Tanpa Uzi, Royal Never Give Up Berhasil Kalahkan Oh My God

Tanpa Uzi, Royal Never Give Up Berhasil Kalahkan Oh My God
rng-omg

Royal Never Give Up terpaksa harus melanjutkan LPL Summer Split 2018 tanpa kehadiran Uzi. Pasalnya, Uzi diharuskan untuk beristirahat setelah berbulan-bulan menjalani latihan yang intens dikarenakan turnamen seperti Mid-Season Invitational 2018, Rift Rivals 2018, dan kualifikasi Asian Games 2018. Jika Ia terus bermain, maka penyakitnya dikhawatirkan akan semakin parah.

Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Uzi yang sedang hiatus, pihak Royal Never Give Up tidak memainkan subnya Able melainkan menempatkan sub Toplane Zz1tai sebagai AD Carry. Meskipun sempat berganti role sebanyak 2 kali, bermain sebagai role AD Carry adalah hal baru buat Zz1tai.

Kehadiran Zz1tai ini diperkirakan karen, Royal Never Give Up akan memainkan strategi baru dengan memanfaatkan Zz1tai. Jika biasanya mereka bermain menggunakan komposisi AD Carry tradisional bersama Uzi, kini mereka bisa mencoba komposisi lain seperti Bruiser, Mage, atau Funneling.

Game 1 – Royal Never Give Up Win


Sepertinya RNG tidak sepenuhnya siap mengeksekusi komposisi Fighter yang mereka gunakan dengan Zz1tai. Beberapa kesalahan yang dilakukan pemain RNG sempat membuat OMG berhasil mengejar dan memimpin untuk sementara.

Keadaan pun sempat imbang dan kedua tim saling mengejar. RNG terlihat mencoba mencari peluang untuk melakukan engage sedangkan OMG bersiap-siap untuk mengantisipasi dengan counter-engage sehingga jarang terjadi teamfight pada mid game. Keadaan berubah saat RNG berhasil mendapatkan engage yang dibutuhkan pada teamfight dekat Baron Pit.

Ming yang berhasil melakukan engage langsung diikuti oleh Zz1tai dan Letme. OMG yang tidak siap menghadapi serangan RNG berhasil ditaklukkan dan Baron didapatkan oleh RNG.

Lewat teamfight tersebut, akhirnya RNG tahu cara yang harus mereka gunakan untuk melakukan engage. Engage yang sama pun dilakukan saat menekan base OMG. OMG yang masih kebingungan menangani engage RNG dibuat lari kalang kabut. Game pertama pun ditutup dengan Pentakill dari Zz1tai.

Game 2 – Royal Never Give Up Win


Sepertinya RNG mulai terbiasa dengan strategi yang mereka gunakan pada game pertama. Mereka menunjukannya lewat dominasi pada game kedua.

Kesalahan yang dilakukan oleh pemain OMG dimanfaatkan oleh RNG untuk mendapatkan beberapa kill di early game dan menempatkan tim pada posisi unggul. RNG sama sekali tidak mengendurkan serangan dan terus menekan OMG. Setiap gank juga berhasil dieksekusi dengan baik sehingga keunggulan milik RNG bisa bertahan cukup lama.

Sepanjang permainan, RNG terus menekan tanpa henti sedangkan OMG hanya bisa bertahan sambil mencari celah untuk menyerang balik. Satu persatu Turret milik OMG berhasil dirobohkan dan objektif didapatkan oleh RNG tanpa mendapatkan perlawanan yang berarti. Dalam 34 menit, RNG sukses mengamankan game kedua dan memenangkan pertandingan 2-0.

==

Meskipun tidak diperkuat oleh pemain andalannya Uzi, nyatanya Royal Never Give Up masih bisa menunjukkan permainan yang bagus dan meraih kemenangan dominan atas Oh My God. Kemenangan ini membuat posisi Royal Never Give Up di puncak klasemen semakin kokoh dengan 6 kemenangan dan 1 kekalahan.

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist (Red Archfiend User). My articles does not reflect my personal opinion. Want an advice? dump ur shitcrap Razer, Corsair, and other gaming mech boards, start using high quality-made for enthusias boards like Ducky, Varmilo, KBParadise, Leopold, or even custom boards.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply