.

Tim C9 akan diuji oleh KaBuM! e-Sports dan Detonation FocusMe, dua tim yang berasal dari region Brazil dan Jepang ini bisa saja membuat kejutan. Tim KaBuM! sendiri memiliki seorang AD Carry yang dianggap sebagai penerus BrTT, yaitu Alexander “Titan” Lima. Dua kali berturut-turut menjuarai CBLOL 2018 tentu bukan prestasi yang mudah diraih. Besar kemungkinan Titan dan kawan-kawan akan lolos berdampingan dengan tim C9 dari grup C.

Tim DetonatioN FocusMe (LJL) baru saja menjuarai Summer Season dengan mengandalkan “Faker Jepang”, Kyohei “Ceros” Yoshida. Para penggemar dari Jepang sangat berharap tim Detonation setidaknya bisa lolos ke babak grup Stage utama. Di sisi lain, penggemar dari luar Jepang tidak terlalu yakin dengan tim ini dikarenakan perwakilan LJL tahun sebelumnya yang tampil buruk.

Predisi Hasagi untuk lolos: Cloud9, Kabum! e-Sports

Group D (G-Rex, Kaos Latin Gamers, Gambit Esports)


playin4

Di Grup D, kalian akan melihat aksi tim G-Rex (LMS), Kaos Latin Gamers (CLS) dan Gambit Esports (LCL).

G-Rex yang meraih posisi kelima di MSI kemarin diyakini akan lolos dengan mudah dari grup ini. Dilatih oleh mantan juara dunia Season 2, Kurtis “Toyz” Lau, tim ini selalu menampilkan performa yang baik sejak pertama kali dibentuk pada tahun 2017. Tak hanya itu, tim ini juga diperkuat oleh mantan pemain Royal Never Give Up, BayBay, dan mantan pemain Samsung Galaxy, Stitch.

Kalian yang menyaksikan Worlds tahun lalu tentu sudah tidak asing dengan nama Kira dan PvPStejos. Betul, dua mantan pemain Albus Nox Luna yang kini membela Gambit Esports ini diyakini akan memberi kejutan di babak Play-In. Tim Gambit sendiri merupakan salah satu tim veteran yang kerap malang melintang di kompetisi Internasional. Besar harapan bagi para fans region Commonwealth of Independence States (CIS) untuk melihat Diamondprox dan kawan-kawan lolos ke Grup Stage utama.

Tim Kaos Latin Gamers (KLG) sendiri diyakini para analis Worlds 2018 untuk meraih posisi juru kunci di grup D. Mereka beranggapan bahwa tim KLG tidak banyak memiliki pemain bintang dan masih beranggotakan pemain lama seperti Fix, Plugo dan Tierwulf sehingga akan sulit lolos ke babak Knockout.

Prediksi Hasagi untuk lolos: G-Rex, Gambit Esports


Menurut para pembaca Hasagi, kira-kira siapa yang akan lolos babak Play-In Worlds 2018 ini?

Martin Pin

eSports Man ~

Leave a Reply