Evos Stark : “Selain Korea dan Tiongkok, Saya Rasa Semuanya Bisa Kita Kalahkan”

Evos Stark : "Selain Korea dan Tiongkok, Saya Rasa Semuanya Bisa Kita Kalahkan"
StarkEvos

Berdasarkan performa gemilang mereka di Round 1 Play-In, banyak yang menilai bahwa BAU Supermassive akan keluar sebagai pemenang saat menghadapi Evos di Round 2 Play-In. Namun hasil berkata lain. Evos Esports, yang merupakan anak baru dalam ajang MSI, sukses menghentikan langkah SnowFlower dkk. dengan skor 3-1.

Kemanangan Evos di pertandingan ini, memang tak lepas dari peran Jungler Evos, yaitu YiJin. Meski begitu, Stark, Tplaner Evos, membuat banyak play yang mengesankan, khususnya di game pertama (Camille) dan game ke 4 (Ornn). Aksinya pada dua game tersebut memuluskan langkah tim asal Vietnam tersebut untuk lolos ke Main Event.

Setelah pertandingan selesai, InvenGlobal mendapat kesempatan untuk sedikit berbincang dengan pemuda bernama Phan Cong Minh tersebut. Mantan penggawa Gigabyte Marines tersebut bercerita mengenai keputusannya kembali bermain, setelah sempat pensiun, dan peluang Evos pada Main Event MSI 2018.

EvosVictoryBAU

“Setelah meninggalkan Gigabyte Marines, saya kembali melanjutkan pendidikan. Tidak lama setelah saya berhenti, Slay mengajak untuk bergabung dalam sebuah tim bersama dirinya,” ucap Stark dikutip dari InvenGlobal.

“Saya berpikir bahwa masih banyak hal yang belum saya tunjukkan saat bermain League of Legends. Keinginan tersebut menjadi alasan saya untuk kembali ke panggung profesional,” lanjutnya.

Pemuda berusia 20 tahun tersebut juga optimistis dengan peluang yang dimiliki oleh timnya pada Main Event MSI 2018. Menurutnya, Evos punya kemampuan untuk mengamankan posisi empat besar.

EVOS Esports

“Saat ini saya pikir kami belum bisa menyaingi region lain. Tapi, jika berusaha keras rasanya peringkat empat teratas bukan sebuah hal yang mustahil untuk dicapai,” lanjut pemuda yang berulang tahun pada tanggal 25 Desember tersebut.

“Selain wakil dari region Tiongkok dan Korea, saya rasa kami punya kemampuan untuk mengalahkan yang lain.” tutupnya

Arata

A boy who shattered destiny... "私はあなたすべてに会いたい!"

Facebook 

Leave a Reply


comments