SKT Bang: Faker Sudah Mulai Slow Hand

SKT Bang: Faker Sudah Mulai Slow Hand

Dalam sebuah pertarungan Big Match LCK antara Rox Tigers vs. SKT T1, terdapat sebuah kisah unik antara Faker dan juga Bang setelah pertandingan selesai. Pada wawancara yang digelar pasca kemenangan mereka, Bang dan Faker yang masing-masing menjadi MVP di Game 1 dan Game berbicara mengenai pertandingan seru yang baru saja mereka lalui.

Faker yang pada Game 1 menggunakan Cassiopeia andalannya berhasil menjadi inspirasi kemenangan tim untuk melalui pertarungan alot melawan musuh kuat mereka di LCK. Pada Game 1 itu, Faker dengan Call-nya berhasil membuat tim mendapatkan Elder Dragon sementara teman-temannya tetap membuat anggota tim Rox Tigers sibuk.

Akan tetapi, menurut Bang, Faker seharusnya bisa mengamankan Elder Dragon lebih cepat dan membantu timnya untuk mengganggu musuh mengambil Baron. Bang secara spontan berkata bahwa Faker sudah mulai Slow Hand seiring dengan usianya bertambah.

Faker sendiri mengakui kesalahannya tersebut. Ketika Faker dihadapkan pada sebuah situasi di mana dia ditinggalkan sendirian untuk menghabisi Elder Dragon sementara teman-temannya mulai pergi ke arah Baron Pit. Namun, entah mengapa keputusan Faker tersebut dipertanyakan karena di saat yang sama dia juga dibutuhkan oleh teman-temannya. Meskipun akhirnya Faker tetap berhasil menyelesaikannya dan mendapatkan Buff Elder Dragon, tentu saja waktu tambahan yang dia butuhkan menghambat teman-temannya yang kalah jumlah dan kehilangan Buff Baron.

Keputusan Faker untuk Solo Elder dipertanyakan
Keputusan Faker untuk Solo Elder dipertanyakan

Faker berkata, “Jika saja tanganku lebih cepat, aku seharusnya bisa mendapatkan Elder Dragon pada percobaan pertamaku (untuk menghabisinya).” Lalu kemudian Bang memotong dan berkata, “Faker sudah mulai Slow Hand”.

Meskipun demikian, Bang mengatakan semua hal itu dengan nada bercanda. Toh dia juga sadar bahwa Faker tetap melaksanakan tugasnya dengan baik, dan berhasil membawa timnya menang di Game tersebut.

Di sisi lain, perkataan Bang juga mulai memancing pemikiran dari para penggemar League of Legends di seluruh dunia. Dengan usia yang masih 21, sama dengan Bang, Faker mungkin juga mengalami yang namanya penurunan dan peningkatan performa. Tidak ada pemain yang bisa tampil selalu sempurna di setiap pertandingan.

Hmm… mungkin untuk Slow Hand karena dimakan usia belum saatnya terjadi sama Faker. Sepertinya dia hanya sedang sial saja. Untuk SKT, teruslah menjadi tim terbaik!

An Astronaut. Music, football, and League of Legends above the moon.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply