Tainted Minds Didenda $5300 Untuk Pelanggaran Kontrak

Tainted Minds Didenda $5300 Untuk Pelanggaran Kontrak
Tainted_Minds

Setelah drama yang berlangsung panjang, akhirnya Riot mengeluarkan keputusan untuk kasus pelanggaran kontrak tim Tainted Minds. Kisruh ini berjalan lama dan penuh kontroversi karena di mata komunitas, Riot Games tampak berpihak kepada tim Tainted Minds ketimbang kepada para pemain tim yang diperlakukan tidak adil. Selengkapnya bisa kalian baca dalam ulasan Hasagi tentang permasalahan ini.

Riot memutuskan bahwa tim Tainted Minds terbukti telah melanggar kewajiban kontrak mereka terhadap tim mereka sendiri. “Secara spesifik tidak melakukan penggajian dalam waktu yang ditentukan oleh aturan League of Legends dan tidak menyediakan hardware sesuai dengan yang ditulis di dalam kontrak kepada pelatih dan manajer tim.” Untuk pelanggaran ini, Riot mendenda Tainted Minds sebesar $7000 AUD, sekitar US$ 5309 atau Rp 70,7 juta.

Lebih lanjut, Riot mengatakan bahwa tim Tainted Minds telah menunjukkan itikad baik dalam usahanya memenuhi kewajiban dan memperbaiki permasalahan mereka, sehingga mereka tidak dikeluarkan dari Oceanic Pro League (OPL) dan ditempatkan dalam masa percobaan kompetitif selama 6 bulan.

Menanggapi keputusan Riot, banyak pihak yang kecewa, terutama Cake yang langsung memberikan respon marah dalam tweetnya. Menurutnya tim Tainted Minds telah berjanji kepada Nick dan Ryan (rekan setim Cake) bahwa mereka tidak akan mengeluarkan pernyataan apa-apa, yang pada keesokan harinya mereka mengeluarkan pernyataan mereka dan melanggar perjanjian yang ada. Tindakan ini menurut Cake adalah bukti bahwa tim Tainted Minds tidak memiliki itikad baik untuk permasalahan ini.

Merespon pernyataan Riot tentang menurut mereka para pemain tidak ada yang dibahayakan, Cake meresponnya dengan mengunggah gambar laporan cuaca di bulan Februari, yang menunjukkan suhu di Australia mencapai lebih dari 40 derajat Celcius.

Cake mengklaim bahwa Riot tidak memperhatikan beberapa keluhan yang mereka ajukan kepada TM. Sebagai contoh katanya, Riot tampak tidak peduli bahwa gajinya dibulan Desember dibayar pada bulan Maret.

Di akhir pernyataan Cake dia berkata bahwa dia tidak akan berhenti sampai tim Tainted Minds diban dari OPL dan Daniel Ringland, ketua divisi Esports region Oceania, yang memfasilitasi meditasi dipecat, serta dia, anggota timnya, dan manajer tim mereka mendapatkan uang ganti rugi atas kejadian ini.

Reaksi di Reddit tampak sepenuhnya mendukung para pemain, dan menyalahkan Riot dan Tainted Minds untuk kejadian ini.

 

Benhard Martin

Esports enthusiast and League of Legends monkey wrench.

Facebook Twitter 

Leave a Reply


comments