Score: Saya Terus Berjuang Tanpa Menyerah, Dan Hal Tersebut Akhirnya Tebalaskan

Score: Saya Terus Berjuang Tanpa Menyerah, Dan Hal Tersebut Akhirnya Tebalaskan
kt-Rolster

Sejak mengawali karirnya pada tahun 2012, Score menjadi salah satu pemain Top di Korea. Meskipun berstatus sebagai pemain Top, namun sejauh ini Score masih belum berhasil meraih satupun gelar juara di Korea.

Saat mencapai babak Final, Score dan timnya selalu gagal meraih gelar juara dan harus puas menempati urutan kedua saja. Hal tersebut berlangsung selama bertahun-tahun sampai akhirnya muncul sebuah sebutan “pemain yang hanya bisa menempati posisi kedua” dikarenakan kegagalannya pada setiap pertandingan Final. Kegagalan ini juga menyebabkan Score harus melewatkan World Championship selama bertahun-tahun.

Score sempat mendapatkan harapan saat kt Rolster membentuk skuad superteam pada tahun 2017 lalu. Skuad yang diisi oleh pemain terbaik dunia seperti Smeb, Pawn, Deft, dan Mata ini sempat memunculkan harapan bahwa akhirnya Score bisa merengkuh gelar juara yang sudah lama ia nantikan. Sayangnya, skuad tersebut masih belum bisa memberikan gelar juara kepada Score.

Score pun tidak menyerah dan memutuskan untuk bertahan bersama skuad ini pada tahun ini. Keputusan Score ini justru menjadi keputusan terbaik yang pernah ia ambil. Penantian panjang Score selama bertahun-tahun akhirnya terjawab pada Summer 2018 ini. Setelah melakoni lima game yang melelahkan melawan Griffin, Score akhirnya berhasil meraih gelar juara LCK pertamanya. Ia juga meraih gelar MVP pada pertandingan Final ini.

Saat diwawancarai setelah pertandingan, Score pun tak bisa mengungkapkan kebahagiaannya. Ia menceritakan perjuangannya selama bertahun-tahun dan berterimakasih kepada rekan setimnya yang sudah mau bertahan bersamanya untuk meraih gelar juara ini.

“Tahun-tahun terus berlalu dan akhirnya saya berhasil meraih gelar juara LCK pertama saya. Saya terus berjalan tanpa menunjukkan keinginan untuk menyerah, dan pada akhirnya perjuangan tersebut terbayar. Berkat kemenangan ini, Saya semakin termotivasi untuk bekerja lebih giat lagi sebagai pemain profesional,” ucap Score.

“Rekan setim saya adalah teman terbaik bagi saya— jadi saya benar-benar ingin memenangkan gelar ini bersama mereka. Saya bertahan pada Split ini dengan mindset agar saya tidak perlu melihat rekan setim saya meninggalkan tim ini jika kami kalah. Saya sangat berterima kasih kepada mereka,” tambah Score sambil menahan tangis.

Score

Score juga meminta maaf kepada mantan rekan setimnya di kt Rolster sebelumnya seperti Ssumday, Fly, dan Arrow karena tidak bisa memenangkan gelar juara bersama. “Saya selalu merasa bersalah  kepada pemain kt Rolster sebelumnya karena kami gagal mendapatkan gelar juara bersama. Mereka bagaikan keluarga bagi saya..rasanya benar-benar menyakitkan melihat mereka pergi tanpa meraih satu gelar juara bersama-sama.”

Score masih punya kesempatan untuk melengkapi gelar juara ini dengan menjuara World Championship 2018 yang akan digelar pada Oktober mendatang. Semoga saja Score bisa mengakhiri tahun ini dengan gelar juara keduanya.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply