Shernfire Kembali Kena Sanksi Akibat Berbuat Toxic

Shernfire Kembali Kena Sanksi Akibat Berbuat Toxic
sShernfireDireWolves

Sepertinya memang Competitive Ruling tidak bisa terpisahkan dari region Oceania atau biasa disebut OCE. Region ini memang cukup sering mendapatkan sanksi dari Riot Games karena berbagai kasus yang dilakukan pemainnya seperti perilaku Toxic, ketahuan melakukan Elo-Boosting atau melakukan Account Sharing. Salah satu kasus yang paling populer adalah Tainted Minds.

Tak heran kalau komunitas memberikan julukan kepada region OCE sebagai region paling bermasalah karena pemain-pemain profesionalnya cukup sering melakukan pelanggaran, dari yang paling ringan sampai yang paling berat. Pemain OCE seolah-olah terlihat tidak bisa jauh-jauh dari Competitive Ruling.

Menjelang World Championship 2018 yang akan dimulai dalam hitungan hari, nama region OCE kembali tercoreng di mata Internasional. Jungler tim Dire Wolves, Shernfire, mendapatkan hukuman dari Riot Games.

DireWolvesOPLSummer

Pada tanggal 23 September 2018 lalu, saat Riot melakukan pengecekan akun rutin, mereka mendapati bahwa akun Shernfire mendapatkan banyak sekali report saat bermain di server Korea. Jungler tim Dire Wolves ini dilaporkan sebanyak 18 kali dari 165 permainan yang sudah dijalani dan juga sempat menerima in-game restriction sebanyak lima kali karena tiga kali melakukan AFK.

Dari laporan ini, Riot langsung melakukan investigasi terhadap akun Shernfire dan mendapati isi chatlog Shernfire yang berbicara menggunakan bahasa kasar. Pemuda nernama lengkap Shern Cherng Tai itu kedapatan melecehkan anggota keluarga seorang pemain secara verbal, sebuah hal yang sangat sensitif dan tidak bisa diterima di kultur Korea Selatan.

Shernfire terbukti melanggar aturan Summoner’s Code nomor 9.1.2 mengenai kata-kata tidak senonoh dan ujaran kebencian serta nomor 9.2.4 mengenai Diskriminasi dan Fitnah. Riot memutuskan untuk menjatuhkan hukuman larangan bertanding sebanyak dua pertandingan pertamanya di babak Play-In dan denda sebesar $ 2000 USD, atau sekitar Rp 29 juta.

ShernfireHappy

Sanksi berat ini dijatuhkan karena sebelum pelanggaran ini, Shernfire pernah mendapatkan hukuman 9 bulan yang lalu karena berperilaku Toxic. Selain itu, pemain berusia 20 tahun asal Malaysia ini juga pernah terjerat kasus Account Sharing. Pelanggaran yang pernah dilakukan Shernfire di masa lalu juga menjadi pertimbangan Riot dalam menjatuhkan hukuman yang berat ini.

Hukuman ini jelas semakin memperburuk citra region OCE di mata dunia. Perjalanan mereka untuk lolos dari babak Play-In juga semakin berat karena Shernfire tidak bisa membela timnya pada dua pertandingan pertamanya.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply