SoFM, Dari Cuma Main di GPL sampai Melawan Faker

SoFM, Dari Cuma Main di GPL sampai Melawan Faker

Siapa bilang bermain di LCK atau di kompetisi kelas dunia lainnya hanyalah sebuah mimpi semata? Mungkin bagi sebagian orang, sebagian orang yang tidak percaya bahwa mereka bisa meraihnya. Dan, yang jelas orang itu bukanlah SoFM.

Tidak ada yang meragukan bahwa kompetisi LoL di Korea adalah kompetisi terbaik dunia. Berlaga di sana sebagai pemain profesional ataupun sekedar bermain SoloQ adalah sebuah penghargaan serta pencapaian yang sangat hebat yang bisa diraih seseorang pemain League of Legends.

Alasan itu tentu saja karena dari Korea, ada banyak tim serta pemain-pemain dengan kemampuan yang sangat tidak bisa dipandang sebelah mata. Bukan hanya dari Korea saja loh, bahkan pemain-pemain dari NA, seperti Bjergsen dan juga Sneaky ikut bermain di sana karena persaingannya sangatlah berat dan baik untuk melatih kemampuan mereka bermain.

Tapi tahukah kalian, SoFM, orang Vietnam ini berhasil menjadi Challenger peringkat atas bahkan sekarang sudah menjadi anggota tim di server terkuat di dunia?

Pertama kalinya, SoFM memulai karirnya bersama tim Vietnam GIGABYTE Full Louis selama sekitar dua tahun. Di sana, dia sudah mendapatkan banyak penghargaan, dan tentunya bermain di kompetisi tertinggi di Asia Tenggara, yaitu Garena Premier League (GPL). Setelah itu, pemain dengan nama asli  Lê Quang Duy ini rajin bermain SoloQ di server Korea sehingga berhasil mencapai Tier Challenger. Di sana, bakatnya dilihat oleh salah satu tim dari Server China (LPL), Snake ESports, dan direkrut sejak awal tahun 2016 lalu pada usia 18 tahun.

Hal yang uniknya adalah, selain tidak sembarangan orang bisa bermain di sana apalagi menjadi Challenger, SoFM terbiasa bermain dengan Ping (koneksi internet) yang terhitung begitu besar. Ya mungkin hanya lag-lag sedikit, tapi tentu saja itu tetap menganggu apalagi dengan kerasnya persaingan individu di Korea sana. Meskipun begitu, SoFM dengan kemampuannya yang di atas rata-rata orang di server Asia Tenggara mampu bersaing di level teratas dan bahkan sudah biasa untuk bertemu Faker, Bang, serta pemain-pemain pro tingkat dunia lainnya.

Bukan hanya itu saja, bermain mungkin sudah biasa, tapi jika sudah berhasil mengalahkan mereka, apakah itu bukan sebuah pencapaian yang sangat hebat? Dalam video ini, ada banyak adegan di mana SoFM berhasil membunuh serta mengobrak-abrik pertahanan tim musuh yang dihuni oleh Faker, Bengi, Wolf, serta beberapa pemain profesional top dunia lainnya.

Pemain Vietnam di level Asia Tenggara sendiri bisa dibilang merupakan pemain terkuat. Di Indonesia sendiri, kita sudah kedatangan beberapa punggawa asal Vietnam seperti Beyond, Kriss Kyle, Meocon, dll. Dan kedatangan mereka juga diharap akan meningkatkan level permainan di level lokal sehingga kita bisa menjadi lebih baik lagi di level internasional.

Nah, melihat kisah dari SoFM di atas, perlu sekali kita melihat bagaimana dengan bakat serta usaha dari SoFM berhasil membuahkan hasil yang sangat manis. Usaha tidak pernah memobohongi kalian. Bukan tidak mungkin, jika SoFM bisa terus menjaga performanya menjadi lebih baik lagi, dia mungkin akan dilirik oleh tim yang lebih besar dan bisa berlaga di World Championship di masa yang akan datang. Saking kagum dengan pencapaian serta tekad kuatnya, tim Riot bahkan membuatkan sebuah film pendek yang menceritakan perjalanan SoFM dengan tujuan dunia agar melihatnya dan mengikuti jejaknya.

Jika SoFM saja bisa, mengapa kalian tidak?

An Astronaut. Music, football, and League of Legends above the moon.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply