Tibold: “Soapking? Siapa Ya Itu?”

Tibold: "Soapking? Siapa Ya Itu?"
Tibold_1

Partai perdana di minggu ke empat LGS Spring 2018 yang berlangsung malam ini akan mempertemukan dua tim peringkat tengah klasemen, yaitu Phoenix Esports dan Bigetron Esports.

Meskipun Phoenix Esports terlihat sudah mulai memperlihatkan taringnya dengan memenangkan dua match terakhir, namun tetap saja Bigetron lebih unggul dari segi perolehan poin. Bigetron Esports berhasil mengoleksi 3 kemenangan dari 4 pertandingan yang mereka lakoni. Sementara Phoenix Esports hanya mengumpulkan 2 kemenangan saja. Dari sini, kita bisa menarik satu kesimpulan bahwa Bigetron sedang berada di posisi yang jauh lebih baik daripada Phoenix Esports.

Malam ini, Bigetron Esports punya peluang yang cukup besar untuk kembali mendapatkan tambahan kemenangan. Hanya saja, itu mungkin akan sulit mengingat seperti yang kita tahu, Phoenix Esports perlahan sudah mulai menemukan permainan mereka. Namun, apabila Bigetron mampu memenangkan pertandingan malam ini, maka mereka bakal naik ke peringkat teratas klasemen. Di sisi lain, Phoenix Esports pun akan kembali terpuruk.

Akan tetapi, sebagaimana kita tahu, apapun bisa terjadi di LGS Spring 2018, bahkan untuk hal yang tidak mungkin sekalipun. Baik itu Phoenix Esports maupun Bigetron, keduanya sama-sama memiliki potensi yang besar untuk memenangkan pertandingan malam nanti. Yang membedakannya adalah bagaimana cara kedua tim mengeksekusi permainan mereka.

Head Coach Bigetron Esports, Jeremy “Tibold” Yulianto, memberikan pengamatannya untuk pertandingan malam ini. Tibold mengatakan dia sendiri tidak menyangka bahwa Phoenix Esports ternyata bisa bermain sebaik ini, bahkan di atas ekspetasinya. Dia juga menyebutkan tentang beberapa pemain yang harus diwaspadai oleh Bigetron Esports malam nanti.

“Melawan Phoenix Esports, yang diwaspadai tentu Luffy ya? Karena in-game knowledge plus mekanisnya bagus. BandotTV juga, karena takut kalau kalah galau kelamaan gitu. Kalo Soapking? Siapa ya itu?” Ujar Tibold kepada Hasagi.

Selain itu, Tibold juga menjawab beberapa pertanyaan lain dari Hasagi yang dapat kalian baca di bawah ini.

Bigetron Esports beberapa hari yang lalu berhasil memenangkan series melawan Devoticore. Bagaimana anda mereview match tersebut? Dan apakah yang menurut anda masih harus diperbaiki?

Menurut saya sih Gnar pick di match 1 cukup fatal buat kita kecuali bisa bener-bener snowball. Sisanya di game 2 dan 3, draft kita lebih kuat, jadinya kita yang menang.

Sebagai ex-support player, bagaimana pendapat anda tentang Spade? Sepertinya ia punya potensi namun belum menemukan momennya.

Kalau untuk Spade, permainan dia sebenarnya sangat bagus. Tapi dia gak dapat sorotan karena ada Minky, Starlest, Ziko dan Radians. Spade yang baru di LGS jadi kesannya kurang bersinar, padahal kalau kalian liat game 3 saat melawan Devoticore, Tahm Kench-nya bagus banget. Lalu ada juga momen pas dia pake Alistar combo W Q ke minion tapi malah kena duo botlaner musuh. Sayangnya yang jadi caster hari itu tidak menyadari permainan keren ini.

Kita melihat Starlest terus menerus, namun belum dengan Tulsa. Kapan kita bisa melihat debut Tulsa di LGS?

Untuk Tulsa, karena di LGS ini single round robin, setiap series jadi sangat berarti. Jadi kapan Tulsa akan main?  Tulsa bakal main jika dia sudah lebih baik dari Starlest sebagai jungler.

Ada pesan dan salam untuk pembaca Hasagi dan fans Bigetron Esports?

Untuk fans, haha tengkyu banget yang masih setia sama kami sampai saat ini. Kami bekerja keras tiap hari untuk memberi hasil yang terbaik bagi para BTROOPERS yang sudah setia sejak lama ataupun yang baru-baru. Kalau berkenan boleh subscribe BigetronTV di YouTube dan like fanpage Bigetron Esports. Thank you!

 


Saksikan pertandingan antara Phoenix Esports dan Bigetron Esports pukul 7 malam ini di channel YouTube League of Legends Indonesia.

 




Hi, I'm Edel, Founder and Editor of HASAGI. Nice to meet you!

Facebook Twitter 

Leave a Reply