Riot Berikan Statistik Seputar Performa Setiap Region Peserta MSI 2018

Riot Berikan Statistik Seputar Performa Setiap Region Peserta MSI 2018
MSI 2018

Seluruh tim peserta Mid-Season Invitational (MSI) 2o18 sudah terkumpul dan turnamen akan dimulai hari ini. Karena Mid-Season Invitational merupakan turnamen skala internasional, sudah pasti setiap region yang berpartisipasi akan unjuk gigi memperlihatkan seperti apa gaya bermain dari region asalnya.

Supaya kita, para penonton bisa memahami seperti apa permainan dari masing-masing region, Riot baru saja merilis beberapa statistik yang memperlihatkan performa dari masing-masing region peserta Mid-Season Invitational 2018. Tenang saja, statistik yang akan kami tampilkan diberikan cukup mudah dipahami dan kami juga akan memilih statistik yang paling penting saja.

Jumlah Game yang Dimainkan


1_-_games_played_0

Untuk jumlah game yang dimainkan, LPL menjadi region yang menjalani pertandingan lebih banyak dan di posisi kedua ada LCK. Alasan mengapa jumlah game di LPL jauh lebih banyak dari region lainnya adalah karena mereka masih menggunakan format Best of Three (Bo3) dan memiliki peserta yang cukup banyak, yaitu 14 tim. Statistik di atas belum termasuk pertandingan perebutan juara ketiga dan final lho.

Objektif Pertama


6_-_first_objective_timers

Objektif merupakan salah satu elemen penting di dalam permainan. Pada statistik ini, kita bisa melihat bahwa ada region yang cepat dalam satu objektif namun lamban pada objektif lainnya. Kita ambil contoh, Region VCS menjadi yang tercepat untuk urusan perebutan First Blood, namun waktu mereka membunuh Dragon pertama menjadi yang terlama, dan NA LCS cukup lamban dalam memburu First Blood namun tergolong cepat saat memburu Dragon.

Durasi Rata-rata Permainan


8_-_avg_gt

Gaya permainan setiap region juga berbeda dan dari situ kita bisa melihat seagresif apa permainan di region tersebut. Berdasarkan statistik ini, kita bisa melihat bahwa VCS memiliki durasi permainan rata-rata yang cukup rendah, yang berarti permainan di region tersebut tergolong cepat dan pastinya bermain cukup agresif supaya bisa menyelesaikan permainan lebih cepat.

Di sisi lain, LCK menduduki peringkat terbawah dengan rata-rata durasi permainan tertinggi. Permainan LCK memang terlihat lamban karena jauh lebih pasif dan semua pemainnya bermain dengan hati-hati. Mereka tidak terlalu mengandalkan Gank-gank agresif di Early Game, melainkan mengandalkan kemenangan team fight. Satu kesalahan yang dibuat oleh pemain bisa dieksploitasi oleh lawan dan bisa berujung kekalahan.

Damage Share


13-_dmg_share

Damage Share ini adalah persentase total damage yang dihasilkan oleh setiap role dalam suatu permainan. Damage Share ini dipengaruhi oleh banyak hal, seperti durasi permainan dan lain-lain.

AD Carry di VCS memiliki Damage Share terendah dibandingkan AD Carry dari region lainnya seperti EU LCS dan LMS yang memiliki Damage Share tertinggi. Durasi permainan yang cukup cepat membuat AD Carry di region tersebut tidak punya waktu yang banyak untuk mengumpulkan seluruh itemnya. Sedangkan Jungler GPL memiliki angka Damage Share yang cukup tinggi. Durasi permainan yang singkat menjadi penyebabnya. Selain itu, Jungler di GPL juga bermain jauh lebih agresif dibandingkan region lainnya.

Baron Steal


21_-_baron_steals

Baron Steal merupakan salah satu faktor yang bisa membantu tim untuk membalikkan keadaan saat sedang tertinggal. Di beberapa kasus Baron Steal, tim yang berhasil melakukannya bisa membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan.

Melihat statistik di atas, EU LCS menjadi region yang paling sering melakukan Baron Steal dengan rate 0.157 per game. Jika kalian mengikuti EU LCS pada musim ini, sudah pasti Baron Steal menjadi hal yang cukup lumrah terjadi. Tak hanya karena keberanian pemain EU LCS untuk melakukan steal, melainkan juga karena ada beberapa Jungler yang seringkali gagal mengamankan Baron menggunakan Smite, contohnya Gilius dari Vitality.

Meskipun memiliki durasi permainan tercepat, VCS memiliki tingkat Baron Steal yang cukup rendah. Durasi permainan yang cepat juga memiliki andil karena durasi permainan yang singkat berarti tim-tim di sana tidak terlalu fokus untuk mengambil Baron melainkan lebih fokus untuk mengakhiri permainan secepat mungkin.

==

Nah itu tadi adalah beberapa statistik dari setiap region yang berpartisipasi di Mid-Season Invitational 2018. Dengan keunikan gaya bermain dari masing-masing region, pastinya akan menjadikan Mid-Season Invitational tahun ini semakin menarik.

Kita berkesempatan untuk melihat secara langsung seperti apa tim-tim tersebut bermain, dari region yang paling agresif melawan region yang paling pasif, dari region yang gencar mengincar objektif melawan region yang mengandalkan team fight.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply