Profil Para Tim dan Pemain LGS Spring 2017

Profil Para Tim dan Pemain LGS Spring 2017

lgs2017

Kompetisi liga eSports terbesar di Indonesia, League of Legends Garuda Series (LGS) akan kembali di tahun 2017. Pertarungan kembali digelar untuk menentukan tim terbaik dari seluruh penjuru nasional, serta memperebutkan hadiah ratusan juta Rupiah.

Sepanjang tahun 2016, LGS telah menghadirkan pertandingan-pertandingan seru dengan kemegahan venue Ice Palace dan Balai Sarbini di acara puncaknya. Kita telah menjadi saksi bagaimana Duck in a Box (Kanaya Gaming) mengangkat trofinya dua kali berturut-turut, dan kita masih bertanya apakah mereka mampu melanjutkan rekor kemenangan tersebut.

LGS Spring 2017 masih memiliki format yang sama dengan sebelumnya – sistem liga (round robin) selama 7 minggu dan dilanjutkan ke fase Knockout. Hanya saja, mulai LGS Spring 2017 ini setiap pertandingan akan dimainkan dengan format Best of 2. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa melihat perubahan format LGS Spring 2017 pada artikel ini.

Sebelum memasuki pertandingan perdana, tampaknya Garena Indonesia ingin kamu mengetahui terlebih dahulu daftar pemain serta profil singkat delapan tim yang akan berlaga di LGS Spring 2017.


1

Duck In A Box

Menjuarai LGS 4 musim berturut-turut bukanlah keberhasilan yang mudah bagi Duck in a Box. Mereka menerjang segala badai dan ombak dengan permainan tim yang baik ditambah mental juara yang melekat di dalam diri.

Di musim Spring 2017 ini, DiB memboyong ADC muda Samux sebagai pengganti Chupper yang pindah menuju Fortius. Sebuah keputusan yang berani dari sang juara untuk membawa nama baru di musim yang akan penuh dengan persaingan. Mempertahankan gelar juara adalah satu-satunya cara untuk membuktikan bahwa mereka bisa melewati semua rintangan di hadapan mereka.

Roster:

  • Ruben “rubeN” Sutanto
  • Randy “Oceans” Varianto
  • Rully “Whynuts” Sutanto
  • Wira “Samux” Nirda
  • Andre “Andre” Culham

2

Fortius Gaming

Setelah terpuruk di paruh pertama 2016, tim yang merupakan reinkarnasi dari Jakarta Juggernauts ini mengumpulkan para pemain bintang dari dalam dan luar negeri. Target mereka tidak hanya menjuarai LGS, namun juga membuat Indonesia berjaya di kancah internasional.

Kedatangan Chupper dan Meocon di musim Spring 2017 memberikan Fortius kekuatan yang akan sulit diimbangi oleh tim-tim LGS lainnya. Selain itu, pengalaman yang dimiliki Rofens akan semakin memberikan Fortius kebijaksanaan dalam menentukan ritme permainan. Setelah membuktikan diri sebagai juara LIC 2016, Fortius kini berlari dengan kekuatan penuh untuk mendapatkan titel LGS mereka.

Roster:

  • Surya “Square” Wana Bakti
  • Thanh Lâm “Meocon” Trần
  • Vĩnh Thanh “Beyond” Trương
  • Kenny “Chupper” Marcellino
  • Kyle “Rofens” William

3

Headhunters

Tim yang dibentuk oleh Bayu ‘cruzher’ Putera, mantan juara LGS ini memiliki ambisi untuk merebut titel LGS di musim perdananya. Ambisi tersebut dibekali dengan memboyong 2 pemain Vietnam berbakat yang siap menorehkan nama di daftar pemain terbaik LGS – Sunny dan Kriss Kyle.

Selain talenta internasional, Cruzher juga membawa 2 pemain muda yang bersinar di LGS musim lalu yaitu PorraBox dan Spy. Membidik juara pertama sebagai target utama merupakan tantangan yang perlu dijawab Headhunters, untuk membuktikan diri sebagai tim raksasa Indonesia yang baru.

Roster:

  • Arga “PorraBox” Wisista
  • Thanh Phong “Sunny” Nguyen
  • Megi Arian “Spy” Pratama
  • Huu Phuc “Kriss Kyle” Nguyen
  • Bayu “Cruzher” Putra Sentosa

4

Phoenix Esports

Setelah 2 musim berturut-turut hanya puas di 4 besar, Phoenix Esports masih menempatkan juara 1 sebagai target yang harus dicapai pada musim ini. Berbeda dari tim LGS lainnya, Phoenix melakukan perombakan besar-besaran dalam tubuh mereka.

Menjelang LGS Spring 2017, Phoenix melepas semua pemain Korea Selatan mereka dan membentuk skuad baru yang berisi pemain-pemain berpengalaman. Phoenix, Binx dan Santana sudah lama melintang di LGS, ditambah pemain support bertalenta Gov serta toplaner asal Korea Selatan Inspire yang memiliki potensi tinggi, memastikan skuad baru Phoenix mampu bersaing dengan tim-tim papan atas LGS.

Roster:

  • Beumchan “Inspire” Lee
  • Yehezkiel Patric “Phoenix” Parmonangan Siagian
  • Bintang “ßinx” Pamungkas
  • Randy “Santana” Haryanto Manik
  • Govher “Gov” Tallulembang Madethen

5

Kaliantusa

Walaupun finis di peringkat 5 musim lalu, Kaliantusa membuktikan bahwa mereka semakin kuat dari waktu ke waktu. Mereka mampu beradaptasi dalam persaingan yang ketat dan belajar dari pengalaman untuk terus melangkah ke depan.

Menyusul kepergian Phantoms, Reinos dan Madamatsu, Kaliantusa membawa dua pemain bertier tinggi yaitu Anxiety dan KamuiShirou ditambah pelatih asal Vietnam, LeeLys. Sedangkan Mimir yang sebelumnya menjadi starter ADC akan berfokus pada manajemen tim. Bertahan hidup bukanlah lagi prioritas, melainkan titel juara LGS yang semakin dekat dari jangkauan mereka.

Roster:

  • Erricson “KonekoChan
  • Handy “KamuiShirou” Wijaya
  • Johan “Heidingdong” Santoso
  • Calvin “Anxiety
  • William “Qoui” Alexandra
  • Aris “Velcro” Nugraha Silitonga (sub)
  • Công Lý “LeeLys” Lê (coach)

6

Eastern Roster

Legenda nasional “Ayam Jantan dari Timur” memotivasi tim asal Makassar ini untuk bisa mencapai LGS. Sekarang, mereka menjadi wakil dari Indonesia Timur dalam kompetisi yang akan sangat bersaing ini.

Masuknya Vallent ‘Apple’ Novianto yang merupakan salah satu midlaner terbaik Indonesia memberikan pengalaman dan kekuatan bagi Eastern Roster untuk menghadapi lawan-lawannya yang lebih senior. Begitupun dengan Owns dan Bacuke yang pernah merasakan sengitnya persaingan di LGS. Tidak hanya itu, mereka juga akan mendapatkan dukungan dari seluruh Summoners di Makassar untuk menjalani yang terbaik.

Roster:

  • Dimas “Jese” Rizaldi
  • Yasir “Owns” Yasyfa
  • Vallent “Apple” Novianto
  • Abdul “Smiley” Rahman
  • Irfan “Rival” Juniawan
  • Ismail “Bacuke” Idsan (sub)

7

Platinum Gaming

Kerja keras dan kegigihan telah membawa tim asal Pontianak ini sampai ke LGS. Namun yang mereka hadapi sekarang adalah para tim terbaik di Indonesia, dan itulah tantangan yang harus mereka jawab agar dapat berbicara dalam kompetisi ini.

Kemampuan para pemain Platinum Gaming yang memiliki tier tinggi ini akan terasah lebih tajam melalui pertandingan demi pertandingan yang akan mereka jalani. Mereka diharapkan akan membuat kejutan di LGS Spring 2017 dengan bakat yang mereka miliki.

Roster:

  • Ricky “Huni” Giordani Salim
  • Muhammad Vikrie “Nishimiya” Ramadhan
  • Tantyo “Ripped Jeans” Aditya Saputra
  • Muhammad Rafly “Rim Audience” Akhirsyah
  • Charles “M i l l y
  • Agung “Lv 1” Tribowo (sub)

8

PWN D1

Setelah melalui musim yang berat, kemenangan di Promotion Series memberikan kesempatan kedua bagi PWN Esports untuk membuktikan diri bahwa mereka masih layak berada di LGS.

Menggabungkan diri dengan tim Desolation yang diperkuat Radians, Dreamforest, Potato Dragon dan Lumba untuk bermain bersama dua senior Hachiman dan Kaixa, PWN D1 siap menjadi penantang bagi tim-tim raksasa yang menghuni kasta tertinggi di LGS musim ini.

Roster:

  • Gerry “Potato” Arisena
  • Januardi “Hachiman” Akbar
  • Adi “Radians” Riansyah
  • Ananda “Dreamforest” Rizky Fauzy
  • Wirmansyah “Kaixa” Mustafa
  • Albert “Lumba” Brian (sub)

8 tim di atas akan memulai perjalanan mereka di LGS Spring 2017 mulai tanggal 21 Januari nanti. Selama 3 bulan, mereka akan menjalani pertandingan demi pertandingan melawan satu sama lain untuk memperebutkan kemenangan dan menjadi juara. Dengan format baru yang lebih segar, LGS musim ini akan lebih kompetitif dibanding sebelumnya. Saksikan pertandingannya melalui livestream di channel Youtube League of Legends Indonesia!

Artikel ini dikutip langsung dari website League of Legends Indonesia.

 

Hi, I'm Edel, Founder and Editor of HASAGI. Nice to meet you!

Facebook Twitter 

Leave a Reply


comments