Singkirkan Infinity eSports 3-1, G2 Esports Lolos ke Babak Utama Worlds 2018

Singkirkan Infinity eSports 3-1, G2 Esports Lolos ke Babak Utama Worlds 2018
G2 Esports

Babak kedua Play-In World Championship 2018 resmi dilanjutkan kemarin dengan pertandingan pertama antara perwakilan EU LCS, G2 Esports melawan perwakilan LLN, Infinity eSports yang akan bertarung memperebutkan spot ketiga di Main Event.

Kedua tim datang dalam kondisi berbeda. G2 Esports sama sekali belum menemukan permainan yang mereka cari dan sering mendapatkan hasil yang inkonsisten, sementara Infinity eSports mampu menunjukkan kebangkitan dengan menyapu bersih laga pada matchday hari keempat.

Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Midlaner Infinity eSports, Cotopaco. Pemain berdarah Kolombia ini tampil sebagai ujung tombak utama tim. Berkat permainannya, ia berhasil memimpin Infinity eSports mengalahkan EDward Gaming dan membantai Dire Wolves untuk mengamankan posisi kedua Grup A.

Terlepas dari itu semua, pertandingan antara kedua tim ini diprediksi bakal berjalan alot dan hal tersebut terlihat jelas saat kedua tim ini saling bertarung di panggung LoL Park kemarin.

Game 1: Infinity eSports Win


INF langsung memulai Early dengan memusatkan Gank-nya di area Botlane. Meskipun tertekan, Hjarnan berulangkali selamat berkat penyelamatan impresif dari Wadid dan Jankos. Setelah memastikan Botlane tertekan, INF langsung bergerak mengamankan objektif dan melakukan push.

Keunggulan Botlane memang sempat memberikan tekanan kepada G2 saat team fight, namun berkat eksekusi team fight yang jauh lebih baik G2 berhasil memberikan perlawanan dan memukul mundur INF. Untuk sementara G2 berhasil bertahan.

INF sadar mereka membutuhkan eksekusi team fight yang lebih baik untuk merebut kembali keunggulan yang berada di tangan G2. Mereka mencoba meminimalisir kesalahan saat melakukan team fight dan berusaha mengeksekusinya dengan baik. Hasilnya, Renyu mendapatkan Triple Kill, team fight menang, dan INF mendapatkan Baron.

Meskipun berbekal Baron sekalipun, INF masih terlihat ragu untuk melancarkan push-nya. Blunder ini dimanfaatkan G2 untuk melakukan serangan balik dan menekan mundur INF. INF baru benar-benar yakin setelah memenangkan team fight pada menit 40 dan mendapatkan Elder Dragon. INF sukses mengunci kemenangan pada menit ke-41.

Game 2: G2 Esports Win


Berkaca dari kegagalan game pertama, G2 langsung menunjukkan permainan proaktif sejak Early di sekitar Botlane untuk meladeni permainan Early INF. Kehadiran Jankos sangat membantu Botlane G2 meng-counter setiap Gank INF dan percobaan Gank INF sering digagalkan.

Toplane yang jarang tersentuh membuat Wunder bisa mengungguli lawannya berkat keunggulan matchup. Saat memasuki Mid Game, Wunder cukup aktif melakukan Roaming dan mendapatkan satu-dua kill. Saking kuatnya, ia bahkan sanggup menangani dua pemain INF sekaligus tanpa bantuan rekan setimnya.

https://twitter.com/lolesports/status/1048808631137796096

Setelah mendapatkan Baron Buff, G2 langsung melancarkan push besar-besaran ke base INF dan menyamakan kedudukan 1-1.

Game 3: G2 Esports Win


INF mengubah pusat Gank-nya menjadi di Mid dan berhasil mendapatkan keunggulan. Namun diluar dugaan, Wunder berhasil mengimbangi kedudukan berkat Solo Kill dan push-nya yang membuat Toplane tertekan.

Keadaan imbang tersebut tak berlangsung lama setelah INF berhasil memenangkan beberapa team fight krusial. Mereka berhasil mendapatkan Baron, namun pemain G2 yang ada di situ langsung menyergap dan membunuh empat pemain INF untuk mendapatkan kembali keunggulan. Kemenangan team fight tersebut langsung dimanfaatkan untuk melakukan push.

Keunggulan yang didapat G2 berhasil dipertahankan. Meskipun INF mencoba memaksakan team fight, INF tetap tumbang berkat permainan impresif dari Wunder dan Hjarnan, serta eksekusi team fight G2 yang jauh lebih superior. Setelah berjuang selama 42 menit, G2 sukses mengamankan game ketiga dan mendapatkan match point.

Game 4: G2 Esports Win


Meskipun G2 berhasil mendapatkan start yang bagus, namun sieging INF sulit ditangani oleh G2. Berkat sieging itu pula INF berhasil mengungguli G2 dan memegang penuh kendali permainan. However keunggulan tersebut tidak berlangsung lama karena G2 berhasil memenangkan team fight meskipun dalam tertinggal dan mencetak Ace.

INF tidak menyerah begitu saja dan berhasil mengalahkan G2 pada team fight berikutnya serta mendapatkan Baron. INF memanfaatkan momentum ini untuk melancarkan push ke Base G2, sementara Perkz dan kawan-kawan berusaha bertahan. Mereka hanya butuh satu kemenangan teamf ight saja, namun kemenangan tersebut buyar karena Cotopaco tidak sabaran dan berakibat INF menderita kekalahan team fight.

Setelah itu, keadaan berbalik menjadi milik G2. Meskipun INF berhasil mendapatkan Baron, G2 sukses menyapu empat pemain INF dan langsung bergerak melancarkan push terakhirnya. SolidSnake yang menjadi pemain terakhir INF gagal mempertahankan Base-nya dan terpaksa merelakan G2 lolos ke Main Event.

==

Kemenangan ini membuat G2 Esports berhak melangkah ke Main Event World Championship 2018 yang akan dimulai pada hari Rabu besok. Seperti yang sudah diprediksikan, G2 Esports masuk ke dalam Grup A bersama dengan Flash Wolves, Afreeca Freecs, dan Phong Vu Buffalo.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply