Terlibat Kasus, Pemain Tengil dari Oceania Ini Putuskan Berpisah dengan Timnya

Terlibat Kasus, Pemain Tengil dari Oceania Ini Putuskan Berpisah dengan Timnya
Shernfire

Saat babak Play-In Worlds 2018 akan dimulai, salah satu pemain dari tim peserta terlibat kasus yang cukup pelik. Shern “Shernfire” Cherng Tai terlibat kasus Toxic di Server Korea pada pertengahan bulan September 2018 lalu. Riot Games mendapatkan bukti dari chatlog akun Shernfire dan memutuskan untuk memberikannya sanksi.

Pemain berusia 20 tahun itu diminta untuk membayar denda sekitar 2000 USD (setara dengan Rp 29 juta) dan juga larangan bermain di 2 pertandingan pertama Play-In. Alhasil, Dire Wolves tampil berantakan dan gagal lolos ke ronde 2 Play-In.

sShernfireDireWolves

Setelah kejadian tersebut, akhirnya Dire Wolves dan Shernfire memutuskan untuk berpisah. Dilansir dari TheShotcaller, keputusan ini diamini oleh kedua belah pihak dan masing-masing memberikan klarifikasinya. Shernfire menyatakan bahwa sangat berterima kasih kepada Dire Wolves telah memberikannya peluang bermain di tim tersebut.

shern

“Hari ini merupakan hari di mana saya dan Dire Wolves menyatakan untuk berpisah. Kami memiliki banyak suka dan duka, dan ini merupakan petualangan yang sangat gila. Dire Wolves memasukkan saya ketika saya masih belum menjadi siapa-siapa di Korea 2 tahun yang lalu. Dan setelahnya saya selalu bersama mereka. Saya berharap yang terbaik untuk Dire Wolves di tahun 2019, dan semoga kita bisa bertemu lagi di masa yang akan datang,” ujar Shernfire.

CEO dari Dire Wolves, Nathan “Rippii” Mott juga memberikan apresiasi atas dedikasi dan apa yang telah diberikan Shernfire terhadap organisasi. Belum jelas apakah nantinya Toby “UDYSOF” Horne akan menggantikan posisi yang ditinggalkan Shenrfire sebagai pemain utama di musim berikutnya.

Suluh Widyotomo

how to enjoy League: Step 1: type /mute all in chat Step 2: thank me later

Facebook Twitter 

Leave a Reply