ROCCAT Mengubur Mimpi G2 untuk Meraih Posisi Pertama

ROCCAT Mengubur Mimpi G2 untuk Meraih Posisi Pertama
ROCCAT

Perebutan posisi pertama di Group A sudah berakhir. ROCCAT mengakhirinya dengan kemenangan meyakinkan atas juara EU LCS berturut-turut, G2 Esports dengan skor 2-1.

Sebenarnya, G2 harus mengalahkan ROCCAT untuk mendapatkan posisi pertama di grup A. Disisi lain, ROCCAT tidak memerlukan apapun untuk dibuktikan. Tim ini sudah selamat dari degradasi yang menakutkan dan kini mempunyai alasan untuk mengalahkan Misfits dan membuka harapan untuk masuk ke EU LCS Summer Playoff.

Pada game pertama, ROCCAT mulai dengan sangat mengecewakan. G2 seharusnya memimpin, tetapi karena keunggulan CS dari ROCCAT membuat gold kedua tim ini hampir sama. Pada mid game, ROCCAT mulai menunjukkan taringnya.  Setelah tim ini mendapatkan Baron buff pada menit ke-20, mereka menjadi tak terhentikan, menghancurkan nexus G2 dan mendapatkan kemenangan dengan mudah

Pada game kedua, G2 bangkit dari kekalahan mereka di game pertama dan mulai bermain seperti tim kelas dunia. Tim ini menghancurkan ROCCAT dan memenangkan semua lane, mereka tidak memberi harapan sedikitpun kepada ROCCAT.

Seharusnya ini menjadi batu loncatan bagi G2 untuk memenangkan pertandingan, dengan melakukan reverse sweep, dan memperoleh posisi pertama di Group A EU LCS Summer Split. Tetapi hal itu tidak terjadi. Game ketiga hampir sama dengan game kedua, G2 memulai dengan baik dan memimpin di early game. Hanya saja, kali ini ROCCAT melawan di mid game dengan keberhasilan mereka dalam melakukan teamfight.

Setelah itu, ROCCAT perlahan mulai mengejar ketertinggalan dari G2 dengan memenangkan beberapa teamfight dan vision control. G2 yang tidak peduli dengan ROCCAT yang mulai melawan membuat ROCCAT mendapatkan kill dan objektif dengan mudah. ROCCAT akhirnya memenangkan pertandingan melawan G2.

Dengan kemenangan ini, Fnatic mendapatkan posisi pertama di Group A meskipun mereka kalah melawan NiP. Pertandingan terakhir ROCCAT di musim ini akan berhadapan dengan Misfits pada 12 Agustus mendatang. Jika kita lihat, ROCCAT telah mendapatkan banyak pengalaman dan mungkin saja mereka bisa mendapatkan tempat di playoff pada 2018 mendatang.

Tampaknya kedatangan Pridestalker dapat membuat ROCCAT semakin agresif dalam menghancurkan raksasa Eropa seperti Fnatic dan G2. Tetapi ROCCAT juga harus berubah menjadi lebih baik dan melakukan pertandingan yang serius melawan tim yang setara dengan mereka. Karena selama ini ROCCAT justru kalah melawan tim-tim yang levelnya setara atau bahkan lebih rendah daripada mereka.

Rafki Rahmadian

Interesting in E-sports || Bad in All Game || Interesting in LoL

Leave a Reply


comments