Top 20 Pemain Worlds 2017 Menurut PapaSmithy, Jatt, dan Deficio

Top 20 Pemain Worlds 2017 Menurut PapaSmithy, Jatt, dan Deficio
Faker

World Championship adalah panggung terakhir dari pemain-pemain terbaik League of Legends dari seluruh penjuru dunia. Mereka datang dan mewakili Region mereka untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik. 20 list pemain ini adalah hasil kerjasama antara Joshua “Jatt” Leesman (Associate Game Analyst di Riot), Martin “Deficio” Lynge (Caster di EU LCS) dan Chris “PapaSmithy” Smith (Caster di LCK).

Apa yang dinilai dari para pemain?

Pertama, tentu saja kondisi performa mereka saat ini. Performance tersebut dari Januari hingga September 2017. Tidak hanya itu saja, mereka juga melakukan penilaian bagi para pemain yang berpartisipasi di World Championship sebelumnya. Penilaian yang terakhir  adalah kemungkinan memenuhi harapan untuk perform di World Championship tahun ini.

Setelah berdiskusi panjang lebar selama satu jam. Hasilnya adalah sebagai berikut.

20. TSM Doublelift (AD Carry)


Doublelift


“Dia semakin hari semakin berkembang dari cara melakukan trading di lane dan tetap bertahan hidup di teamfights. Doublelift sudah sangat berkembang dari panggung internasional sebelumnya.” —Jatt

19. EDG Scout (Mid)


edg scout


“Perbedaan terbesar dari opini list pemain kami adalah Scout. Scout dan Xiaohu adalah pemain terbaik di Finals kemarin. Tapi, saya pikir Xiaohu sedikit lebih baik daripada Scout di Worlds.” —Jatt

18. WE Condi (Jungle)


we condi


“Dia memiliki berbagai macam gaya permainan. Dia dapat snowball di early game, dia dapat bermain di late game, dan dia dapat beradaptasi pada situasi tersulit sekalipun. Menghukum Condi sangatlah mustahil. Dia selalu mempunyai pengaruh bagi timnya!” —Deficio

17. FW SwordArt (Support)


fw swordart


“SwordArt adalah salah satu dari trio bintang di Flash Wolves bersama Maple dan karsa. Dengan support-engage meta, dia adalah playmaker bagi timnya.” —PapaSmithy

16. G2 Zven (AD Carry)


g2 zven


“Zven adalah AD Carry terbaik dan paling konsisten di EU selama dua tahun terakhir. Dia adalah pemain yang sangat fleksibel dan dapat dipercaya pada panggung kompetitif. Dia adalah pemain nomor satu yang mampu membawa G2 untuk perform.” —Deficio

15. SSG Ambition (Jungle)


ssg ambition


“Bukanlah kills dan juga bukanlah deaths. Tapi, itu adalah pemahaman Ambition sebagai jembatan sekaligus frontliner bagi tim dengan musuhnya. Itu bukanlah sesuatu yang kalian lihat dari skor.” —PapaSmithy

14. RNG Uzi (AD Carry)


rng uzi


“Uzi adalah laner yang sangat kuat di bot lane. Dia akan mendapatkan creep score dan unggul dari lawannya. Potensinya sangatlah tinggi tetapi keras kepalanya yang menahannya untuk perform.” Jatt

13. SSG Crown (Mid)


ssg crown


“Crown adalah Mid Laner kedua terbaik di dunia setelah Worlds 2016. Spring Split 2017 yang memukau tidak didukung dengan konsistensi di Summer Split. Inkonsistensi membuatnya jauh dibawah Mid Laner Longzhu Gaming, Bdd. Tap kerja keras dan sikapnya dapat membuatnya kembali dan menantang peringkat pertama, Faker.” —Deficio

12. SKT Bang (AD Carry)


skt bang


“Bang adalah permata League of Legends di Korea. Memiliki laning phase yang sangat baik dan sangat dapat dipercaya untuk big game. Ada momen di Summer kemarin dimana Bang mulai goyah. Tetapi kamu dapat percaya, Bang akan kembali seperti yang dulu di Worlds 2017.” —PapaSmithy

11. WE Mystic (AD Carry)


we mystic


“Laningnya sangatlah kuat tetapi teamfightsnya jauh lebih baik lagi. Konsisten Mystic mampu mengimbangi Uzi dan menjadi lebih kuat lagi sekarang.” —Jatt

10. TSM Bjergsen (Mid)


tsm bjergsen


“Dia selalu melakukannya dengan baik dan tidak pernah merugikan timnya di game. Tetapi saya menunggu di turnamen ini dimana dia akan mengcarry timnya.” —Deficio

9. EDG Meiko (Support)


edg meiko


“Meiko sangatlah konsisten tahun ini. Ada beberapa game dengan tiga atau empat support yang dibanned tetapi tidak menjadi masalah baginya.” —PapaSmithy

8. SSG CuVee (Top)


ssg cuvee


“Hal yang perlu diketahui dari CuVee adalah transformasinya di summer ini. Dia sangat inovatif dan memiliki performa yang sangat mengerikan meskipun timnya kalah. Dia sangat kuat di meta ini.” —PapaSmithy

7. SKT Wolf (Support)


skt wolf

“Di Summer ketika bang mulai goyah, Wolf tetap berusaha terbaik agar mereka stabil. Meskipun Top lane dan Jungle tidak stabil di tahun ini, Wolf dipercaya dapat memberikan yang terbaik di tahun ini.” —Jatt

6. LZ Bdd (Mid)


lz bdd


“KDA pemain adalah penghargaan dari pemain dan Bdd benar-benar mendefinisikan hal tersebut. Pemain ini mampu mengontrol lane dan roaming dengan berhasil dan sangat baik. Mungkin tidak ada pemain seperti ini dalam sejarah.” —PapaSmithy

5. RNG Xiaohu (Mid)


rng xiaohu


“Sangatlah jarang melihat seorang pemain mampu melebihi Uzi di satu tim yang sama. Tetapi jika kalian melihat RNG 2017, itu adalah pertunjukan dari Xiaohu. Performa fantastis selama Summer Split membuatnya pantas mendapatkan gelar MVP di LPL. Ini juga menjadi alasan mengapa dia adalah pemain tertinggi non-LCK di list kita.” —Deficio

4. LZ Khan (Top)


Khan

“Ada beberapa alasan mengapa kami tidak memiliki list yang banyak untuk Top Laner. Karena role ini tidak mendukung untuk carry game. Kecualinya, Khan tentu saja.” —Jatt

3. LZ GorillA (Support)


lz gorilla


“GorillA telah membuktikan bahwa dia dapat bermain dengan semua tipe support dan melakukannya pada level terbaik dibandingkan orang lain. GorillA selalu berada di tempat yang tepat.” —Jatt

2. LZ PraY (AD Carry)


pray-has-a-lot-to-smile-about-so-far-at-worlds


“Datang kelima kalinya ke World Championships, AD Carry satu ini semakin berkembang. Tahun ini, dia menunjukkan konsistensi dan fleksibilitas lebih baik dibandingkan ADC lainnya. Entah sebagai initiator, hard carry atau game leader, PraY selalu tampil cemerlang dan sempurna.” —PapaSmithy

1. SKT Faker (Mid)


skt faker


“Faker membuktikan semua orang salah di tahun lalu ketika dia bukanlah yang nomor satu. Menuju playoffs di tahun ini, SKT mulai goyah, namun Faker mengangkat timnya dan membuktikan sekali lagi bahwa dia adalah pemain terbaik di dunia.” —Deficio

 

 

KA ME HAME HA!!

Leave a Reply