Tragedi Surrender di MSI 2018

Tragedi Surrender di MSI 2018
SuperMassive vs KaBuM

Ada sebuah kejadian unik dari pertandingan babak Play-in hari keempat antara KaBuM! e-Sports melawan BAUSuperMassive kemarin. Pada pertandingan di Grup B tersebut, secara mengejutkan, tim yang memimpin klasemen sementara, SuperMassive, melakukan Surrender pada menit ke-24.

Pertandingan sebenarnya berjalan sangat seru dengan banyaknya pertumpahan darah yang terjadi. Pada menit ke-23 saja kedua tim sudah memiliki total 75 kill. Meskipun kalah dalam segi KDA, SuperMassive masih memiliki kemungkinan membalikkan keadaan karena dari segi objektif keduanya terbilang imbang.

Ketika Kai’Sa Mati di Jungle, tiba-tiba saja Nexus dari Tim Biru meledak menandakan bahwa SuperMassive menyerah dalam game ini. Jangankan penonton ataupun caster, pemain dari KaBuM! e-Sports juga kebingungan dengan apa yang terjadi.

Menurut kabar yang beredar, faktor yang memengaruhi tindakan Surrender dari tim SupperMassive ini adalah jadwal padat yang membuat para pemain kelelahan. Karena saat ini poin mereka sudah tak mungkin terkejar oleh KaBuM! e-Sports, tim asal Turki itu memutuskan untuk menyerah dengan cepat.

Ketidakseriusan mereka pada pertandingan ini sebenarnya sudah bisa terlihat dari komposisi champion yang mereka pilih. Mulai dari Kai’Sa dan Lee Sin yang sama-sama membawa Smite, dan juga tidak adanya champion Support dalam tim. SuperMassive memilih Team Comp Ezreal, Lucian, Irelia, Kai’Sa, dan Lee Sin.

tcl
Draft Champion yang terkesal ngasal

Selain kabar di atas, ada juga yang berkata bahwa tim SuperMassive memberikan kemenangan untuk tim KaBuM! secara cuma-cuma, hingga kabar bahwa mereka mencoba untuk menghindari lawan yang kuat di babak selanjutnya. Entah apa pun itu, kejadian ini mengundang banyak sekali pendapat pro dan kontra dari berbagai pihak, tentang apakah tim profesional sekelas SuperMassive pantas untuk melakukan hal tersebut, apalagi di turnamen sekelas MSI 2018.

Menurut kalian sendiri bagaimana? Apakah Surrender di tingkat profesional merupakan hal yang wajar?

Raka Marko

Leave a Reply


comments