Tim Mineski: Solo Queue di Korea Benar-benar Berat

Tim Mineski: Solo Queue di Korea Benar-benar Berat
MineskiFilipina

Beberapa hari lalu tim InvenGlobal bertemu dengan tim League of Legends asal Filipina, Mineski, yang melakukan Bootcamp di Korea Selatan. Tim yang dihuni oleh Tgee, Shiro, Hamezz, Gari, dan Exosen ini berbagi cerita tentang pengalaman mereka bermain di server Korea.

Pemain Mineski benar-benar takjub dengan kualitas permainan di Negeri Ginseng tersebut. Mereka menyebut bahwa perbedaan level antara pemain Korea dan Filipina benar-benar jauh.

MineskiFilipina(2)

“Tidak seperti server Filipina, server Korea benar-benar kompetitif. Saya merasa bahwa kualitas server Filipina jauh lebih buruk,” ucap Exosen sambil tertawa saat diwawancara oleh InvenGlobal.

Pernyataan itu diamini oleh pemain cadangan Mineski, James “Hamezz” Santos. Dia bercerita bahwa memiliki teman yang bisa mencapai Challenger saat bermain di Filipina, padahal saat di Korea Tier-nya tidak setinggi itu.

“Saya memiliki beberapa teman yang di sini (Korea) berada di Tier Platinum 1. Saat mereka bermain di FIlipina, mereka semua sukses menjadi Challenger. Bermain di Filipina cukup mudah, sementara Solo Queue Korea benar-benar sulit,” ucapnya.

MineskiFilipina(3)

Memang ada 2 orang anggota tim Mineski yang merupakan pemain asal Korea yang tentunya lebih berpengalaman di sini. Berbekal hal tersebut, anggota tim lainnya mendapatkan banyak masukan serta informasi tentang budaya, meta permainan, serta hal-hal yang sebelumnya tidak mereka temukan di Filipina.

Meskipun begitu, Hamezz sendiri menyatakan bahwa ada satu hal yang tidak dia sukai terkait Solo Queue di Korea. Hal itu adalah kadar toxic yang lebih parah dari para pemain di Filipina. Jika kalian merasa bahwa pemain di Filipina sudah toxic, maka pemain di Korea lebih toxic lagi.

“Sayangnya, ada banyak pemain toxic di Solo Q Korea,” kata Hamezz. Bahkan menurutnya, para pemain Korea mudah menyerah jika ada satu pemain yang mati dengan begitu mudah atau terkena Gank.

 

Semangat terus Mineski, semoga Bootcamp ke Korea berbuah positif dan mampu membawa Asia Tenggara semakin disegani oleh dunia.

Raka Marko

Leave a Reply